<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343</id><updated>2012-01-09T11:28:26.431+08:00</updated><category term='pemilu'/><category term='Islam'/><category term='Hadits'/><category term='motivasi'/><category term='seks'/><category term='khutbah'/><category term='adzab'/><category term='Al-Qur&apos;an'/><category term='sabar'/><category term='Info'/><category term='Hukum'/><category term='kisah'/><category term='opini'/><category term='ajakan'/><category term='pemimpin'/><category term='amal'/><category term='download'/><category term='Ilmu'/><category term='tauladan'/><category term='iman'/><category term='kiamat'/><category term='nasihat'/><category term='Tausiyah'/><category term='peringatan'/><category term='Software'/><category term='Dosa'/><category term='Iqra&apos;'/><category term='Berita'/><title type='text'>Abu Inayat dot Com</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>57</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-1602126027882464315</id><published>2011-03-01T10:30:00.004+08:00</published><updated>2011-03-01T10:52:24.661+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqra&apos;'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu'/><title type='text'>Kekayaan Terhebat mengalahkan Komputer</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-xHrJcBTaFRI/TWxex9ju_uI/AAAAAAAAALE/S5t0Q8qbPs0/s1600/menulis.gif"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 147px; height: 143px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-xHrJcBTaFRI/TWxex9ju_uI/AAAAAAAAALE/S5t0Q8qbPs0/s320/menulis.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578938250836246242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah ada sesuatu yang hilang saat beralih dari buku kelayar komputer, dari pena ke keyboard?" demikan pertanyaan profesor Anne Mangen. seorang ahli dari Stavanger University di Norwegia, saat bertanya tentang hubungan antara menulis dengan tangan dan dampak menulis di papan keyboard komputer.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta menunjukkan, ada sesuatu yang hilang dalam proses otak ketika beralih dari pena dan buku kelayar komputer dan keyboard.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama degan Jean Luc, neuro fisiologi Velay di University Marseille, Anne Mangen menulis sebuah artikel yang diterbitkan dalam sebuah jurnal berkala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percobaan dilakukan oleh tim peneliti Velay di Marseille. Hasil penelitian menunjukkan, di saat menulis dengan tangan, ada gerakan jejak yang tertinggal di bagian otak yang disebut sensorimotor. Proses ini membantu kita megenal huruf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara saat menyentuh dan mengetik pada komputer, menghasilkan respons yang berbeda di otak. Itu artinya tidak memperkuat mekanisme pembeljaran dengan yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian ini menyimpulkan, anak-anak  dan siswa yang menulis dengan tangan lebih baik daripada mereka yang mngetik dipapan komputer. Hal ini terjadi karena membaca dan menulis melibatkan sejumlah indra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temuan Anne Mangen, dan Jean Luc Velay diterbitkan di jurnal HAP-STICS, kutip http://www.uis.no.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena menulis dengan tangan membutuhkan waktu lebih lama, maka aspek temporal dari otak yang terlibat dalam bahasa juga dapat mempengaruhi proses belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah bagi yang tidak memiliki komputer di rumah, tidak perlu bersedih hati, sebab anda masih dikaruniai kekayaan otak yang tak terwakili dilayar komputer canggih manapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Colis Akbar/Suara Hidayatullah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-1602126027882464315?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/1602126027882464315/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2011/03/kekayaan-terhebat-mengalahkan-komputer.html#comment-form' title='24 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/1602126027882464315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/1602126027882464315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2011/03/kekayaan-terhebat-mengalahkan-komputer.html' title='Kekayaan Terhebat mengalahkan Komputer'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-xHrJcBTaFRI/TWxex9ju_uI/AAAAAAAAALE/S5t0Q8qbPs0/s72-c/menulis.gif' height='72' width='72'/><thr:total>24</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-8688837100598996371</id><published>2011-02-16T08:26:00.006+08:00</published><updated>2011-02-16T09:28:00.933+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>Cara Baru Lebih Dekat Dengan Masjid</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-D5hG3GeCEi8/TVscnWxDKNI/AAAAAAAAAKw/OjWHJsZiPy8/s1600/Masjid.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 184px; height: 148px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-D5hG3GeCEi8/TVscnWxDKNI/AAAAAAAAAKw/OjWHJsZiPy8/s320/Masjid.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5574080426252904658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tak perlu repot mencari masjid. Di era modern ini hadir &lt;span style="font-style: italic;"&gt;MOSQUE DIRECTORY (MD)&lt;/span&gt;, sebuah alat yang memudahkan kaum muslimi lebih dekat dengan masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru-baru ini jejaring sosial bernama &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;www.mosquelife.com&lt;/span&gt; diluncurkan. Jejaring ini bertuajuan untuk menghimpun data-data di setiap masjid, agar menjadi direktori yang bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Menurut Eko Budi Suprasetiawan, salah satu relawan mosquelife, melalui Mosque Directory, pengguna bisa mendaftarkan masjid atau mushollah di lingkungan rumah, sekoalah, kampus atau kantor mereka dengan mencantumkan posisi dan alamat lokasi, atau bahkan menulis review tentang masjid tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mosquelife juga menyediakan fitur News Wall, semacam Majalah Dinding ( Mading ) Masjid yang bersifat Virtual. Fitur ini memungkinkan pengguna memposting artikel menarik seputar dunia islam atau berita lokal yang menarik, atau topik diskusi yang hangat untuk pemberdayaan jamaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan demikan jika ada berita kegitan di masjid tersebut dia akan mendapat notifikasi melalui  email. Semua fitur baru kami ini diharapkan bisa memudahkan untuk bck to masjid dan semakin sosial," tandas Eko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah bagi para pengelola Masjid atau Musholla kini anda bisa berbagi pengalaman dan saling berbagi informasi dengan para pengelola Masjid dan Musholla dari berbagai belahan dunia. Akhirnya. Ke manapun anda berada senantiasa akan lebih dekat dengan masjid.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt; &lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cholis Akbar/Suara Hidayatullah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-8688837100598996371?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/8688837100598996371/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2011/02/cara-baru-lebih-dekat-dengan-masjid.html#comment-form' title='26 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/8688837100598996371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/8688837100598996371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2011/02/cara-baru-lebih-dekat-dengan-masjid.html' title='Cara Baru Lebih Dekat Dengan Masjid'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-D5hG3GeCEi8/TVscnWxDKNI/AAAAAAAAAKw/OjWHJsZiPy8/s72-c/Masjid.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>26</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-3344141459094158159</id><published>2010-07-17T10:29:00.006+08:00</published><updated>2010-07-17T11:20:08.572+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iqra&apos;'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>Pembungkusan tulang oleh otot</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/TEEZL1OvzuI/AAAAAAAAAKY/_cX6PdZiP48/s1600/16.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 150px; height: 152px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/TEEZL1OvzuI/AAAAAAAAAKY/_cX6PdZiP48/s320/16.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5494700711426903778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;"Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah  itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan  tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging.  Kemudian Kami jadikan dia makhluk  yang (berbentuk) lain. Maka Maha  sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik".&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Surat Al Mu'Minuun[23]: 14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Embriologi adalah cabang Ilmu yang mempelajari perkembangan embrio dalam rahim Ibu. Hingga akhir-akhir ini, para ahli beranggapan bahwa tulang dan otot dalam embrio terbentuk secara bersamaan. Karenanya, sejak lama banyak orang berpendapat bahwa ayat di atas bertentangan dengan Ilmu Pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian di tingkat mikroskopis ini menunjukkan bahwa perkembangan dalam rahim ibu terjadi dengan cara persis seperti yang digambarkan dalam ayat tersebut. Pertama jaringan tulang rawan Embrio mulai mengeras. Kemudian sel-sel otot yang terpilih dari jaringan sekitar tulang tulang bergabung dan membungkus tulang-tulang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa ini digambarkan dalam sebuah terbitan ilmiah dengan kalimat berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam minggu ketujuh, rangka mulai tersebar ke seluruh tubuh dan tulang-tulang mencapai bentuknya yang kita kenal. pada akhir minggu ketujuh dan selama minggu kedelepan, otot-otot menempati posisinya di sekeliling bentukan tulang.&lt;br /&gt;[More Developing Human,6.Edition 1998.]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya, tahap-tahap pembentukan manusia persis sebagaimana yang digambarkan dalam Al-Qur'an, Benar-benar sesuai dengan penemuan Embriologi Modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harun Yahya/Suara Hidayatullah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-3344141459094158159?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/3344141459094158159/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/07/pembungkusan-tulang-oleh-otak.html#comment-form' title='81 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/3344141459094158159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/3344141459094158159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/07/pembungkusan-tulang-oleh-otak.html' title='Pembungkusan tulang oleh otot'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/TEEZL1OvzuI/AAAAAAAAAKY/_cX6PdZiP48/s72-c/16.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>81</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-7499270500706681537</id><published>2010-07-12T19:11:00.002+08:00</published><updated>2010-07-12T20:12:31.261+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tausiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hadits'/><title type='text'>Ikhlas Tempat Persinggahan Iyyaka Na'budu Wa Iyyaka Nasta'in</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/TDsFA5mrTpI/AAAAAAAAAKI/D3RaUrVb_b0/s1600/ikhlas.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 173px; height: 131px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/TDsFA5mrTpI/AAAAAAAAAKI/D3RaUrVb_b0/s320/ikhlas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492989683529633426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab Madarijus Salikin, Ibnu Qoyyim Al-Jauziyyah menyebutkan tempat-tempat persinggahan Iyyaka Na'budu wa Iyyaka Nasta'in diantaranya adalah ikhlas. Berikut ini saya kutipkan beberapa penggal alenia yang tercantum dalam pasal ini. Bagi yang menginginkan uraian lebih lanjut saya persilahkan membaca langsung dari sumbernya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sehubungan dengan tempat persinggahan ikhlas ini Allah telah berfirman di dalam Al-Qur'an, (artinya):&lt;br /&gt;"Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus." (Al-Bayyinah: 5)&lt;br /&gt;"Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al-Qur'an) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik)." (Az-Zumar: 2-3)&lt;br /&gt;"Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kalian, siapa di antara kalian yang lebih baik amalnya." (Al-Mulk: 2)&lt;br /&gt;Al-Fudhail berkata, "Maksud yang lebih baik amalnya dalam ayat ini adalah yang paling ikhlas dan paling benar."&lt;br /&gt;Orang-orang bertanya, "Wahai Abu Ali, apakah amal yang paling ikhlas dan paling benar itu ?"&lt;br /&gt;Dia menjawab, "Sesungguhnya jika amal itu ikhlas namun tidak benar, maka ia tidak diterima. Jika amal itu benar namun tidak ikhlas maka ia tidak akan diterima, hingga amal itu ikhlas dan benar. Yang ikhlas ialah yang dikerjakan karena Allah, dan yang benar ialah yang dikerjakan menurut As-Sunnah." Kemudian ia membaca ayat, (artinya): "Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Rabbnya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang shalih dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Rabbnya." (Al-Kahfi: 110)&lt;br /&gt;Allah juga berfirman, (artinya):&lt;br /&gt;"Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia pun mengerjakan kebaikan?" (An-Nisa': 125)&lt;br /&gt;Menyerahkan diri kepada Allah artinya memurnikan tujuan dan amal karena Allah. Sedangkan mengerjakan kebaikan ialah mengikuti Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dan Sunnah beliau.&lt;br /&gt;Allah juga berfirman, (artinya):&lt;br /&gt;"Dan, Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan." (Al-Furqan: 23)&lt;br /&gt;Amal yang seperti debu itu adalah amal-amal yang dilandaskan bukan kepada As-Sunnah atau dimaksudkan bukan karena Allah. Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah bersabda kepada Sa'ad bin Abi Waqqash, "Sesungguhnya sekali-kali engkau tidak akan dibiarkan, hingga engkau mengerjakan suatu amal untuk mencari Wajah Allah, melainkan engkau telah menambah kebaikan, derajad dan ketinggian karenanya."&lt;br /&gt;Di dalam Ash-Shahih disebutkan dari Anas bin Malik Radhiyallahu Anhu, dia berkata, "Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, (artinya):&lt;br /&gt;"Tiga perkara, yang hati orang mukmin tidak akan berkhianat jika ada padanya: Amal yang ikhlas karena Allah, menyampaikan nasihat kepada para waliyul-amri dan mengikuti jama'ah orang-orang Muslim karena doa mereka meliputi dari arah belakang mereka." (HR. At-Thirmidzi dan Ahmad)&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah ditanya tentang berperang karena riya', berperang karena keberanian dan berperang karena kesetiaan, manakah diantaranya yang ada di jalan Allah? Maka beliau menjawab, "Orang yang berperang agar kalimat Allah lah yang paling tinggi, maka dia berada di jalan Allah.&lt;br /&gt;Beliau juga mengabarkan tiga golongan orang yang pertama-tama diperintahkan untuk merasakan api neraka, yaitu qari' Al-Qur'an, mujahid dan orang yang menshadaqahkan hartanya; mereka melakukannya agar dikatakan, "Fulan adalah qari', fulan adalah pemberani, Fulan adalah orang yang bershadaqah", yang amal-amal mereka tidak ikhlas karena Allah.&lt;br /&gt;Di dalam hadits qudsi yang shahih disebutkan; "Allah berfirman, 'Aku adalah yang paling tidak membutuhkan persekutuan dari sekutu-sekutu yang ada. Barangsiapa mengerjakan suatu amal, yang di dalamnya ia menyekutukan selain-Ku, maka dia menjadi milik yang dia sekutukan, dan Aku terbebas darinya'." (HR. Muslim)&lt;br /&gt;Di dalam hadits lain disebutkan; "Allah berfirman pada hari kiamat, 'Pergilah lalu ambillah pahalamu dari orang yang amalanmu kamu tujukan. Kamu tidak mempunyai pahala di sisi Kami'."&lt;br /&gt;Di dalam Ash-Shahih disebutkan dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam, beliau bersabda:&lt;br /&gt;"Sesungguhnya Allah tidak melihat tubuh kalian dan tidak pula rupa kalian, tetapi Dia melihat hati kalian." (HR. Muslim)&lt;br /&gt;Banyak difinisi yang diberikan kepada kata ikhlas dan shidq, namun tujuannya sama. Ada yang berpendapat, ikhlas artinya menyendirikan Allah sebagai tujuan dalam ketaatan. Ada yang berpendapat, ikhlas artinya membersihkan perbuatan dari perhatian manusia, termasuk pula diri sendiri. Sedangkan shidq artinya menjaga amal dari perhatian diri sendiri saja. Orang yang ikhlas tidak riya' dan orang yang shidq tidak ujub. Ikhlas tidak bisa sempurna kecuali shidq, dan shidq tidak bisa sempurna kecuali dengan ikhlas, dan keduanya tidak sempurna kecuali dengan sabar.&lt;br /&gt;Al-Fudhail berkata, "Meninggalkan amal karena manusia adalah riya', Mengerjakan amal karena manusia adalah syirik. Sedangkan ikhlas ialah jika Allah memberikan anugerah kepadamu untuk meninggalkan keduanya."&lt;br /&gt;Al-Junaid berkata, "Ikhlas merupakan rahasia antara Allah dan hamba, yang tidak diketahui kecuali oleh malaikat sehingga dia menulis-nya, tidak diketahui syetan sehingga dia merusaknya dan tidak pula diketahui hawa nafsu sehingga dia mencondongkannya."&lt;br /&gt;Yusuf bin Al-Husain berkata. "Sesuatu yang paling mulia di dunia adalah ikhlas. Berapa banyak aku mengenyahkan riya' dari hatiku, tapi seakan-akan ia tumbuh dalam rupa yang lain."&lt;br /&gt;Pengarang Manazilus-Sa'irin berkata, "Ikhlas artinya membersihkan amal dari segala campuran." Dengan kata lain, amal itu tidak dicampuri sesuatu yang mengotorinya karena kehendak-kehendak nafsu, entah karena ingin memperlihatkan amal itu tampak indah di mata orang-orang, mencari pujian, tidak ingin dicela, mencari pengagungan dan sanjungan, karena ingin mendapatkan harta dari mereka atau pun alasan-alasan lain yang berupa cela dan cacat, yang secara keseluruhan dapat disatukan sebagai kehendak untuk selain Allah, apa pun dan siapa pun."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, "Madarijus-Salikin Manazili Iyyaka Na'budu wa Iyyaka Nasta'in&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-7499270500706681537?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/7499270500706681537/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/07/ikhlas-tempat-persinggahan-iyyaka.html#comment-form' title='47 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/7499270500706681537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/7499270500706681537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/07/ikhlas-tempat-persinggahan-iyyaka.html' title='Ikhlas Tempat Persinggahan Iyyaka Na&apos;budu Wa Iyyaka Nasta&apos;in'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/TDsFA5mrTpI/AAAAAAAAAKI/D3RaUrVb_b0/s72-c/ikhlas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>47</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-3846437259094682485</id><published>2010-07-08T09:40:00.004+08:00</published><updated>2010-07-08T12:44:27.307+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>Lebih kebal dengan si sakit</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/TDVXNDZ14UI/AAAAAAAAAKA/gn_WxNjMtPs/s1600/kebal.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 111px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/TDVXNDZ14UI/AAAAAAAAAKA/gn_WxNjMtPs/s320/kebal.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5491391202411798850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; Tidak semua orang tega dan tahan melihat si sakit. Apa lagi jika yang sakit mengalami penderitaan yang tak terkira. Berkaitan dengan itu, akhlaq Islam terhadap si sakit banyak disampaikan oleh Nabi Shallaahu 'alaihi wa Sallam. Dalam sebuah riwayat Rasulullah Shallaahu 'alaihi wa Sallam mengatakan, "Bebaskanlah Al'aaniya, yakni al-asiir(tahanan), berilah makan bagi orang yang kelaparan, dan kunjungilah orang yang sedang sakit," demikian sabda Nabi Shallaahu 'alaihi wa Sallam dalam Fatul Baari.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Baru-baru ini, sebuah penelitian menarik mengenai si sakit dilakukan oleh peneliti dari University of British Columbia, AS. dalm studi tersebut ditemukan, suplemen multivitamin bukan satu-satunya cara meningkatkan kekebalan tubuh. Peneliti bahkan menemukan, melihat orang sakit saja bisa menguatkan kekebalan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Psychological science, april 2010 lalu, peneliti memperlihatkan dua rangkaian slide yang berbeda pada partisipan, dalam dua hari yang berbeda pula. Peneliti menunjukkan rangkaian slide berisi gambar-gambar orang yang sakit. Seperti penderita cacar, bersin, flu, dan gejala penyakit lainnya. Partisipan lain ditunjukkan gambar orang-orang yang meegang senjata api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum dan sesudah slide ditunjukkan, peneliti mengambil sampel darah partisipan. Hasilnya sungguh menakjubkan, partisipan yang melihat slide oarng-orang sakit memiliki respon sistem kekebalan tubuh lebih kuat dibandingkan partisipan yang melihat gambar lelaki yang mengarahkan senjata ke arah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kelihatannya, sistem imun merespon lebih agresif saat anda mengadakan kontak dengan sesuatu yang kemungkinan akan membuat anda sakit," terang Mark schaller seperti dikutip situs www.healthday.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;*Cholis Akbar/suara Hidayatullah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-3846437259094682485?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/3846437259094682485/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/07/lebih-kebal-dengan-si-sakit.html#comment-form' title='45 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/3846437259094682485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/3846437259094682485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/07/lebih-kebal-dengan-si-sakit.html' title='Lebih kebal dengan si sakit'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/TDVXNDZ14UI/AAAAAAAAAKA/gn_WxNjMtPs/s72-c/kebal.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>45</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-4382713790857289913</id><published>2010-06-27T16:30:00.005+08:00</published><updated>2010-07-08T09:54:09.421+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peringatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nasihat'/><title type='text'>Surat buat Aktifis JIL dan pengagumnya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/TCcOrvkfWrI/AAAAAAAAAJw/dp1jU_bpSBA/s1600/JIL1.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 135px; height: 155px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/TCcOrvkfWrI/AAAAAAAAAJw/dp1jU_bpSBA/s320/JIL1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5487370815640918706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kemarin sore (lihat tanggal Posting=Admin) seperti biasa saya coba untuk menyibukkan diri dengan membaca majalah favorit saya Majalah Suara Hidayatullah Edisi 02|XXXIII|Juni 2010 yang saya terima tadi pagi di meja kerja saya(maklum di tempat saya suka lambat nyampenya).&lt;br /&gt;Saya tertarik dengan sebuah Email yang dikirim kan  oleh Arham ke redaksi Majalah hidyatullah yang dimuat dalam Rubrik Suara pembaca. Mau tau apa isi emailnya ..?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Nih saya copy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Introspeksi untuk Aktifis dan Pengagum JIL"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya yakin sekali. gagasan yang saya kembangkan selama ini adalah gagasan yang saya anggap mencerminkan semangat dasar Islam. Saya meyakini kebenaran apa yang selama ini saya perjuangkan. Saya yakin sekali ini lah cara saya mencintai agama yang saya anut. Saya tidak merasa ragu sedikitpun. Bahwa ini sesat, ini tidak sesuai , sama sekali tidak ada keraguan." demikian pernyataan Ulil Absa Abdalla (aktifis Liberal dan mantan koordinator JIL) yang dimuat pada laporan utama Suara Hidayatullah edisi april 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulil sering mendengung-dengungkan bahwa "Akidah" kaum Liberal adalah setiap pemahaman atas islam itu relatif, karena tidak ada yang tahu kebenaran mutlak selain ALLAH dan Rasul-NYA. Manusia adalah makhluk relatif yang mencoba untuk memahami kebenaran. Wahyu telah behenti, setiap orang bisa mengutip Ayat atau Hadits, tetapi pada khirnya itu hanyalah perkataan atau pendapat sendiri, belu tentu sesuai dengan apa yang dikehendaki Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Logika akidah liberal seperti itu sangat bebas nilai. Pelu dipahami upaya penafsiran (pemikiran) sebebas apapun, tentu menggunaka metode, kaidah tertentu. Kalau tidak demikian itu bukan tafsir sebagai buah pikir, melainkan lebih pantas  disebut ngawur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada pikiran yang bebas nilai, dia harus menggunakan kaidah berpikir tertentu agar diakui sebagai buah dari suatu proses berpikir. Islam memiliki sejumlah nilai-nilai akidah dan kaidah. Nilai-nilai itulah yang harus digunakan agar buah pemikiran (penafsiran) terhadap Islam mendapat pengakuan sebagai bagian dari Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah karena JIL tidak menggunakan kaidah Islam secara disiplin dan konsisten dalam melakukan penafsiran, bagaimana mungkin layak untuk diterima sebagai bagian dari Islam. Bahkan sudah sepantas nya kalau menurut ajaran Islam, JIL adalah sesat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah salah satu fakta logika (dan masih bannyak bukti kekeliruan mereka) yang semoga menjadi introspeksi untuk para pengikut JIL, sehingga mereka menyadari kekeliruannya dengan harapan mereka bisa kembali ke jalan yang benar. Berikut ini adalah saran dan himbauan. Semoga menjadi masukan bagi para pegikut paham liberal:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mereka harus mengganti JIL. Misalnya, menjadi JMP ( Jaringan Muslim Progresif). Seorang muslim yang progresi (berpikiran maju) tidak mesti meninggalkan akidah dan kaidah keislaman mereka. Mereka bisa membahas berbagai isu aktual seputar umat Islam dengan jujur, terbuka dan kritis tanpa perlu melanggar ajaran Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bila JIL tidak mau melepaskan pemikiran-pemikirannya, maka mereka harus melepaskan label "Islam" dari nama komunitas itu. Misalnya menjadi JUL (Jaringan Umat Liberal). Karena paham liberal merusak nama baik Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Dan jika mereka tetap bersikukuh dengan paham liberalnya, berarti JIL tetap berpegang pada tali yang kufur sehingga menghasilkan pemikiran yang sesat sebelum mereka bertobat dan kembali ke jalan lurus, yang diridhai ALLAH Subhanahu wa Ta'ala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Arham&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mahasiswa STAIL Surabaya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;arhamafa[at]yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya pribadi lebih setuju kali kalo JIL itu singkatan dari "Jaringan Iblis La'natullah" bagaimana dengan anda..?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-4382713790857289913?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/4382713790857289913/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/06/surat-buat-aktifis-jil-penngagumnya.html#comment-form' title='51 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/4382713790857289913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/4382713790857289913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/06/surat-buat-aktifis-jil-penngagumnya.html' title='Surat buat Aktifis JIL dan pengagumnya'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/TCcOrvkfWrI/AAAAAAAAAJw/dp1jU_bpSBA/s72-c/JIL1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>51</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-5983708617467560141</id><published>2010-05-17T07:32:00.003+08:00</published><updated>2010-05-17T13:37:21.835+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peringatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='adzab'/><title type='text'>Fitnah Kubur</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/S_DUkVtjM_I/AAAAAAAAAJo/5i82Q7INGyI/s1600/lapadz-allah.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 183px; height: 157px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/S_DUkVtjM_I/AAAAAAAAAJo/5i82Q7INGyI/s320/lapadz-allah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5472107268023727090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Imam Ahmad dalam kitabnya  Al-Musnad menyebutkan bahwa Al-Bara' ibn  'Azib pernah berkisah sebagai berikut: Kami pernah keluar bersama Rasululah  untuk mengantarkan jenazah seorang laki-laki dari shahabat Anshar, kemudian sampailah kami ke pekuburan tersebut. Setelah mayat tersebut dikebumikan, Rasulullah  duduk,  kami pun duduk di sekitarnya dengan tenang sehingga seakan-akan kepala kami dihinggapi seekor burung. Tangan beliau memegang sebatang kayu dan mencocok-cocokkan ke tanah. Kemudian beliau mengangkat kepalanya dan bersabda,&lt;span class="fullpost"&gt;  "Berlindunglah kalian kepada Allah dari adzab kubur." Beliau mengatakan itu sebanyak dua kali atau tiga kali, setelah itu beliau bersabda lagi sebagai berikut: Jika seorang hamba yang beriman telah meninggal dunia dan menghadap ke akhirat, akan turun kepadanya sejumlah malaikat dari langit yang berwajah putih bersih seakan-akan matahari. Mereka membawa kafan dari kafan-kafan penghuni surga dan juga wewangian dari surga. Mereka kemudian duduk di suatu tempat yang dapat dilihat oleh sejauh mata memandang. Kemudian datang malaikat pencabut nyawa, lalu duduk di dekat kepalanya sambil berkata, "Keluarlah, wahai jiwa yang&lt;br /&gt;tenang, keluarlah untuk menuju ampunan dan keridhaan Allah."&lt;br /&gt;Lantas keluarlah nyawanya dengan mengalir bagaikan mengalirnya air yang menetes&lt;br /&gt;dari tempat air. Malaikat pencabut nyawa kemudian mengambil ruh orang tersebut&lt;br /&gt;dan membungkusnya dengan kain kafan yang telah ditaburi wewangian dari surga.&lt;br /&gt;Dari kafan itu tercium semerbak bau wangi yang melebihi bau wangi misik yang&lt;br /&gt;pernah ditemui di bumi. Para malaikat kemudian naik ke langit dengan membawa&lt;br /&gt;kafan tersebut. Mereka tidak pernah melewati satu malaikat pun dari para&lt;br /&gt;malaikat penduduk langit melainkan mereka ditanya, "Ruh siapakah yang berbau&lt;br /&gt;wangi itu?"Para malaikat pembawa ruh itu menjawab, "Ini adalah ruh Fulan bin Fulan, "&lt;br /&gt;berkat nama-namanya yang pailing baik yang mereka sebutkan sewaktu berada di&lt;br /&gt;dunia, mereka kemudian memohon agar dibukakan pintu langit untuknya, Lalau&lt;br /&gt;terbukalah pintu langit itu. Dari setiap langit, semua malaikat yang dekat&lt;br /&gt;dengan Allah mengantarkannya sampai ke langit berikutnya hingga mereka sampai ke&lt;br /&gt;langit yang ke tujuh.Setelah mereka sampai ke angit yang ke tujuh, Allah  berfirman: "Tulislah kitab hamba-Ku ini di dalam 'Illiyyin lalu kembalikanlah dia ke bumi karena Kami telah&lt;br /&gt;menciptakan mereka dari bumi (tanah). Kepadanya Aku kembalikan mereka dan dari&lt;br /&gt;dalamnya Aku mengeluarkannya sekali lagi."Ruhnya kemudian dikembalikan ke bumi, lalu datanglah dua orang malaikat yang&lt;br /&gt;kemudian mendudukkannya, Mereka lantas bertanya kepadanya, "Siapakah Tuhan Anda&lt;br /&gt;?"  Ia menjawab, "Tuhanku adalah Allah ."  Kedua malaikat itu bertanya lagi,&lt;br /&gt;"Apakah agama Anda?"  Ia menjawab, "Agamaku adalah Islam."   Kedua malaikat itu&lt;br /&gt;bertanya lagi, "Siapakah laki-laki yang telah diutus kepada Anda?"  Jawabnya,&lt;br /&gt;"Beliau adalah (Muhammad) Rasulullah."   Malaikat itu bertanya, "Dari mana Anda&lt;br /&gt;tahu ?"  Ia menjawab, "Aku telah membaca Kitab Allah . Aku mengimani dan&lt;br /&gt;membenarkannya."Lalu terdengarlah sebuah panggilan dari langit, "Jika memang hamba-Ku ini benar, maka hamparkanlah untuknya (permadani) dari surga, berilah ia pakaian dari&lt;br /&gt;surga, dan bukakanlah untuknya pintu yang menuju surga." Kemudian ruh orang yang&lt;br /&gt;beriman dikembalikan ke jasadnya beserta bau wamgi-wangiannya, lalu diluaskan&lt;br /&gt;kuburannya sejauh mata memandang.Selanjutnya datanglah seorang laki-laki tampan yang berpakaian bagus dan berbau harum. Ia berkata, "Berbahagialah dengan segala yang membahagiakan Anda. Ini adalah hari kebahagiaan Anda yang telah Allah janjikan." Orang beriman tersebut bertanya, "Siapakah engkau? Wajahmu tampan sekali."  Ia menjawab, "Aku adalah amal saleh Anda." Orang beriman itu kemudian berkata: "Tuhanku datangkanlah hari kiamat. Tuhanku datangkanlah hari kiamat sehingga kau dapat kembali pada keluarga dan hartaku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah  lalu meneruskan sabdanya: Sementara seorang hamba yang kafir, ketika ia mati dan menghadap ke akhirat, akan turun kepadanya dari langit beberapa malaikat yang mukanya hitam sambil membawa kain kasar. Mereka duduk di suatu tempat sejauh mata memandang. Datanglah kemudian malaikat pencabut nyawa dan duduk di dekat kepalanya dan berkata, "Hai&lt;br /&gt;jiwa yang busuk, keluarlah kamu menuju pada kemurkaan dan kemarahan Allah."Ruh orang tersebut lalu dipaksa keluar dari jasadnya seperti besi yang dicabut dari bulu domba yang basah dan kemudian diambil oleh malaikat tersebut. Setelah itu mereka tidak membiarkan ruh tersebut ada di telapak tangannya barang sekejap. Mereka langsung memasukkannya ke dalam kain kasar tersebut. Dari kain kasar tersebut keluar bau busuk melebihi busuknya bangkai yang pernah ditemui di dunia. Mereka kemudian membawanya ke langit. Mereka tidak pernah melewati satu malaikat pun dari kalangan penduduk langit melainkan mereka ditanya, "Ruh siapa yang busuk ini?" Mereka menjawab, "Ruh Fulan bin Fulan." Lantaran menyebut nama0namanya yang paling buruk yang pernah ia sebut di dunia, kemudian ia mohon dibukakan pintu langit, tetapi pintu langit tidak dibukakan untuknya. Rasulullah kemudian membaca Firman allah  yang artinya, "Sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak pula mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum."  (QS. Al-A'raf (7): 40).&lt;br /&gt;"Tulislah buku catatan amalnya di Sijjin yang berada di bumi paling bawah." Ruhnya kemudian dilemparkan begitu saja.Kemudian Rasulullah  membacakan sebuah Firman Allah yang artinya, "Barangsiapa yang menyekutukan sesuatu dengan Allah, maka ia adalah seolah-olah jatuh dari&lt;br /&gt;langit lalu disambar oleh seekor burung, atau diterbangkan oleh angin ke tempat yang jauh."    (QS. Al-Hajj (22): 31). Ruhnya kemudian dikembalikan ke jasadnya. Selanjutnya datanglah kepadanya dua orang malaikat lantas mendudukkannya. Mereka bertanya kepadanya, "Siapakah Tuhanmu?"  Ia menjawab, "Ee..ee..ee.. saya tidak tahu."  Mereka bertanya lagi,&lt;br /&gt;"Apa agamamu?"  Ia menjawab, "Ee..ee..ee.. saya tidak tahu."  Setelah itu terdedengar sebuah pamggilan dari langit, "Jika ia benar-benar berdusta, hamparkanlah untuknya sebuah hamparan yang terbuat dari api neraka, dan bukakanlah untuknya sebuah pintu yang menuju ke neraka."  Ketika pintu itu dibuka, maka panas dan racunnya langsung menembus badannya dan kuburannya pun menjadi semakin sempit dan menghimpit badannya sehingga tulng-tulangnya&lt;br /&gt;berserkan. Ia kemudian didatangi seorang laki-laki yang berwajah buruk, berpakaian buruk&lt;br /&gt;dan berbau busuk. Orang itu berkata kepadanya, "Berbahagialah kamu dengan sesuatu yang membinasakanmu. Hari ini adalah hari kesengsaraanmu yang telah Allah janjikan!"  Orang yang mati durhaka itu kemudian bertanya, "Siapakah engkau? Wajahmu sangat buruk." Ia menjawab, "Aku adalah amal burukmu." Orang durhaka itu berkata, "Tuhanku, jangan Engkau datangkan hari kiamat."Di dalam teks Imam Ahmad disebutkan, "Ketika itu Allah menjadi 'buta', 'tuli'&lt;br /&gt;dan 'bisu' terhadap orang tersebut. Di tangan-Nya ada sebatang besi. Jika besi tersebut ditimpkan pada sebuah gunung, niscaya gunung tersebut akan hancur menjadi debu. Allah lantas mengembalikan orang tersebut seperti sediakala. Orang tersebut dipukul lagi dengan satu pukulan hingga menjerit, sementara jeritannya dapat didengar oleh semua makhluk selain jin dan manusia." Al-Bara' berkata, "Setelah itu dibukakan sebuah pintu untuknya menuju neraka dan dihamparkan untuknya sebuah hamparan yang terbuat dari api neraka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-5983708617467560141?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/5983708617467560141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/05/fitnah-kubur.html#comment-form' title='23 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/5983708617467560141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/5983708617467560141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/05/fitnah-kubur.html' title='Fitnah Kubur'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/S_DUkVtjM_I/AAAAAAAAAJo/5i82Q7INGyI/s72-c/lapadz-allah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>23</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-667432054125163378</id><published>2010-03-23T06:08:00.004+08:00</published><updated>2010-03-23T06:33:54.324+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hadits'/><title type='text'>Segala Perbuatan Baik Adalah Sedekah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://halidaernita.files.wordpress.com/2009/09/gambar-sedekah1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 134px; height: 137px;" src="http://halidaernita.files.wordpress.com/2009/09/gambar-sedekah1.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;عن أبي هريرة رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم - كل سُلامى من الناس صدقة , كل يوم تطلع فيه الشمس تعدل بين اثنين صدقة , وتعين الرجل في دابته فتحمله عليها أ, ترفع عليها متاعه صدقة , والكلمة الطيبة صدقة , وبكل خطوة تمشيها إلى الصلاة صدقة , وتميط الأذى عن الطريق صدقة " رواه البخاري ومسلم&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata : "Telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam : ‘Setiap anggota badan manusia diwajibkan bershadaqah setiap hari selama matahari masih terbit. Kamu mendamaikan antara dua orang (yang berselisih) adalah shadaqah, kamu menolong seseorang naik ke atas kendaraannya atau mengangkat barang-barangnya ke atas kendaraannya adalah shadaqah, berkata yang baik itu adalah shadaqah, setiap langkah berjalan untuk shalat adalah shadaqah, dan menyingkirkan suatu rintangan dari jalan adalah shadaqah ".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;[Bukhari no. 2989, Muslim no. 1009]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam shahih Muslim disebut jumlah anggota badan ada tiga ratus enam puluh. Qadhi ‘Iyadh berkata : “Pada asalnya kata “sulaama” bermakna tulang, telapak tangan, jari-jari dan kaki, kemudian kata tersebut biasa dipakai dengan arti seluruh anggota badan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian ulama berkata : “Yang dimaksud di sini adalah shadaqah anjuran atau peringatan, bukan berarti shadaqah yang wajib. Sabda beliau “kamu mendamaikan antara dua orang (yang berselisih) adalah shadaqah” yaitu mendamaikan keduanya secara adil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Hadits lain riwayat Muslim disebutkan :&lt;br /&gt;“Setiap anggota badan dari seseorang di antara kamu dapat berbuat shadaqah. Setiap tasbih adalah shadaqah, setiap tahmid adalah shadaqah, setiap tahlil adalah shadaqah, setiap takbir adalah shadaqah, amar ma’ruf adalah shadaqah, tetapi semuanya itu bisa dicukupkan dengan (melakukan) dua raka’at shalat Dhuha”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya, semua shadaqah yang dilakukan oleh anggota badan tersebut dapat diganti dengan dua raka’at shalat Dhuha, karena shalat merupakan kerja dari semua anggota badan. Jika seseorang shalat, maka seluruh anggota badannya menjalankan fungsinya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-667432054125163378?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/667432054125163378/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/03/segala-perbuatan-baik-adalah-sedekah.html#comment-form' title='44 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/667432054125163378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/667432054125163378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/03/segala-perbuatan-baik-adalah-sedekah.html' title='Segala Perbuatan Baik Adalah Sedekah'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>44</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-3435254780676209120</id><published>2010-03-15T07:31:00.005+08:00</published><updated>2010-03-15T08:39:39.349+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hadits'/><title type='text'>TAKDIR MANUSIA TELAH DITETAPKAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://vivinafisah.files.wordpress.com/2009/04/the-journey.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 190px; height: 161px;" src="http://vivinafisah.files.wordpress.com/2009/04/the-journey.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;عن أبي عبدالرحمن عبدالله بن مسعود رضي الله عنه قال حدثنا رسول  الله صلى الله عليه وسلم وهو الصادق المصدوق " إن أحدكم يجمع خلقه في بطن أمه  أربعين يوما نطفة ثم علقه مثل ذلك ثم يكون مضغة مثل ذلك , ثم يرسل إليه الملك فينفخ  فيه الروح , ويؤمر بأربع كلمات : بكتب رزقه , وأجله , وعمله , وشقي أم سعيد .  فوالله الذي لا إله غيره إن أحدكم ليعمل بعمل أهل الجنة حتى ما يكون بينه وبينها  إلا ذراع فيسبق عليه الكتاب فيعمل بعمل أهل النار , وإن أحدكم ليعمل بعمل أهل النار  حتى ما يكون بينه وبينها إلا ذراع فيسبق عليه الكتاب فيعمل بعمل أهل  الجنة&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Dari Abu 'Abdirrahman Abdullah bin Mas'ud radhiallahu 'anh, dia berkata : bahwa Rasulullah telah bersabda, "Sesungguhnya tiap-tiap kalian dikumpulkan penciptaannya dalam rahim ibunya selama 40 hari berupa nutfah, kemudian menjadi 'Alaqoh (segumpal darah) selama itu juga lalu menjadi Mudhghoh (segumpal daging) selama itu juga, kemudian diutuslah Malaikat untuk meniupkan ruh kepadanya lalu diperintahkan untuk menuliskan 4 kata : Rizki, Ajal, Amal dan Celaka/bahagianya. maka demi Alloh yang tiada Tuhan selainnya, ada seseorang diantara kalian yang mengerjakan amalan ahli surga sehingga tidak ada jarak antara dirinya dan surga kecuali sehasta saja. kemudian ia didahului oleh ketetapan Alloh lalu ia melakukan perbuatan ahli neraka dan ia masuk neraka. Ada diantara kalian yang mengerjakan amalan ahli neraka sehingga tidak ada lagi jarak antara dirinya dan neraka kecuali sehasta saja. kemudian ia didahului oleh ketetapan Alloh lalu ia melakukan perbuatan ahli surga dan ia masuk surga.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;[Bukhari no. 3208, Muslim no. 2643]&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Kalimat, "Sesungguhnya tiap-tiap kalian dikumpulkan penciptaannya dalam rahim ibunya " maksudnya yaitu Air mani yang memancar kedalam rahim, lalu Allah pertemukan dalam rahim tersebut selama 40 hari. Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud bahwa dia menafsirkan kalimat diatas dengan menyatakan, "Nutfah yang memancar kedalam rahim bila Allah menghendaki untuk dijadikan seorang manusia, maka nutfah tersebut mengalir pada seluruh pembuluh darah perempuan sampai kepada kuku dan rambut kepalanya, kemudian tinggal selama 40 hari, lalu berubah menjadi darah yang tinggal didalam rahim. Itulah yang dimaksud dengan Allah mengumpulkannya" Setelah 40 hari Nutfah menjadi ‘Alaqah (segumpal darah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat, "kemudian diutuslah Malaikat untuk meniupkan ruh kepadanya" yaitu Malaikat yang mengurus rahim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat "Sesungguhnya ada seseorang diantara kamu melakukan amalan ahli surga........" secara tersurat menunjukkan bahwa orang tersebut melakukan amalan yang benar dan amal itu mendekatkan pelakunya ke surga sehingga dia hampir dapat masuk ke surga kurang satu hasta. Ia ternyata terhalang untuk memasukinya karena taqdir yang telah ditetapkan bagi dirinya di akhir masa hayatnya dengan melakukan perbuatan ahli neraka. Dengan demikian, perhitungan semua amal baik itu tergantung pada apa yang telah dilakukannya. Akan tetapi, bila ternyata pada akhirnya tertutup dengan amal buruk, maka seperti yang dikatakan pada sebuah hadits: "Segala amal perbuatan itu perhitungannya tergantung pada amal terakhirnya." Maksudnya, menurut kami hanya menyangkut orang-orang tertentu dan keadaan tertentu. Adapun hadits yang disebut oleh Imam Muslim dalam Kitabul Iman dari kitab shahihnya bahwa Rasulullah berkata: " Seseorang melakukan amalan ahli surga dalam pandangan manusia, tetapi sebenarnya dia adalah ahli neraka." Menunjukkan bahwa perbuatan yang dilakukannya semata-mata untuk mendapatkan pujian/popularitas. Yang perlu diperhatikan adalah niat pelakunya bukan perbuatan lahiriyahnya, orang yang selamat dari riya' semata-mata karena karunia dan rahmat Allah Ta'ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat " maka demi Allah yang tiada Tuhan selain Dia, sesungguhnya ada seseorang diantara kamu melakukan amalan ahli surga sehingga tidak ada jarak antara dirinya dan surga kecuali sehasta saja. kemudian ia didahului oleh ketetapan Alloh lalu ia melakukan perbuatan ahli neraka dan ia masuk neraka. " Maksudnya bahwa, hal semacam ini bisa saja terjadi namun sangat jarang dan bukan merupakan hal yang umum. Karena kemurahan, keluasan dan rahmat Allah kepada manusia. Yang banyak terjadi manusia yang tidak baik berubah menjadi baik dan jarang orang baik menjadi tidak baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah, "Rahmat-Ku mendahului kemurkaan-Ku" menunjukkan adanya kepastian taqdir sebagaimana pendirian ahlussunnah bahwa segala kejadian berlangsung dengan ketetapan Allah dan taqdir-Nya, dalam hal keburukan dan kebaikan juga dalam hal bermanfaat dan berbahaya. Firman Allah, QS. Al-Anbiya’ : 23, "Dan Dia tidak dimintai tanggung jawab atas segala tindakan-Nya tetapi mereka akan dimintai tanggung jawab" menyatakan bahwa kekuasaan Allah tidak tertandingi dan Dia melakukan apa saja yang dikehendaki dengan kekuasaa-Nya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Sam’ani berkata : "Cara untuk dapat memahami pengertian semacam ini adalah dengan menggabungkan apa yang tersebut dalam Al Qur’an dan Sunnah, bukan semata-mata dengan qiyas dan akal. Barang siapa yang menyimpang dari cara ini dalam memahami pengertian di atas, maka dia akan sesat dan berada dalam kebingungan, dia tidak akan memperoleh kepuasan hati dan ketentraman. Hal ini karena taqdir merupakan salah satu rahasia Allah yang tertutup untuk diketahui oleh manusia dengan akal ataupun pengetahuannya. Kita wajib mengikuti saja apa yang telah dijelaskan kepada kita tanpa boleh mempersoalkannya. Allah telah menutup makhluk dari kemampuan mengetahui taqdir, karena itu para malaikat dan para nabi sekalipun tidak ada yang mengetahuinya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pendapat yang mengatakan : "Rahasia taqdir akan diketahui oleh makhluk ketika mereka menjadi penghuni surga, tetapi sebelumnya tidak dapat diketahui".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa Hadits telah menetapkan larangan kepada seseorang yang tdak mau melakukan sesuatu amal dengan alasan telah ditetapkan taqdirnya. Bahkan, semua amal dan perintah yang tersebut dalam syari’at harus dikerjakan. Setiap orang akan diberi jalan yang mudah menuju kepada taqdir yang telah ditetapkan untuk dirinya. Orang yang ditaqdirkan masuk golongan yang beruntung maka ia akan mudah melakukan perbuatan-perbuatan golongan yang beruntung sebaliknya orang-orang yang ditaqdirkan masuk golongan yang celaka maka ia akan mudah melakukan perbuatan-perbuatan golongan celaka sebagaimana tersebut dalam Firman Allah :&lt;br /&gt;"Maka Kami akan mudahkan dia untuk memperoleh keberuntungan".&lt;br /&gt;(QS. Al Lail :7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kemudian Kami akan mudahkan dia untuk memperoleh kesusahan".&lt;br /&gt;(QS.Al Lail :10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama berkata : "Al Qur’an, lembaran, dan penanya, semuanya wajib diimani begitu saja, tanpa mempersoalkan corak dan sifat dari benda-benda tersebut, karena hanya Allah yang mengetahui".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman : "Manusia tidak sedikit pun mengetahui ilmu Allah, kecuali yang Allah kehendaki".(QS. Al Baqarah : 255)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallau A'lam...!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-3435254780676209120?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/3435254780676209120/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/03/takdir-manusia-telah-ditetapkan.html#comment-form' title='18 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/3435254780676209120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/3435254780676209120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/03/takdir-manusia-telah-ditetapkan.html' title='TAKDIR MANUSIA TELAH DITETAPKAN'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>18</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-882568596290478375</id><published>2010-02-16T14:29:00.004+08:00</published><updated>2010-02-16T14:36:38.524+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>MARAH MERUSAK SEL OTAK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.istockphoto.com/file_thumbview_approve/4517397/2/istockphoto_4517397-angry-flame-cartoon.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 153px; height: 154px;" src="http://www.istockphoto.com/file_thumbview_approve/4517397/2/istockphoto_4517397-angry-flame-cartoon.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seorang Ibu meneliti perkembangan otak bayinya sendiri, dengan sebuah alat khusus yang dipasang di kepala sang bayi. Alat itu kemuadian dihubungkan dengan kabel-kabel computer, sehingga dia bisa melihat pertumbuhan sel syaraf otak anaknya melalui layer monitor. Perlu waktu cukup lama untuk menyiapkan semua peralatan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ketika bayinya bangun, dia lalu memberinya ASI. Ketika sang bayi menyusui itulah ia melihat gambar-gambar saraf itu membentuk rangkaian yang indah. Dia terpesona dan berkata, "Oo, begitu menakjubkan!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sang bayi sedang asyik menyusui, si bayi berusia sembilan minggu yang bernama Julia itu menendang salah satu kabel computer. Si ibu kaget ,"No!" Karena teriakan ibunya bayi itu kaget, ketika itu si ibu melihat gambar sel syaraf menggelembung seperti balon membesar dan pecah. Kemudian terjadi perubahan warna, yang menandai kerusakan sel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mungkin kesedihan ini hanya saya yang menanggungnya, sebagai ibu dan sekaligus sebagai scientist, saya menyaksikan otak anak saya hancur oleh terikan saya sendiri, ibunya." Demikian diungkapka Lise Eliot, PhD, seorang pakar biologi dan anatomi sel Chicago Medical School ( Amerika Serikat ), dalam bukunya "What’s Going On In there."&lt;br /&gt;Dari peristiwa itu kita bisa belajar, betapa satu teriakan saja bisa menggugurkan sel otak, apa lagi dengan kemarahan terus-menerus?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marah, kerap dianggap hal yang biasa, baik di rumah maupun di sekolah. Jika anak melakukan kesalahan, dengan kemarahan orangtua serig beharap bahwa si anak lekas mengerti, merubah sikap dan tak mengulangi perbuatannya. Namun penelitian otak terkini menunjukkan, ketika seorang anak dimarahi maka yang terjadi adalah bergugurannya sel otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya kalau dimarahi. Tatkala marahpun otak seseorang akan mengalami kerusakan, termasuk anak-anak. Dalam darah ada hormone Cortisol yang biasanya meningkat jika dalam keadaan stress atau marah. Jika hormone Cortisol tinggi, itu bisa merusak otak pusat memori. Karena itu orang pemarah bisa menjadi pelupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, ketika anak marah, untuk mengontrol emosinya disarankan untuk merangkul, memeluk dan mencium atau mengusapnya dengan lembut. Semua sentuhan akan meningkatkan otak untuk memproduksi oksitoksin atau disebut juga love hormone. Jika Oksitoksin diproduksi banyak, maka dapat menekan cortisol sehingga dapat berpikir lagi dengan baik. Oksitoksin dalam hal ini dilpaskan sebagai respons terhadap kontak social, terutama pada skin to skin contact. Hormon ini dilepas setiap kita memeluk anak atau bayi, terutama pada saat menyusui. Karena itu kontak fisik yang teratur dan terus menerus dari orang tua cenderung membuat anak merasa aman dan nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marah tidak hanya menggangu otak, namun juga dapat mengubah fungsi organ tubuh. Menurut DR. Mann, brdasarkan penyelidikan ilmiah, marah dapat menimbulkan berbagai perubahan dalam seluruh anggota tubuh, seperti hati, pembuluh darah, perot, otak dan kelenjar-kelenjar dalam tubuh. Seluruh jalan fungsi tubuh yang alamiah berubah pada waktu marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, ketika anak melakukan kesalahan, masihkah orang tua memarahi anaknya? Ketika ingin menanamkan hal-hal positif pada anak, mana yang lebih baik: dengan cara marah atau dengan sentuhan kasih sayang?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;Ida S Widayanti/ Suara Hidayatullah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-882568596290478375?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/882568596290478375/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/02/marah-merusak-sel-otak_16.html#comment-form' title='26 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/882568596290478375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/882568596290478375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/02/marah-merusak-sel-otak_16.html' title='MARAH MERUSAK SEL OTAK'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>26</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-4885103695543405401</id><published>2010-02-11T14:06:00.002+08:00</published><updated>2010-02-11T14:42:04.340+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hadits'/><title type='text'>TIDUR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wb8eudM1QJs/ScNUNYdKbYI/AAAAAAAAAB4/VMPXVP6sv5w/s320/bayi-tidur.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 157px; height: 158px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wb8eudM1QJs/ScNUNYdKbYI/AAAAAAAAAB4/VMPXVP6sv5w/s320/bayi-tidur.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya manusia tidur bagaikan mati, funsi-funsi jiwanya bagaikan tidak bekerja. Tetapi bagi sebagian orang, tidur merupakan saat aktivitas spriritual justru meningkat. Sehingga ketika bangun bukan hanya tubhnya yang segar, tapi juga jiwanya. Orang-orang sholeh bahkan sering mendapat ilham (ruya al-haq) justru ketika sedang tidur.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini ada beberapa etika agar tidur kita menjadi barokah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tidur Cepat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;    Menurut ‘Aisyah  Radhiyallhu ‘Anha, Rasulullah Shallahu 'Alaihi Wa Sallam  selalu mulai tidur di awal malam. Kata ‘Aisyah," Nabi Shallahu 'Alaihi Wa Sallam biasa tidur pada awal malam dan bangun di sepertiga akhir malam lalu beliu sholat." (muttafaqun ‘laihi)&lt;br /&gt;Perlu diingat, Rasulullah Shallahu 'Alaihi Wa Sallam tidak tidur melainkan setelah isya. Dikemukakan oleh Abu Barzah Radhillahu ‘anhu,  " Rasulullah Shallahu 'Alaihi Wa Sallam tidak menyukai tidur seblum isya’ dan berbincang sesudahnya." (Riwayat Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dalam Keadaan Berwudhu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda,"Apabila engkau tidur, berwudhulah seperti berwudhu untuk sholat."(Muttafaq ‘Alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berbaring Di Atas Lambung Kanan Berantal Tangan Kanan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"Kemudian tidurlah di atas bahumu sebelah kanan,"(Muttafaq ‘Alah). Sebagaimana diconthkan Rasulullah Shallahu 'Alaihi Wa Sallam , kemudian boleh beralih di atas lambung kiri dan berbantalkan tangan kiri.&lt;br /&gt;"Apa bila Rasulullah Shallahu 'Alaihi Wa Sallam telah berada di tempat tidurnya, beliau tidur di atas bahu sebelah kanan." (Riwayat Bukhori)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hindari Posisi Yang Membahayakan Kesehatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Misalnya terlalu lama tidur dengan tengkurap. Ya’isy bin Thikhfah Al-Gifhari Radhiyallahu ‘Anhu meriwayatkan dari ayahnya,"Ayahku berkata: ketika aku sedang tidur tengkurap di dalam masjid, tiba-tiba ada seseorang menggerak-gerakkan aku dengan kakinya, seraya berkata,’Sesungguhnya ini adalah tidur yang dimurkai ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala’ Lalu akupun melihat, ternyata dia adalah Rasulullah Shallahu 'Alaihi Wa Sallam ."(Riwayat Abu Dawud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sebelum Tidur Membaca Beberapa Ayat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Begitulah Rasulullah Shallahu 'Alaihi Wa Sallam mengajarkan. Dari ‘Aisyah ia berkata,"Apabila Rasulullah Shallahu 'Alaihi Wa Sallam hendak tidur, beliau meniup kedua tangannya dan membaca al-muawwidzat (Al-Ikhlas,Al-Falaq,An-Naas, lalu beliu mengusap badannya dengan kedua tangannya."(Riwayat Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berdo’a&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tentu dengan doa yang diajarkan Rasulullah Shallahu 'Alaihi Wa Sallam ,"Bismika Allahumma Ahya wa amutu"( Dengan nama-Mu Ya ALLAH aku hidup dan aku mati).(Riwayat Bukhori).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jika Mimpi Buruk, Terkejut atau Takut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bila mengalami hal demikian disunnahkan membaca do’a: "A’udzu bi kalimatillahi tammati min ghodhobihi wa ‘iqabihi wa syarri’ibadihi min hamazatitsyaithoni an-yahdurun. ( Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya dan dari siksa-Nya, dari kejahatan hamba-hamba-Nya dan ari segala gangguan syaitan yang mendatangiku." (Riwayat Abu Dawud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Memeriksa tempat Tidur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda,"Apabila salah seorang di antaramu hendak menempati tempat tidurnya, hendaklah mengambilkainnya, memeriksa alasnya, dan bacalah bamalah, karena ia tidak mengetahui apa yang ditinggalkan di tempat tidurnya setelah ia pergi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Muhasabah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Melakukan muhasabah (evaluasi diri) tentang apa yang telah dilakukan selama ini, baik perbuatan maupun perkataan, untuk kemudian segera bertaubat, mohon ampunan atas segala kesalahan. Siapa tahu saat itu adalah tidur kita yang terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allohu A'lam... &lt;/span&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-4885103695543405401?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/4885103695543405401/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/02/tidur.html#comment-form' title='15 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/4885103695543405401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/4885103695543405401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/02/tidur.html' title='TIDUR'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wb8eudM1QJs/ScNUNYdKbYI/AAAAAAAAAB4/VMPXVP6sv5w/s72-c/bayi-tidur.gif' height='72' width='72'/><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-7562932687991681512</id><published>2010-02-04T05:42:00.011+08:00</published><updated>2010-02-10T08:24:16.059+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='download'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>Nama Islami</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/S3H6ngIfECI/AAAAAAAAAIo/oDbzKYvuNjc/s1600-h/little-baby-art-021.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 174px; height: 156px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/S3H6ngIfECI/AAAAAAAAAIo/oDbzKYvuNjc/s320/little-baby-art-021.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5436401781760266274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Nama yang baik dan Islami sangat penting. Nama juga bisa menjadi doa bagi yang punya nama.&lt;br /&gt;Saya teringat beberapa pengalaman saya waktu sering jalan dulu.&lt;br /&gt;Pernah suatu ketika saya sampe di suatu kampung untuk suatu keperluan .&lt;br /&gt;Kemudian berkenalan  dengan salah seorang penduduk kampung tersebut. &lt;span class="fullpost"&gt;Yang menarik plus bikin saya kaget waktu orang itu memperkenalkan dirinya dengan nama "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mujrimin&lt;/span&gt;" ( Pendosa ). Waktu itu saya jadi penasaran orang ini dengan nama seperti itu dia tau ga'k ya makna dari namanya itu, waktu saya tanya masalah namanya itu, dia bilang dia tidak tau artinya. katanya orang tuanya terpakasa kasi nama seperti itu karena konon sebelum make nama itu orang itu sering sakit-sakitan sampai namanya di ganti Mujrimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini sudah pasti faktor ilmu menurut saya sangat mempengaruhi terhadap pemberian nama seseorang. Seandainya Dia mengerti akan arti sebenarnya dari "mujrimin" saya yakin dia ga bakalan pake nama itu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira pekan lalu (liat tanggal posting) saya di datangi oleh seorang teman saya. Dia minta nama-nama islami buat anaknya yang sudah 10 hari lahir tapi belum dikasi nama. he he he ksian dia. Datang dengan wajah bingung. Alhamdulillah Dulu saya sempat koleksi nama-nama islami unutk anak saya yang pertama dulu. entah dulu dapet dari mana (lupa dolot darimana) yang jelas file itu sempat saya cd kan.  Waktu itu langsung saja saya file itu saya print. heheh lumayan sekitar 23 halaman lebih. sekarang giliran dia yang bingung mau pilih nama yang mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang jadi terpikir untuk sharing file itu kali aja ada yang nyari.&lt;br /&gt;kalo mau donlot langsung aja pake link itu&lt;a href="http://www.4shared.com/file/214562837/c28975b/Nama_Islami.html"&gt;  disini&lt;/a&gt; .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan ada manfaatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-7562932687991681512?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/7562932687991681512/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/02/nama-islami.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/7562932687991681512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/7562932687991681512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/02/nama-islami.html' title='Nama Islami'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/S3H6ngIfECI/AAAAAAAAAIo/oDbzKYvuNjc/s72-c/little-baby-art-021.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-981470129984912913</id><published>2010-02-02T06:05:00.004+08:00</published><updated>2010-02-02T06:56:32.213+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peringatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='seks'/><title type='text'>TELANJANG KOK BANGGA..!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/S2daCzwpcAI/AAAAAAAAAII/QBZHMExN_lg/s1600-h/No_Nude.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 167px; height: 167px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/S2daCzwpcAI/AAAAAAAAAII/QBZHMExN_lg/s320/No_Nude.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5433410479746281474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Saat ini, menyaksikan gadis-gadis berpakaian seksi adalah pemandangan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka, remaja-remaja muslimah, tidak risih lagi bercelana pendek dan kaos ketat untuk keluar rumah. Busana muslimah hanya untuk menghadiri pengajian, atau acara kematian . Setelah pulang tak ada bekasnya..&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dulu, hanya wanita nakal yang tidak malu keluar rumah dengan pakaian seperti itu. Namun sekarang, para remaja justru bangga ketika bisa tampil dengan mengumbar auratnya. Apalagi,  bila ia memiliki kulit putih mulus, seperti bintang iklan sabun di televisi. Memang, propaganda media yang jor-joran megumbar kecantikan aurat wanita sangat berpengaruh terhadap makin terbukanya penampilan remaja muslimah saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu model pakaian panjang tetapi sangat ketat pun makin digandungi. Dari anak-anak, remaja sampai ibu-ibu banyak yang mengenakannya. Bukannya aurat tertutup , tapi malah terkesan  ditonjolkan detail lekuk tubuhnya. Sungguh sangat jauh  dari busana syar’i yang harus longgar, tidak transparan dan menutup aurat kecuali wajah dan telapak tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak takukah mereka dengan ancaman Rasulullah Shallahu 'Alaihi Wa Sallam, "Para wanita yang berpakaian tetapi (pada hakekatnya) telanjang, lenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta, mereka tidak akan masuk syurga dan tidak mencium semerbak harumnya." (Riwayat Abu Daud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhirat, mereka tidak akan mencium wanginya syurga, apalagi memasukinya!. Sedangkan di dunia, cara berpakaian seperti itu secara ilmiah terbukti merugikan kesehatan. Penelitian Ilmiah kontemporer telah menemukan perempuan yang tidak berjilbab atau berpakaian tetapi ketat atau transparan sangat beresiko terkena penyakit kanker ganas MILANOMA. Majalah kedokteran Inggris melansir hasil penelitian ini dengan mengutip beberapa fakta, di antaranya maraknya kanker ganas MILANOMA pada usia dini, yang semakin bertambah dan menyebar sampai di kaki. Penyebabnya, sengatan ultra violet dari matahari dalam waktu lama di sekujur pakaian yang ketat selama bertahun-tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang muncul pertama kali adalah bulatan berwarna hitam agak lebar, terkadang berubah bulatan kecil saja.  Kebanyakan di daerah kaki atau betis,  juga di sekitar mata; kemudian menyebar ke seluruh  bagian tubuh disertai pertumbuhan di daerah-daerah yang bisa terlihat, pertautan limpa (daerah di atas paha) dan menyerang darah, dan menetap di hati dan merusaknya. Na’udzubillah ...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi berbahagialah, jika kamu telah berpakaian syar’i !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(El fata)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-981470129984912913?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/981470129984912913/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/02/telanjang-kok-bangga.html#comment-form' title='28 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/981470129984912913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/981470129984912913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/02/telanjang-kok-bangga.html' title='TELANJANG KOK BANGGA..!'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/S2daCzwpcAI/AAAAAAAAAII/QBZHMExN_lg/s72-c/No_Nude.gif' height='72' width='72'/><thr:total>28</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-1418247473003028298</id><published>2010-01-21T08:34:00.005+08:00</published><updated>2010-01-21T13:37:16.085+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peringatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='seks'/><title type='text'>KACA MATA IBLIS : GAY Bisa Lebih Sholeh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/S1fkuT9Ul0I/AAAAAAAAAH4/YzSFKjXOIHg/s1600-h/anti_gay.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 195px; height: 195px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/S1fkuT9Ul0I/AAAAAAAAAH4/YzSFKjXOIHg/s320/anti_gay.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5429059360101013314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setiap Kali ada orang atau kelompok masyarakat yang mau menjalankan ajaran Islam ada saja yang menghalangi, melontarkan tuduhan miring dan memusuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat orang  menjalankan syari'at Islam, maka muncul tuduhan melanggar HAM,  kekerasan terhadap kaum wanita, dan sejenisnya. Sebaliknya, perbuatan dosa dan maksiat malah didukung dan dibela-bela.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebuah ajaran inti yang selalu diturunkan oleh iblis La’natullah ‘Alaihi  dari generasi ke kenerasi adalah " halalkan yang diharamkan oleh ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala, dan haramkan yang dihalakan." Prisnsip ini dengan sukses diusung oleh para pengikut paham iblis hingga di zaman ini. Berbagai perkara yang halal diharamkan dan haram, dosa di halalkan atau dilegalkan bahkan didukung. Dosa ini dianggap sebagai hak pribadi setiap orang. Seks bebas, selingkuh, hubungan di luar nikah, dan homoseksual bagi mereka adalah suatu yang legal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dukung Perbuatan kaum Luth&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebut saja di antara contohnya, beberapa waktu yang lalu ( 11/09/09 ) mahasiswa Fakultas Adab Jurusan Sejarah dan Pemikir Islam ( SPI ) - IAIN Sunan Ampel Surabaya menggelar seminar bertajuk "Nikah Yes ! Gay Yes !", bertempat di gedung Self Access Center (SAC) IAIN Sunan Ampel Surabaya. Dari Judulnya saja sudah bisa di tebak bahwa acara ini pasti akan membela kaum gay, perilaku homoseksual secara mati-matian. Acara tersebut menghadirkan pembicara seorang pelaku gay dan seorang dosen dari sebuah Institut Islam di Situbondo. Seorang dosen Sosiologi IAIN Sunan Ampel yang dianggap sebagai dalang di balik acara ini bahwa mengatakan, "Melihat kaum gay harus dari berbagai kacamata. Melihat dari satu kacamata (Agama) hanya menimbulkan ketidak adilan kepada mereka. Dia menilai, kaum gay memiliki sisi yang bagus, sholeh secara social. Keberadaannya tidak mau meresahkan orang apalagi meruguikan orang lain. Bahkan terkadang lebih sholeh dalam hal tersebut dari pada muslim bukan gay." Sudah barang tentu apa yang di katakan dosen ini tidak benar. Karena dosa perbuatan kaum luth, homoseksual hanya dianggap sholeh oleh Iblis La'natullah 'Alaihi dan pengikutnya saja. Mereka jelas tidak akan resah dengan kemaksiatan besar sekalipun. Sedangkan menurut ajaran Islam, gay, lesbi dan homo seksual akan tetap haram dan meresahkan hingga akhir zaman.&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; (El Fata)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau mungkin ada bertanya GAY itu sebenarnya hukumnya apa sih..?&lt;br /&gt;Untuk masalah itu silahkan lihat langsung &lt;a href="http://www.hidayatullah.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Anasional&amp;amp;id=9826%3Ahukum-gay-tak-sama-dengan-onani&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=65"&gt;di sini&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa menunjukkan kepada kita semua jalan yang diridhoi-NYa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-1418247473003028298?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/1418247473003028298/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/01/kaca-mata-iblis-gay-bisa-lebih-sholeh.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/1418247473003028298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/1418247473003028298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/01/kaca-mata-iblis-gay-bisa-lebih-sholeh.html' title='KACA MATA IBLIS : GAY Bisa Lebih Sholeh'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/S1fkuT9Ul0I/AAAAAAAAAH4/YzSFKjXOIHg/s72-c/anti_gay.gif' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-6097424147100056844</id><published>2010-01-14T10:01:00.003+08:00</published><updated>2010-01-14T10:09:54.600+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Sehat Tanpa Pacaran</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/S058rkPDW5I/AAAAAAAAAHw/K7pNJzbM4hY/s1600-h/dilarang-pacaran.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 201px; height: 181px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/S058rkPDW5I/AAAAAAAAAHw/K7pNJzbM4hY/s320/dilarang-pacaran.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5426411688931056530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Masih kecil jangan pacaran", begitu para orang tua jama dahulu menasehati anak-anak mereka. Tentu saja bukan dimaksudkan jika  sudah besar dibolehkan. Mungkin maksudnya, jika sudah dewasa dan sudah siap bersegera saja menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, rupanya nasehat orang tua jaman dahulu kini dibenarkan oleh para peneliti modern. &lt;span class="fullpost"&gt;Dalam temuan terbaru menunjukkan, semakin dini seseorang menjalin cinta semakin besar resiko beban kejiwaan. Termasuk beresiko sakit hati, depresi dan bahkan sakit-sakitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian yang ditulis dalam Journal Of Pain, Peneliti dari Universite de Montreal, University Hospita Center  dan Mc Gill University menemukan bahwa anak remaja yang mulai pacaran sejak usia dini lebih banyak mengalami sakit kepala, perut dan pinggang. Mereka juga dilaporkan lebih banyak mengalami depresi  di banding rekan rekan seusianya yang belum pernah pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Isabelle Tremblay, seorang peneliti dari Universite de Montreal serta Dr.  Michael Sullivan, seorang professor psikologi dari Mc Gill University telah melakukan studi untuk mengetahui pengaruh  menjalin hubungan sejak dini terhadap kesehatan seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak  382 pelajar remaja berumur rata-rata 12 hingga 17 tahun di Kanada di rekrut sebagai partisipan penelitian. Mereka diminta untuk mengisi kuesioner tentang frekuensi dan intensitas mengalami gangguan emosi serta fisik dan juga usia awal mengenal cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya, seseorang yang mengenal cinta lebih dini cenderung menjadi pribadi yang rapuh, sakit-sakitan, merasa tidak aman dan mudah depresi. "Gejala itu berkembang  dai sejak masih kanak-kanak, lalu remaja dan akhirnya ketika dewasa," ujar Sullivan seperti  dilansir www.sciencedaily.com, Kamis, 26 November 2009 lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peneliti belum sepenuhnya mengerti mengapa hal itu bisa terjadi. Namun kesimpulan yang dinyatakan peneliti adalah, sesorang yang menjalin hubungan sejak dini, contohnya remaja, akan memiliki alarm rasa sakit yang lebih tinggi, terutama jika remaja itu menjalin hubugan yang buruk dengan pasangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu di sisi lain, mereka yang belum menjalin cinta pada usia dini cenderung lebih ekspresif dan lebih banyak bersosialisasi dengan teman-teman lainnya tanpa harus sedih atau mengalami depresi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah agar anak Anda tidak mudah depresi, hindarkan mereka dari mengenal pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Cholis Akbar/Suara Hidayatullah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-6097424147100056844?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/6097424147100056844/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/01/sehat-tanpa-pacaran.html#comment-form' title='19 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/6097424147100056844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/6097424147100056844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/01/sehat-tanpa-pacaran.html' title='Sehat Tanpa Pacaran'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/S058rkPDW5I/AAAAAAAAAHw/K7pNJzbM4hY/s72-c/dilarang-pacaran.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>19</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-7449274701512381538</id><published>2010-01-06T10:32:00.002+08:00</published><updated>2010-01-06T10:52:28.237+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='amal'/><title type='text'>Esensi Kesinambungan Amal</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i14.photobucket.com/albums/a319/amar_kun/The_Tree_by_JaneDoe87.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 143px; height: 128px;" src="http://i14.photobucket.com/albums/a319/amar_kun/The_Tree_by_JaneDoe87.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kesinambungan amal begitu ditekankan dalam Islam agar kontak batin (ittishal ruhi) dengan ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala terus terjalin. Kesinambungan amal akan mengangkat derajat pelakunya, menghapus dosannya dan mengangkat kesulitan septi kisah tiga orang yang terjebak dalam gua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jika amal sudah berkesinambungan, ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala tidak akan menelantarkan kita sendirian dalam mengarungi hidup. ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala tidak akan membiarkan kita hanyut terbawa syahwat, syubhat dan ghoflah, sekalipun dalam sekejap. Dengan memperbanyak amal shalih, dinamika kehidupan kita akan terkontrol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Yang mebolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku dalam agama-Mu (Riwayat Abu Daud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup ini begitu singkat. Paling hanya 60 tahun hingga 70 tahun saja. Sedikit sekali oaring yang berumur lebih dari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kita melangkahkan kaki setapak demi setapak, menata amal hari demi hari, sempatkanlah untuk menengok sejenak ke belakang. Sudah berapa jauh perjalanan yang sudah kita tapaki? Adakah jaminan kita akan sampai finish dengan selamat tanpa aral melintang??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALLAH, tolonglah hamba-Mu agar tidak celaka  di tengah jalan, bertemu dengan-Mu tanpa persiapan yang matang, menghadap kepada-Mu dengan  suul khatimah. Na’udzu billah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALLAH, betapa sering kami mabuk melihat jabatan, ilmu , pengaruh harta dan amal dan akhirnya mabuk melihat kehbatan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ampuni kami Ya ALLAH....!!!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-7449274701512381538?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/7449274701512381538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/01/esensi-kesinambungan-amal.html#comment-form' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/7449274701512381538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/7449274701512381538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/01/esensi-kesinambungan-amal.html' title='Esensi Kesinambungan Amal'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-4770974322355155275</id><published>2010-01-06T09:57:00.005+08:00</published><updated>2010-01-06T10:43:07.096+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='amal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ajakan'/><title type='text'>Sibuklah dengan amal baik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://warungbaca.files.wordpress.com/2009/05/sujud-011.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 208px; height: 140px;" src="http://warungbaca.files.wordpress.com/2009/05/sujud-011.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Semua potensi diri harus kita gali maksimal untuk taat kepada-Nya. Jika kita sibuk dengan amal shalih, maka kebathilan tak akan diberi peluang untuk hadir, nafsu idak sempat bergerak untuk memainkan perannya, karena amal baik dan buruk tidak akan mungkin muncul secara bersamaan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);font-family:VERDANA,ARIAL,HELVETICA;font-size:180%;"  &gt;مَّا جَعَلَ اللَّهُ لِرَجُلٍ مِّن قَلْبَيْنِ فِي جَوْفِهِ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CTATAUS%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"\(normal text\)"; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-alt:"Times New Roman"; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:auto; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:HQPB4; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face 	{font-family:HQPB5; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face 	{font-family:HQPB1; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face 	{font-family:HQPB2; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"Allah sekali-kali tidak menjadikan bagi seseorang dua buah hati dalam rongganya"&lt;/span&gt;(Al-Ahzab : 4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kebenaran tertanam kuat dalam diri, kebathilan pasti akan sirna. Imam syafi’i menasehati :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika engkau tidak menyibukkan diri dengan kebenaran, maka dirimu akan disibukkan dengan yang bathil, (lihat Jaddid Hayataka, Syekh Muh.Al-Ghozali)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama dahulu memiliki amalan tertentu yang rutin dilakukan agar bisa menjaga stamina ruhaninya. Amalan yang dikerjakan secara rutin akan menyegarkan hidup, menjauhkan diri dari ketegangan. Belenggu duniawi tidak sampai mengikat dirinya. Kebekuan hubungan antar sesame menjadi cair. Pikiran dan perasaan menjadi ceria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita kalkulasi diri kita secara jujur, berapa banyak kesempatan yang kita manfaatkan untuk melaksanakan ibadah ? Yakinkan kita bahwa apa yang telah kita laksanakan selama ini akan menyelamatkan kita dari jilatan api neraka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering terjadi pada umur yang panjang masanya, tetapi sedikit manfaatnya. Adapula umur yang pendek waktunya, tapi panjang manfaatnya (Ibnu Athaillah, Al-Hikam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sebaik-baik manusia yang panjang umurnya dan semaik berkualitas amal shalihnya.&lt;/span&gt; (Al - Hadits)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah , manusia yag paling jelek adalah manusia yang semakin berkurang usianya namun tidak berkembang ilmunya, tidak meningkat ibadah dan amal shalihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu A’lam.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-4770974322355155275?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/4770974322355155275/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/01/sibuklah-dengan-amal-baik.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/4770974322355155275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/4770974322355155275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2010/01/sibuklah-dengan-amal-baik.html' title='Sibuklah dengan amal baik'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-2577178179236214018</id><published>2009-12-08T15:10:00.001+08:00</published><updated>2009-12-08T16:12:45.094+08:00</updated><title type='text'>Congkak Berujung Binasa</title><content type='html'>ALLAH Maha Mengetahui bagaimana isi hati hamba-Nya. ALLAH Maha Mendengar stiap ucapan Hamba-Nya, dan ALLAH Maha Kuasa untuk menghinakan hamba-Nya yang telah berlaku sombong dan menghina ALLAH. Hati-hati jangan sampai anda berlaku sombong kepada ALLAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini terjadi di UNiversitas ‘Ain Syams, Fakultas Pertanian di  Mesir. Sebuah kisah yang amat terkenal.&lt;br /&gt;Pada Tahun 50-an masehi, di sebuah halaman salah satu fakultas berdirilah seorang mahasiswa sembari memegang jamnya dan membelalakkan matanya, lalu berteriak lantang, “Jika memang ALLAH ada, maka silahkan Dia mencabut nyawa saya satu jam dari sekarang!!”&lt;span class="fullpost"&gt; Hatinya dipenuhi kecongkakandan ia menantang kekuasaan ALLAH. Ia ingin menunjukkan kepada orang banyak bahwa ALLAH tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan kejadian yang langka. Banyak mahasiswa dan dosen di kampus tersebut menyaksikan peristiwa itu. Menit demi menit pun berjalan dengan cepat hingga tibalah menit ke-enampuluh dari ucapan sang mahasiswa tersebut. Mengetahui belun ada gejala apa-apa dari ucapannya, sang mahasiswa ini berkacak pinggang, penuh dengan kesombongan dan tantangan sembari berkata pada rekan-rekannya, “Bagaimana pendapat kalian, bukankah jika memang ALLAH ada sudah pasti DIA mencabut nyawaku?” Makin mengelegak kecongkakannya, makin menggelora kedurhakaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para mahasiswa pun pulang ke rumah masing-masing. Berbagai macam tanggapan mereka. Di antara mereka ada yang tergoda bisikan syaithan sehingga beranggapan, “Sesungguhnya ALLAH hanya menundanya karena hikmah-Nya di balik itu.” Akan tetapi  ada pula di antara mereka yang menggeleng-geleng kepala dan mengejeknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara si mahasiswa yang lancang tadi pulang ke rumahnya dengan penuh keceriaan, berjalan dengan angkuh seakan dia telah membukikan dengan dalil logika yang belum pernah di lakukan oleh siapapun sebelumnya, bahwa ALLAH  benar-benar tidak ada. Bahwa manusia diciptakan secara serampangan, tidak mengenal Rabb, tidk ada hari kebangkitan dan hari hisab. Dia masuk rumah dan rupanya ibunya sudah menyiapkan makan siang untuknya. Sedangkan ayahnya sudah menunggu sembari duduk di hadapan hidangan. Karenanya mahasiswa itu pun bergegas sebentar ke westafel di dapur. Dia berrdiri di situ sembari mencuci muka dan tangannya, kemudian mengelapnya dengan tissue. Tatkala sedang dalam kondisi demikian, tiba-tiba dia terjatuh dan tersungkur di situ, lalu tidak bergerak lagi untuk selama-lamanya. Mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah … dia benar sudah tidak bernyawa lagi. Ternyata, dari hasil pemerikasaan dokter, di ketahui bahwa sebab kematiannya adalah air yang masuk ke telinganya…!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai hal ii Dr.’Abdu Razzaq Nawfal- Rahimullah- berkata , “Allah hanya menghedaki dia mati seperti keledai !”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui berdasarkan penelitian dan pengalaman bahwa bila air masuk ke telingan keledai atau kuda, maka seketika ia akan mati ?!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah begitu besar kekuasaan ALLAH.  Maka takutlah ke pada ALLAH. Semoga kita semua menjadi semakin taat kepada ALLAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amiiinn…!!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-2577178179236214018?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/2577178179236214018/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/12/congkak-berujung-binasa.html#comment-form' title='25 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/2577178179236214018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/2577178179236214018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/12/congkak-berujung-binasa.html' title='Congkak Berujung Binasa'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>25</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-7395174708693100267</id><published>2009-11-17T08:00:00.006+08:00</published><updated>2010-01-06T15:17:23.962+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peringatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kiamat'/><title type='text'>2012  Kiamat ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://fenomenous.files.wordpress.com/2009/11/kiamat-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 255px; height: 183px;" src="http://fenomenous.files.wordpress.com/2009/11/kiamat-1.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin tengah asik makan siang ( asik cerita sambil makan sebelum waktu zhuhur ) saya tertarik dengan cerita seorang teman. Katanya anaknya pernah tanya ke dia dengan pertanyaan yang cukup mengejutkan sekaligus mengundang  rasa prihatin saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Abi, katanya tahun 2012 akan terjadi kiamat, bener ga bi?" tanya anak teman saya. Belum sempat di jawab si anak nanya lagi: " kalo gitu abi beli pesawat donk atau sewa pesawat, supaya kalo kiamatnya bener² terjadi kita bisa lari pake pesawat. Kan ngerituh bi kalo kiamatnya sampe terjadi.!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternya si anak abis nonton Film yang berjudul 2012. Saya jadi tertarik untuk surfing dengan kata kunci 2012, Hasilnya &lt;span style="visibility: visible;" id="main"&gt;&lt;b&gt;269,000,000 &lt;/b&gt;hasil pencarian oleh om google&lt;/span&gt;. Konon Tahun 2012 di ramalkan akan terjadi kiamat oleh bangsa maya. Tapi yang jelas hal ini adalah sesatu yang wajib untuk kita ingkari sebagai orang Muslim. Kalo Datangnya Hari kiamat Wajib kita Yakini.  Saya melihat adanya usaha pengrusakan aqidah oleh orang kafir terhadap Ummat Islam di seluruh dunia lewat Film ini ( Allaahu A'lam )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat Posting saya ingin mengajak pembaca semua ( Internet user, khususnya Ummat Islam di seluruh dunia ) untuk sama-sama tidak percaya akan ramalan itu. Biar bagaimana pun kiamat tidak akan terjadi sebelum munculnya tanda-tanda kiamat.&lt;br /&gt;Detail Tanda-tanda Kiamat klik---&gt; &lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2007/tanda-tanda-kiamat/"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala Menyempurnakan Iman dan Amalan kita semua Amiin.. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-7395174708693100267?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/7395174708693100267/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/11/2012.html#comment-form' title='32 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/7395174708693100267'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/7395174708693100267'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/11/2012.html' title='2012  Kiamat ?'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>32</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-5374152556911467670</id><published>2009-11-02T07:28:00.000+08:00</published><updated>2009-11-02T08:28:09.799+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Poligami Bikin Pria Panjang Usia?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/Su4dt89wQ5I/AAAAAAAAAHI/Kt0BUjqwZUU/s1600-h/POLIGAMI.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 193px; height: 121px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/Su4dt89wQ5I/AAAAAAAAAHI/Kt0BUjqwZUU/s320/POLIGAMI.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399285678560265106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kemarin seperti biasa saya surfing untuk baca artikel-artikel menarik, sekalian buat nambah ilmu dan wawasan. Dan ternyata saya menjumpai sebuah artikel yang sangat menarik perhatian saya, saya yakin artikel ini bakalan ga disukai oleh kebanyak perempuan khususnyakaum feminis. Isi Artikelnya seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Poligami yang benar bisa memperpanjang usia laki-laki dan tidak menekan wanita, tapi justru membuat marah kaum feminis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hidayatullah.com&lt;/span&gt;--Ingin hidup sedikit lebih lama? Carilah istri kedua. Begitu rekomendasi sebuah penelitian yang menemukan bahwa laki-laki yang menikah lebih dari satu kali atau berpoligami, cenderung berusia lebih panjang daripada mereka yang monogami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menghitung perbedaan sosioekonomi, ditemukan bahwa pria berusia lebih dari 60 tahun dari 140 negara yang melakukan praktek poligami dalam berbagai tingkatan, rata-rata hidupnya 12% lebih lama dibandingkan dengan pria yang berasal dari 49 negara yang cenderung berbudaya monogami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian Virpi Lummaa, seorang pakar ekologi di Universitas Sheffield Inggris, sepertinya menjawab pertanyaan yang cukup membingungkan di dunia biologi manusia, yaitu mengapa laki-laki dan perempuan bisa hidup begitu lama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk wanita, sudah sejak lama diketahui bahwa faktor pendukungnya antara lain adalah "efek nenek". Di mana wanita yang telah menopause bertahan hidup lebih lama, karena mereka bisa bermain-main, merawat dan memanjakan cucunya, seperti yang ditunjukkan dari hasil penelitian di India.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk laki-laki, sebagian besar peneliti percaya bahwa faktor yang membuat hidup lebih lama sepertinya adalah bersifat fisik, bukan emosional. Tidak seperti perempuan, mereka bisa bereproduksi hingga usia 60-an atau bahkan 70-80-an tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lummaa dan koleganya Andy Russell ingin mengetahui, apakah ada faktor lain--seperti halnya "efek nenek"--berlaku untuk laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menganalisa data dari 25.000 orang Finlandia pada abad 18 dan 19 yang tidak melakukan kontrasepsi dan hidup dalam aturan gereja Lutheran yang ketat memberlakukan monogami, mereka tidak menemukan jawaban. Tidak ada tanda-tanda "efek nenek" pada pria di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian mereka mengalihkan perhatiannya dengan membandingkan usia, yaitu antara laki-laki yang berasal dari bangsa-bangsa yang melakukan poligami dengan laki-laki yang berasal dari bangsa monogami. Cakupan penelitian mereka perluas ke 189 negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menggunakan data yang berasal dari WHO, mereka merangking bangsa-bangsa itu dalam skala 1 hingga 4, dari yang sangat ketat melakukan monogami hingga yang sangat poligami. Mereka juga menghitung masalah gizi dan perbedaan lain yang terdapat di antara negara maju dengan negara yang kurang maju, seperti pendapatan nasional dan pendapatan rata-rata perkapita, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika lamanya usia wanita menjadi alasan pria juga hidup lebih lama, dalam kasus seperti itu, maka penelitian mengatakan bahwa usia pria yang monogami hampir sama dengan pria yang poligami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, penelitian itu menemukan bahwa menjadi ayah atas lebih banyak anak dan lebih banyak istri adalah yang menjadi alasan mengapa pria bisa bertahan hidup lebih lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lummaa menyatakan, penelitian yang pernah dipresentasikan di pertemuan tahunan International Society for Behavioral Ecology pada pertengahan Agustus 2008 itu, bukan untuk membuktikan sebuah kebodohan. Mereka memberikan skor rendah untuk monogami karena mereka bekerja melakukan penelitian dengan cara melihat pola pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chris Wilson, seorang pakar antropologi evolusi dari Universitas Cornell, Itacha, New York, menilai penelitian itu memiliki sebuah "hipotesis valid dan perkiraan yang baik."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagi saya tidak mengejutkan jika pria dari lingkungan itu (poligami) hidup lebih lama daripada mereka yang berasal dari lingkungan monogami, di mana jika mereka telah menduda, maka tidak ada lagi yang merawat mereka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wanita tidak tertekan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu berdasarkan penelitian Angela Campbell, profesor hukum dari Universitas McGill, ditemukan bahwasanya wanita-wanita yang dipoligami tetap memiliki kekuatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Campbell, yang dikenal sebagai seorang intelektual sekular yang sangat teliti dan tidak mendukung poligami itu, terjun langsung ke dalam komunitas Bountiful di Kanada yang melakukan praktek poligami. Komunitas yang bermukim di Creston, dekat perbatasan Amerika Serikat itu, terdiri dari sekitar 1.000 orang pengikut Fundamentalist Church of Jesus Christ of Latter Day Saints.  Di sana ia melakukan penelitian dan wawancara langsung dengan para wanita yang dipoligami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebuah tempat yang sangat menarik dan menakjubkan," katanya. "Sangat kompleks. Sangat beragam."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian yang telah dipublikasikan awal tahun ini tersebut menunjukkan bahwa "wanita-wanita di sana masih memegang otoritas yang cukup besar dalam kehidupan perkawinan mereka, keluarga, dan masyarakatnya." Meskipun tingkatannya tidak selalu sama antara wanita satu dengan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita di sana tidak dicuci otaknya, tidak disetir layaknya mesin agar jadi penurut, sehingga harus membutuhkan pertolongan (karena tertekan). Tidak seperti yang digambarkan oleh media, demikian kata Prof. Campbell.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitan Campbell itu menuai kritik, terutama dari kaum feminis, mulai dari reaksi yang ringan hingga penuh kemarahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya menerima beberapa email penuh kebencian," kata pakar hukum lulusan Harvard yang menikah dan memiliki beberapa anak itu. [di/ns/np/&lt;a href="http://www.hidayatullah.com/"&gt;www.hidayatullah.com&lt;/a&gt;]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-5374152556911467670?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/5374152556911467670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/11/poligami-bikin-pria-panjang-usia.html#comment-form' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/5374152556911467670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/5374152556911467670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/11/poligami-bikin-pria-panjang-usia.html' title='Poligami Bikin Pria Panjang Usia?'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/Su4dt89wQ5I/AAAAAAAAAHI/Kt0BUjqwZUU/s72-c/POLIGAMI.gif' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-3871263293578518749</id><published>2009-10-31T07:58:00.000+08:00</published><updated>2009-10-31T08:50:35.050+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peringatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Apakah Kaum Muslim Perlu Merayakan Halloween?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SuuIRl8UBXI/AAAAAAAAAHA/f5kWmVLzzhs/s1600-h/halloween.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 161px; height: 151px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SuuIRl8UBXI/AAAAAAAAAHA/f5kWmVLzzhs/s320/halloween.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5398558414157907314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Barangsiapa berdiam negeri orang asing, lalu membuat festival menyerupai mereka hingga dia mati, kelak dia akan dikumpulkan pada hari kiamat bersama mereka&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hidayatullah.com&lt;/span&gt;--Sebentar lagi akan memasuki akhir bulan Oktober. Sebagaimana biasa dalam tradisi Barat, malam tanggal 31 Oktober dirayakan pesta Halloween. Pada hari ini anak-anak berpakaian aneh-aneh dan seram. Mereka berkeliling dari pintu ke pintu meminta permen atau coklat, sambil berkata "beri kami permen atau kami jahili."&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Halloween atau Hallowe’en adalah tradisi perayaan malam tanggal 31 Oktober, dan terutama dirayakan di Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halloween berasal dari tradisi masyarakat Celtic—yang dulu mendiami Irlandia, Skotlandia, dan daerah sekitarnya—yang percaya kalau pada hari terakhir bulan Oktober, para arwah gentayangan di bumi. Tapi tradisi ini sebenarnya telah berpulang lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar abad pertama Masehi, masyarakat Celtic ditaklukkan oleh warga Romawi, yang kemudian menambahkan kebudayaan mereka ke dalam tradisi Halloween. Mereka menambahkan dua festival bernama Feralia, diperuntukkan untuk menghormati mereka yang telah meninggal, dan Pomona, yaitu festival untuk merayakan musim panen, diambil dari nama seorang dewi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar abad ke-8, gereja Katolik mulai merayakan tanggal 1 November sebagai hari untuk menghormati para santo dan santa yang tidak memiliki hari perayaan khusus. Maka mulailah tradisi bahwa misa yang diadakan pada hari itu disebut Allhallowmas, yang berarti misa kaum suci (red: dalam bahasa Inggris disebut hallow). Malam sebelumnya, tanggal 31 Oktober, lalu disebut All Hallows Eve. Inilah cikal-bakal Halloween.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu beranjak memasuki abad ke-18, banyak warga asal Eropa yang berimigrasi ke Amerika. Kebudayaan ini tetap mereka pertahankan, dan bentuk perayaannya terus berkembang sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anak-anak, Halloween berarti kesempatan untuk memakai kostum dan mendapatkan permen. Bagi orang dewasa, Halloween mungkin merupakan kesempatan untuk berpesta kostum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simbol Halloween biasanya dekat dengan kematian, keajaiban, dan monster-monster dari dunia mitos. Karakter yang sering dikaitkan dengan Halloween, misalnya karakter setan dan iblis dalam kebudayaan Barat, manusia labu, makhluk angkasa luar, tukang sihir, kelelawar, burung hantu, burung gagak, burung bangkai, rumah hantu, kucing hitam, laba-laba, goblin, zombie, mumi, tengkorak, dan manusia serigala. Di Amerika Serikat, simbol Halloween biasanya dekat dengan tokoh dalam film klasik, mulai dari Drakula dan monster Frankenstein. Hitam dan oranye dianggap sebagai warna tradisional Halloween, walaupun sekarang banyak juga barang-barang Halloween yang berwarna ungu, hijau, dan merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi toko, acara ini kesempatan bagus untuk pemasaran atau promosi. Singkat kata, sungguh tidak terbatas bentuk perayaan Halloween di Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, di belahan selatan benua Amerika, tepatnya di Meksiko, setiap tanggal 31 Oktober merayakan Hari Para Arwah (El Dia de Los Muertos), untuk menghormati para kaum suci. Berawal dari tradisi gereja Katolik, perayaan itu sampai sekarang dianggap sebagai salah satu hari besar keagamaan dan dirayakan dengan meriah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tanpa Makna&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halloween berasal sebuah perayaan untuk menandai awal musim dingin dan hari pertama Tahun Baru bagi orang kafir kuno dari Kepulauan Inggris. Pada kesempatan ini, mereka meyakini bahwa roh-roh dari dunia lain (seperti jiwa-jiwa orang mati) dapat mengunjungi bumi selama waktu ini dan berkeliaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat ini, mereka mengadakan perayaan untuk dewa matahari dan penguasa yang mati. Matahari mengucapkan terima kasih atas hasil panen, dan memberikan dukungan moral untuk menghadapi "pertempuran" dengan musim dingin. Pada zaman kuno, orang-orang kafir membuat pengorbanan hewan dan tanaman untuk menyenangkan para dewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka juga percaya bahwa pada 31 Oktober penguasa (Tuhan) yang mati mengumpulkan semua jiwa-jiwa orang-orang yang telah meninggal pada tahun itu. Jiwa-jiwa setelah kematian, akan tinggal di dalam tubuh binatang, maka pada hari ini tuhan akan mengumumkan bentuk yang seharusnya diterima oleh mereka selama tahun berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Masalah Aqidah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir semua tradisi Halloween didasarkan dalam budaya pagan kuno, atau dalam budaya kekristenan. Dari sudut pandang Islam, kepercayaan ini sama dengan bentuk penyembahan berhala alias  syirik. Sebagai Muslim, kita seharusnya menghormati dan menjunjung tinggi iman dan keyakinan kita. Bagaimanapun Tuhan kita adalah Allah SWT, selain itu tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah kesalahan besar ketika kita, anak-anak, dan keluarga kita merayakan sesuatu tanpa tahu latar-belakang dan tujuannya, hanya karena di antara teman-teman kita sudah biasa melakukan. “Ah, kan sudah tradisi!” begitu sering kita dengar. Atau ada lagi yang melakukan karena ketidakmengertian mereka yang sangat parah. “Just for fun aja.” (untuk bersenang-senang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah, setiap amal dan perbuatan kita selalu berimplikasi hukum yang akibatnya akan dipertanggungjawabkan di akherat nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi apa yang bisa kita lakukan, ketika anak-anak kita melihat orang lain berpakaian, makan permen, dan pergi ke pesta? Walaupun mungkin tergoda untuk bergabung, kita harus berhati-hati untuk melestarikan tradisi kita (tradisi Islam) sendiri dan tidak sepatutnya membiarkan anak-anak kita menjadi rusak dengan fenomena ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam satu riwayat, Rasulullah pada suatu hari didatangi oleh utusan orang-orang Mekah, yang di antara mereka itu adalah al-Walid bin al-Mughirah, Aswad bin Muthalib, dan Umyyah bin Khalaf. Mereka menawarkan titik temu persamaan agama antara Islam dengan agama orang-orang kafir pada saat itu. Mereka menawarkan untuk memeluk dan menjalankan agama Islam pada masa satu tahun dan pada tahun berikutnya berharap Rasulullah dan pengikutnya untuk menjalankan agama mereka menyembah berhala. Kerjasama saling menguntungkan ini diharapkan bisa saling bergantian. Dengan kerjasama seperti ini, mereka merasa tidak ada yang saling dirugikan antara kaum kafir dan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tawaran itu serta merta ditolak Rasulullah diawali dengan kalimat “aku berlindung dari orang-orang yang menyekutukan Allah.” Dalam masalah aqidah dan tauhid, Rasulullah tidak berstrategi ataupun berpolitik untuk tawaran ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu, Allah langsung menurunkan wahyu, yaitu Al-Quran QS 109:1-6 atau sering disebut Surat al-Kafirun (orang-orang kafir).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam surat al-Kafirun ayat pertama disebutkan, “Qul (katakan ya Muhammad) wahai orang-orang kafir, aku tidak akan menyembah apa yang kalian sembah”. Ayat berikutnya berbunyi,  “aku bukanlah penyembah apa yang engkau sembah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ke-4  mengatakan, “Aku selamanya bukanlah penyembah apa yang kalian sembah.” Jadi jelaslah, ayat ini menunjukkan sikap berbeda dan harus diambil oleh setiap orang Muslim terhadap orang kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka bagi kita umat Islam yang mengikuti perayaan agama non-muslim, sekalipun hanya dengan mengucapkan “selamat” saja, maka itu juga melanggar ketentuan Allah. Maka sikap yang paling baik adalah jangan pernah menggangu mereka dalam perayaan ibadah atau perayaan mereka sekecil apapun, dan sekaligus jangan pernah tersentuh sekecil apapun untuk mengikutinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash r.a, dia berkata, “Barangsiapa yang berdiam di negeri-negeri orang asing, lalu membuat tahun baru dan festival seperti mereka serta menyerupai mereka hingga dia mati dalam kondisi demikian, maka kelak dia akan dikumpulkan pada hari kiamat bersama mereka.” [Lihat ‘Aun Al-Ma’bud Syarh Sunan Abi Daud, Syarah hadits no. 3512]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi kita, Rasulullah Muhammad, telah memuliakan dua hari yang patut dirayakan. Dua hari itu tak lain adalah Idul Fitri dan Idul Adha. “Sesungguhnya Allah telah menggantikan bagi kalian untuk keduanya dua hari yang lebih baik dari keduanya: Idul Adha dan Idul Fitri.” [Dikeluarkan oleh Imam Ahmad di dalam Musnadnya, No. 11595, 13058, 13210]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ulama bagi penganut Salafi, Syeikh Muhammad bin Shaleh Al-Utsaimin bahkan tak kalah kerasnya.  Menurut beliau, hari raya atau perayaan yang dikenal oleh Islam hanyalah; Idul Fitri, Idul Adha, dan Idul Usbu' (hari Jum'at). Dalam Islam tidak ada hari raya lain selain tiga hari raya tersebut, maka setiap hari raya yang diadakan di luar tiga hari raya itu ditolak alias bid'ah dan batil.  [cha, berbagai sumber/&lt;a href="http://www.hidayatullah.com/"&gt;www.hidayatullah.com&lt;/a&gt;]&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-3871263293578518749?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/3871263293578518749/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/10/apakah-kaum-muslim-perlu-merayakan.html#comment-form' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/3871263293578518749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/3871263293578518749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/10/apakah-kaum-muslim-perlu-merayakan.html' title='Apakah Kaum Muslim Perlu Merayakan Halloween?'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SuuIRl8UBXI/AAAAAAAAAHA/f5kWmVLzzhs/s72-c/halloween.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-7011706483594240338</id><published>2009-10-28T13:00:00.000+08:00</published><updated>2009-10-28T13:36:49.087+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dosa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peringatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Awas Dosa Besar ..!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SufXc0dOsgI/AAAAAAAAAG4/tMsS0DbCz-M/s1600-h/awas.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 135px; height: 117px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SufXc0dOsgI/AAAAAAAAAG4/tMsS0DbCz-M/s320/awas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397519568544379394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sungguh keimanan dan keyakinan yang ada pada setipa manusia, memiliki tingkatan yang bermacam-macam. Perbedaan tingkat keimanan semacam ini tentu saja di karenakan keimanan itu sendiri yang terkadang naik dan  terkadang turun. Setiap mukmin pasti merasakan naik-turunnya keimanan yang ada pada dirinya, suatu hal yang tidak bias di pungkiri.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;  Naik turunnya keimanan ini amat erat kaitannya dengan amalan lahiriah yang dilakukan seorang mukmin. Memang keimnan itu tidak hanya pada hati, akan tetapi juga harus terwujud pada lisan dan anggota badan. Maka keimanan akan menurun ketika seorang mukmin melakukan maksiat, dan akan naik ketika melaksanakan ketaatan pada ALLAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;APA ITU DOSA BESAR.?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Karena itu islam memberikan peringatan yang sangat keras dari berbagai perbuatan kemakasiatan kepada ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala dan Rasul-NYA Shallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Para Ulama telah membagi perbuatan dosa dan maksiat ini menjadi dosa besar dan dosa kecil, berdasarkan penelitian mereka terhadap AL-Qur’an dan Al-Hadits. Semuanya memiliki pengaruh buruk terhadap keimanan, namun dosa besar lebih berbahaya bagi keimanan seseorang dari pada dosa kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Adapun pengertian dosa besar, para ulama telah berselisih pendapat tentangnya. Defenisi terbaik yang ada, bahwa dosa besar adalah segala dosa yang mengakibatkan hokum had di dunia, atau pelakunya diancam dengan laknat, kemurkaan (ALLAH), atau siksaan di neraka, atau ditiadakan istilah keimanan pada pelakunya atau yang Nbi Shallahu ‘alaihi Wa Sallam berlepas diri dari pelakunya. Misalnya , pada firman ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (QS. Al-Maidah:38)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina), mereka kena la'nat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar. (QS. An-Nur: 23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga Sabda Nabi Shallahu ‘Alaihi Wa sallam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesorang pezina ketika berzinah, tidaklah berzinah dalam keadan beriman ( Muttafaq ‘Alaih )"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Barang siapa melakukan Ghisy (penipuan,pengkhianatan) bukanlah temasuk glonganku. (Riwayat Muslim)"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Masih banyak lagi macam dosa besar yang disebutkan dalam AL-Qur’an maupun AL-Hadits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Kemudian, dosa besar ini pun betingkat², sebagiannya kebih besar dari yang lain, sampai pada dosa yang paling besar yaitu kesyirikan pada ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala. Rasulullah Shallahu ‘Alaihi Wa Salam bersabda, “ Maukah aku beritahu kalian dosa besar yang paling besar? (lalu beliau bersabda) perbuatan syirik kepada ALLAH, durhaka kepada kedua orang tua dan persakasian dusta ( Muttafaq ‘Alaih)”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HUKUM PELAKU DOSA BESAR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Mengenai permasalah ini, kaum muslimin terbagi menjadi tiga kelompok : ada yang meremehkan dosa besar, ada yang bersikap berlebihan dalam menghukumi pelaku dosa besar, dan yang terbaik adalah yang pertengah dari dua kelompok itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Kelompok yang meremehakan, memiliki pendapat bahwa dosa apapun yang dilakukan oleh seorang mukmin, tidak akan membahayakan keimanannya. Sedangkan kelompok yang berlebihan, menjadi pelaku dosa besar keluar dari keimanan. Kedua kelompok ini bertentangan dengan yanga ada dalam Al-Quran maupun Al-Hadits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Adapaun kelompok yang pertengahan (dan ini lah yang benar), mereka menyatakan bahwa dosa besar sangat berbahaya bagi keimanan seorang mukmin, karena bias menyebabkan dia disiksa di akhirat. Meskipun demikian, mereka tidak sampai mengeluarkan pelakunya dari keimanan dengan sebab dosa besar yang dilakukannya, selain syirik yang setingkat dengannya. Mereka berdalil dengan firman ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. barangsiapa yang mempersekutukan Allah, Maka sungguh ia Telah berbuat dosa yang besar." (QS An-Nisa:48)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JANGAN  MEREMEHKAN..!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Dari ayat ini, mereka mengatakan bahwa dosa yang bias mnegeluarkan pelakunya dari keimanan adalah dosa syirik atau yang sederajat dengannya, dan ALLAH tidak akan mengampuni jenis dosa ini jika pelakunya meninggal dunia belum bertaubat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Adapaun dosa besar yang tingkatannya di bawah dosa syirik, maka pelakunya tidak keluar dari keimanan selama dia tidak menghalakan dosa tersebut. Hanya saja dia mendapatkan ancaman sikasa di akhirat dan ada kemuangkinan ALLAH akan mengampunnya jika dia meninggal dunia belum bertaubat. Maksudnya,  jika ALLAh berkehendaknya, maka pelaku dosa besar akan diampuni dan tidak akan dimasukkan ke dalam neraka. Jika ALLAH berkehendak,  maka dia akan disiksa di dalam neraka, kemuadia dikeluarkan dari neraka lalu dimasukkan ke dalam surga, jika memang masi ada keimanan di dalam hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Ini lah di antara keimanan yang harus kita fahami berkaitan dengan dosa besar. Sangat disayangkan, banyak orang yang tidak memahami hal ini sehingga mereka sangat mudah menumpahkan darah kaum muslimin dikarenakan mereka melakukan dosa besar, menurut anggapan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallaahul Musta’aan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-7011706483594240338?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/7011706483594240338/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/10/awas-dosa-besar.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/7011706483594240338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/7011706483594240338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/10/awas-dosa-besar.html' title='Awas Dosa Besar ..!!!'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SufXc0dOsgI/AAAAAAAAAG4/tMsS0DbCz-M/s72-c/awas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-2891593207380764682</id><published>2009-10-19T08:22:00.000+08:00</published><updated>2009-10-21T06:12:06.281+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Al-Qur&apos;an'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Hukum Syari’at Mengenai Suap</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/St41IKUUxDI/AAAAAAAAAGg/m6edHmd9YsM/s1600-h/hati-hati-uang-suap-dimana-mana.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/St41IKUUxDI/AAAAAAAAAGg/m6edHmd9YsM/s320/hati-hati-uang-suap-dimana-mana.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394807817961260082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Risywah (Suap) haram hukumnya, berdasarkan nash (teks syari’at) dan ijma’ (kesepakatan para ulama). Ia merupakan sesuatu yang diberikan kepada seorang hakim dan selainnya untuk melakukan pelanggaran terhadap al-haq dan memberikan putusan  yang berpihak pada pemberinya, sesuai dengan keinginan nafsunya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini terdapat hadits yang shaih dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwasanya beliau melaknat penyuap dan orang yang disuap ( Abu Dawud, kitab Aqdiyah,3580; At-Tirmidzi, Kitab Al-Ahkam,1337; dan Ibnu Majah, kitab Al-Ahkam,2313).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat riwayat lain, bhwa beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat Ar-Ra’isy juga. Yakni perantara antara keduanya. Dan tidak diragukan lagi, dia berdosa dan berhak mendapatkan cacian, celaan dan siksaan. Karena membantu melakukan  perbuatan dosa dan melampaui batas. Padahal ALLAH Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; Dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan jangan tolong menolong dalam perbuatan dosa dan pelanggaran. Dan bertaqwalah kamu kepada ALLAH, sesungguhnya ALLAH amat keras siksaNYA &lt;/span&gt;(QS. Al-Ma’idah/5:2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Al-Fatawa asy-Syar’iyyah fil-Masa’il al-Ashriyyah&lt;br /&gt;Min Fatawa Ulama al-Baladil Haram, hlm 631&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-2891593207380764682?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/2891593207380764682/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/10/hukum-syariat-mengenai-suap.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/2891593207380764682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/2891593207380764682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/10/hukum-syariat-mengenai-suap.html' title='Hukum Syari’at Mengenai Suap'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/St41IKUUxDI/AAAAAAAAAGg/m6edHmd9YsM/s72-c/hati-hati-uang-suap-dimana-mana.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-7541766448420180299</id><published>2009-10-19T08:15:00.000+08:00</published><updated>2009-10-21T06:17:18.813+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peringatan'/><title type='text'>Impikasi Suap Terhadap Perilaku Masyarakat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/St421RAvx9I/AAAAAAAAAGo/g8kDmBsMfWA/s1600-h/uang-suap.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 163px; height: 163px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/St421RAvx9I/AAAAAAAAAGo/g8kDmBsMfWA/s320/uang-suap.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394809692363933650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Implikasi suap terhadap kepantingan kaum muslimin, yaitu kezholiman terhadap kaum lemah, lenyap atau hilangnya hak-hak mereka, paling tidak tertundanya mereka mendapat hak-hak tersebut tanpa cara yang benar (haq), bahkan semua ini demi suap.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di antara implikasi yang lain adalah rusaknya akhlak orang yang mengambil suap tersebut, baik dari kalangan hakim, pegawai maupun selain mereka, tunduknya diri orang tersebut terhadap hawa nafsunya, lenyapnya hak orang yang tidak membayar dengan menyuap, atau hilangnya hak orang tersebut secara keseluruhan, ditambah lagi iman si penyuap tersebut akan menjadi lemah, dan dia terancam akan mendapatkan kemurkaan ALLAH dan adzab yang amat pedih di dunia maupun di akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya ALLAH menunda (adzab), tapi DIA tidak pernah lalai. Bisa jadi ALLAH mempercepat adzab di dunia terhadap pelaku kezholiman sebelum dia mendapatkannya di akhirat kelak. Sebagaimana terdapat dalam  hadits yang shahih, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa sanya beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya : “&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Tidak ada dosa yang pantas untuk disegerakan siksaaanya oleh ALLAH Subhanahu wa Ta’ala terhadap pelakunya di dunia, di samping apa yang DIA simpan baginya di akhirat kelak, seperti ‘al baghyu’ (perbuatan melampaui batas, seperti kezholiman, dsb) dan memutuskan solaturahim&lt;/span&gt;”. ( Hadits Riwayat Abu DAwud, kitab Al-Adab, 4902; At-Tirmidzi, kitab Sifatul Qiyamah,25111).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak diragukan lagi, budaya suap dan seluruh bentuk kezholiman adalah termasuk al-baghyu (perbuatan melampaui batas) yang diharamkan ALLAH. Di dalam kitab Ash-Shaihain dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwasanya beliau bersabda, yang artinya: “ Sesungguhnya ALLAH Subhanahu wa Ta’ala menunda bagi orang yang zaholim, maka bila DIA mengadzabnya, tidak akan menyimpang sama sekali”.&lt;br /&gt;Kemudian beliu Shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca firman ALLAH Subhanahu wa Ta’ala, yang artinya “ &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan begitulah adzab RABBmu, apabila DIA mengadzab penduduk negeri-negeri yang berbuat zholim. Sesungguhnya AdzabNYA itu adalah sangat pedih lagi keras.&lt;/span&gt;(QS Hud/11:102)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Al-Fatawa asy-Syar’iyyah fil-Masa’il al-Ashriyyah&lt;br /&gt;Min Fatawa Ulama al-Baladil Haram, hlm 630&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-7541766448420180299?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/7541766448420180299/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/10/impikasi-suap-terhadap-perilaku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/7541766448420180299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/7541766448420180299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/10/impikasi-suap-terhadap-perilaku.html' title='Impikasi Suap Terhadap Perilaku Masyarakat'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/St421RAvx9I/AAAAAAAAAGo/g8kDmBsMfWA/s72-c/uang-suap.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-6973282468660103238</id><published>2009-09-18T09:02:00.001+08:00</published><updated>2009-10-21T06:22:15.304+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peringatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ajakan'/><title type='text'>Bubarkan tayangan Take Me Out Indonesia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/St434277iAI/AAAAAAAAAGw/lnVCE5pGigI/s1600-h/take-me-out-indonesia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 157px; height: 110px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/St434277iAI/AAAAAAAAAGw/lnVCE5pGigI/s320/take-me-out-indonesia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394810853595514882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CTATAUS%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="country-region"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Baru-baru ini saya baca Majalah Suara Hidayatullah edisi 05 / XXII / September 2009&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dalam rubrik Surat Pembaca saya tertarik dengan salah satu &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dari pembaca setia Majalah ini&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang diberi judul “Bubarkan tayangan Take Me Out Indonesia “&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Isi &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; nya seperti ini&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;span class="fullpost"&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Lagi-lagi, dunia entertainment menyuguhkan tayangan yang menyesakkan dada. Tayangan itu adalagh “&lt;b style=""&gt;Take Me Out&lt;/b&gt;” dan “&lt;b style=""&gt;Take Him Out&lt;/b&gt;” sebuah &lt;i style=""&gt;reality show&lt;/i&gt; jenis baru yang ditayangkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Stasiun TV Swasta. Tayangan tersebut merupakan bentuk Kontak Jodoh jenis baru yang jauh dari nilai luhur budaya &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dalam Take Me Out misalnya, ada satu lelaki yang disuguhi sekita 24 waita cantik, penampilan mereka mengumbar aurat, gaya mereka pun sangat aduhai. Sang laki-laki pun disuruh mengeluarkan daya pikatnya, jika ada yang tertarik, maka pada malam itu juga keduanya resmi menjadi pasangan. Begitu juga &lt;b style=""&gt;Take Him Out. &lt;/b&gt;Namun dalam hal ini wanita yang memilih.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dua jenis reality show tersebut tidk mendidik dan jauh dari budaya &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, terlebih dari sisi ajaran Islam. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; kesan merendahkan derajat wanita. Seolah wanita tidak laku dan perlu di pajng. Yang lebih parah lagi tayang tersebut menjadi konsumsi generasi muda. Apa jadinya jika generasi masa depan bangsa tersebut menjadi seperti mereka.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Syaiful&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Palembang&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Komentar saya nih ya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tayangan / reality show seperti ini tidak lebih dari salah satu bentuk aksi yang mendekati kategori Porno Aksi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dan satu lagi bukan itu berarti mendekati zinah? Sementara ALLAH SWT jelas melarang kita untuk mendekati Zinah. Seperti dalam Firman-NYA :&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” [Al Israa’:32]&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saya kira kita yang mengaku seorang muslim ayat di atas sudah cukup untuk tidak setuju dengan tayang seperti itu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Bagaimana komentar Anda..?&lt;/p&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-6973282468660103238?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/6973282468660103238/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/09/bubarkan-tayangan-take-me-out-indonesia.html#comment-form' title='21 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/6973282468660103238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/6973282468660103238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/09/bubarkan-tayangan-take-me-out-indonesia.html' title='Bubarkan tayangan Take Me Out Indonesia'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/St434277iAI/AAAAAAAAAGw/lnVCE5pGigI/s72-c/take-me-out-indonesia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>21</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-508696079030686571</id><published>2009-09-18T08:01:00.000+08:00</published><updated>2009-09-18T09:22:34.648+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='khutbah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='amal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ajakan'/><title type='text'>Khutbah 'Idul Fitri 1430/2009</title><content type='html'>Waduhh.. afwan.. baru posting lagi..&lt;br /&gt;Soalnya sibuk banget bulan Ramadhan ini. sampe lupa posting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya tanggal 17 sept 09 kemarin saya dapat kiriman email dari Seorang Kawan.&lt;br /&gt;Dalam Email itu beliau lampirkan Khutabah 'Idul Fitri 1430/2009. Saya sudah berjanji untuk menyebarkan Teks Khutbah beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi Email beliau begini :&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Assalamu 'Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama ini saya mengirimkan file Khutbah Idul Fitri berjudul "&lt;span style="background-color: rgb(102, 255, 153); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Melumpuhkan Kekuasan Nafsu&lt;/span&gt;" dalam format pdf. password untuk membukanya adalah "&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 51); color: rgb(0, 0, 0);"&gt;aidilfitri2009&lt;/span&gt;".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;System Program penyebaran Khutbah akan saya kirimkan secepatnya. Mohon konfirmasi apabila anda sudah menerima khutbah Idul Fitri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian, semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Hormat,&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(136, 136, 136);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;H. Husen Kambayang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya link download nya di situ --&gt;  &lt;a href="http://www.4shared.com/file/133473210/5d627dea/Melumpuhkan_Kekuasaan_Nafsu.html"&gt;klik di sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-508696079030686571?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/508696079030686571/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/09/khutbah-idul-fitri-14302009.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/508696079030686571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/508696079030686571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/09/khutbah-idul-fitri-14302009.html' title='Khutbah &apos;Idul Fitri 1430/2009'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-6232837107588759575</id><published>2009-07-28T09:24:00.001+08:00</published><updated>2009-08-05T09:18:42.883+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Software'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>Software Anti Asusila</title><content type='html'>Banyak Orang tua bertanya² bagaimana kesiapannya jika program internet masuk desa yang dicanangkan Menteri Komunikasi dan Informatika Muhammad Nuh benar² terlaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ada beberapa Aplikasi yang mungkin bisa menjadi rujukan orang tua menjelang internet masuk desa nanti. Diantaranya adalah ScreenShield, sebuah software system yang bisa mendeteksi semua bentuk pornografi. Didesain khusus untuk organisasi/perusahaan, sekolah² perpustakaan yang masuk dalam jaringan LAN. Sehingga gambar² porno  disemua komputer yang  ada dalam perusahaan tersebut bisa dimonitor dan diblok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu software ini dapat menampilkan laporan tentang website yang dibuka oleh karyawan. Kapan, siapa di mana dan gambar apa yang dibuka akan dilaporkan secara terperinci olehaplikasi ini. Baik perupa gambar, video yang bersumber dari email, VCD/CD/ disket juga akan di blok oleh software ini. Silahkan buka situs www.download.cnet.com untuk mendownload secara gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga aplikasi lain. Namanya Naomi Family Safe Internet dan K9 Web Protection. Software ini juga untuk memblokir situs porno di komputer anda. Dengan aplikasi tersebut, anda dapat mengatur keamanan berselancar di dunia internet tanpa khawatir anak² kita masuk di wilayah situs Asusila. Silahkan download di http://www1.k9webprotection.com/getk9/index.php dan http://www.naomifilter.org/index.html. Jika bingung anda bisa langsung mencarinya di  http://www.dep-kominfo.go.id dan tinggal klik download.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Software filter situs anti Asusila ini merupakan respon pemerintah terhadap maraknya  situs porno  di Indonesia dan penerapan UU Informasi dan Transaksi Elektronik ( UU ITE) yang di sahkan oleh DPR 25 Maret lalu. Sebelum ini, seorang mahasiswa Universitas Gakah mada ( UGM ), Ahlu faradish Resha juga membuat situs serupa bernama Site Blocker.  Anda tinggal mencari lewat Google .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Cholis Akbar/Suara Hidayatullah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-6232837107588759575?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/6232837107588759575/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/07/software-anti-asusila.html#comment-form' title='24 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/6232837107588759575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/6232837107588759575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/07/software-anti-asusila.html' title='Software Anti Asusila'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>24</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-5486886925734386067</id><published>2009-07-18T08:16:00.000+08:00</published><updated>2009-07-18T08:24:07.015+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Al-Qur&apos;an'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peringatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sabar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='amal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ajakan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hadits'/><title type='text'>" Sabar " Keajaiban Seorang Mukmin</title><content type='html'>Dari Suhaib r.a., bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mukmin; yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sekilas Tentang Hadits : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits ini merupakan hadits shahih dengan sanad sebagaimana di atas, melalui jalur Tsabit dari Abdurrahman bin Abi Laila, dari Suhaib dari Rasulullah SAW, diriwayatkan oleh:&lt;br /&gt;· Imam Muslim dalam Shahihnya, Kitab Al-Zuhud wa Al-Raqa’iq, Bab Al-Mu’min Amruhu Kulluhu Khair, hadits no 2999.&lt;br /&gt;· Imam Ahmad bin Hambal dalam empat tempat dalam Musnadnya, yaitu hadits no 18455, 18360, 23406 &amp; 23412.&lt;br /&gt;· Diriwayatkan juga oleh Imam al-Darimi, dalam Sunannya, Kitab Al-Riqaq, Bab Al-Mu’min Yu’jaru Fi Kulli Syai’, hadits no 2777.&lt;br /&gt;Makna Hadits Secara Umum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap mukmin digambarkan oleh Rasulullah saw. sebagai orang yang memiliki pesona, yang digambarkan dengan istilah ‘ajaban’. Pesona berpangkal dari adanya positif thinking seorang mukmin. Ketika mendapatkan kebaikan, ia refleksikan dalam bentuk syukur terhadap Allah swt. Karena ia paham, hal tersebut merupakan anugerah Allah. Dan tidaklah Allah memberikan sesuatu kepadanya melainkan pasti sesuatu tersebut adalah positif baginya. Sebaliknya, jika ia mendapatkan suatu musibah, ia akan bersabar. Karena ia yakin, hal tersebut merupakan pemberian sekaligus cobaan bagi dirinya yang ada rahasia kebaikan di dalamnya. Sehingga refleksinya adalah dengan bersabar dan mengembalikan semuanya kepada Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urgensi Kesabaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesabaran merupakan salah satu ciri mendasar orang yang bertaqwa. Bahkan sebagian ulama mengatakan bahwa kesabaran setengah keimanan. Sabar memiliki kaitan erat dengan keimanan: seperti kepala dengan jasadnya. Tidak ada keimanan yang tidak disertai kesabaran, sebagaimana tidak ada jasad yang tidak memiliki kepala. Oleh karena itu, Rasulullah saw. menggambarkan ciri dan keutamaan orang beriman sebagaimana hadits di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna Sabar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabar merupakan istilah dari bahasa Arab dan sudah menjadi istilah bahasa Indonesia. Asal katanya adalah “shabara”, yang membentuk infinitif (masdar) menjadi “shabran“. Dari segi bahasa, sabar berarti menahan dan mencegah. Menguatkan makna seperti ini adalah firman Allah dalam Al-Qur’an: “Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (Al-Kahfi: 28)&lt;br /&gt;Perintah bersabar pada ayat di atas adalah untuk menahan diri dari keingingan ‘keluar’ dari komunitas orang-orang yang menyeru Rabnya serta selalu mengharap keridhaan-Nya. Perintah sabar di atas sekaligus juga sebagai pencegahan dari keinginan manusia yang ingin bersama dengan orang-orang yang lalai dari mengingat Allah swt.&lt;br /&gt;Sedangkan dari segi istilahnya, sabar adalah menahan diri dari sifat kegundahan dan rasa emosi, kemudian menahan lisan dari keluh kesah serta menahan anggota tubuh dari perbuatan yang tidak terarah.&lt;br /&gt;Amru bin Usman mengatakan, bahwa sabar adalah keteguhan bersama Allah, menerima ujian dari-Nya dengan lapang dan tenang. Hal senada juga dikemukakan oleh Imam Al-Khawas, “Sabar adalah refleksi keteguhan untuk merealisasikan Al-Qur’an dan sunnah. Sehingga sabar tidak identik dengan kepasrahan dan ketidakmampuan. Rasulullah saw. memerintahkan umatnya untuk sabar ketika berjihad. Padahal jihad adalah memerangi musuh-musuh Allah, yang klimaksnya adalah menggunakan senjata (perang).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabar Sebagaimana Digambarkan Dalam Al-Qur’an&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Al-Qur’an banyak ayat yang berbicara mengenai kesabaran. Jika ditelusuri, terdapat 103 kali disebut dalam Al-Qur’an, baik berbentuk isim maupun fi’ilnya. Hal ini menunjukkan betapa kesabaran menjadi perhatian Allah swt.&lt;br /&gt;1. Sabar merupakan perintah Allah. “Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Al-Baqarah: 153). Ayat-ayat yang serupa Ali Imran: 200, An-Nahl: 127, Al-Anfal: 46, Yunus: 109, Hud: 115.&lt;br /&gt;2. Larangan isti’jal (tergesa-gesa). “Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka…” (Al-Ahqaf: 35)&lt;br /&gt;3. Pujian Allah bagi orang-orang yang sabar: “…dan orang-orang yang bersabar dalam kesulitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar imannya dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa.” (Al-Baqarah: 177)&lt;br /&gt;4. Allah akan mencintai orang-orang yang sabar. “Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar.” (Ali Imran: 146)&lt;br /&gt;5. Kebersamaan Allah dengan orang-orang yang sabar. Artinya Allah senantiasa akan menyertai hamba-hamba-Nya yang sabar. “Dan bersabarlah kamu, karena sesungguhnya Allah itu beserta orang-orang yang sabar.” (Al-Anfal: 46)&lt;br /&gt;6. Mendapatkan pahala surga dari Allah. (Ar-Ra’d: 23 – 24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesabaran Sebagaimana Digambarkan Dalam Hadits &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana dalam Al-Qur’an, dalam hadits banyak sekali sabda Rasulullah yang menggambarkan kesabaran. Dalam kitab Riyadhus Shalihin, Imam Nawawi mencantumkan 29 hadits yang bertemakan sabar. Secara garis besar:&lt;br /&gt;1. Kesabaran merupakan “dhiya’ ” (cahaya yang amat terang). Karena dengan kesabaran inilah, seseorang akan mampu menyingkap kegelapan. Rasulullah mengungkapkan, “…dan kesabaran merupakan cahaya yang terang…” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;2. Kesabaran merupakan sesuatu yang perlu diusahakan dan dilatih secara optimal. Rasulullah pernah menggambarkan: “…barang siapa yang mensabar-sabarkan diri (berusaha untuk sabar), maka Allah akan menjadikannya seorang yang sabar…” (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;3. Kesabaran merupakan anugerah Allah yang paling baik. Rasulullah mengatakan, “…dan tidaklah seseorang itu diberi sesuatu yang lebih baik dan lebih lapang daripada kesabaran.” (Muttafaqun Alaih)&lt;br /&gt;4. Kesabaran merupakan salah satu sifat sekaligus ciri orang mukmin, sebagaimana hadits yang terdapat pada muqadimah; “Sungguh menakjubkan perkara orang yang beriman, karena segala perkaranya adalah baik. Jika ia mendapatkan kenikmatan, ia bersyukur karena (ia mengatahui) bahwa hal tersebut adalah memang baik baginya. Dan jika ia tertimpa musibah atau kesulitan, ia bersabar karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut adalah baik baginya.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;5. Seseorang yang sabar akan mendapatkan pahala surga. Dalam sebuah hadits digambarkan; Dari Anas bin Malik ra berkata, bahwa aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya Allah berfirman, ‘Apabila Aku menguji hamba-Ku dengan kedua matanya, kemudian diabersabar, maka aku gantikan surga baginya’.” (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;6. Sabar merupakan sifat para nabi. Ibnu Mas’ud dalam sebuah riwayat pernah mengatakan: Dari Abdullan bin Mas’ud berkata”Seakan-akan aku memandang Rasulullah saw. menceritakan salah seorang nabi, yang dipukuli oleh kaumnya hingga berdarah, kemudia ia mengusap darah dari wajahnya seraya berkata, ‘Ya Allah ampunilah dosa kaumku, karena sesungguhnya mereka tidak mengetahui.” (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;7. Kesabaran merupakan ciri orang yang kuat. Rasulullah pernah menggambarkan dalam sebuah hadits; Dari Abu Hurairah ra berkata, bahwa Rasulullah bersabda, “Orang yang kuat bukanlah yang pandai bergulat, namun orang yang kuat adalah orang yang memiliki jiwanya ketika marah.” (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;8. Kesabaran dapat menghapuskan dosa. Rasulullah menggambarkan dalam sebuah haditsnya; Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullan saw. bersabda, “Tidaklah seorang muslim mendapatkan kelelahan, sakit, kecemasan, kesedihan, mara bahaya dan juga kesusahan, hingga duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapuskan dosa-dosanya dengan hal tersebut.” (HR. Bukhari &amp; Muslim)&lt;br /&gt;9. Kesabaran merupakan suatu keharusan, dimana seseorang tidak boleh putus asa hingga ia menginginkan kematian. Sekiranya memang sudah sangat terpaksa hendaklah ia berdoa kepada Allah, agar Allah memberikan hal yang terbaik baginya; apakah kehidupan atau kematian. Rasulullah saw. mengatakan; Dari Anas bin Malik ra, bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Janganlah salah seorang diantara kalian mengangan-angankan datangnya kematian karena musibah yang menimpanya. Dan sekiranya ia memang harus mengharapkannya, hendaklah ia berdoa, ‘Ya Allah, teruskanlah hidupku ini sekiranya hidup itu lebih baik untukku. Dan wafatkanlah aku, sekiranya itu lebih baik bagiku.” (HR. Bukhari Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk-Bentuk Kesabaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama membagi kesabaran menjadi tiga:&lt;br /&gt;1. Sabar dalam ketaatan kepada Allah. Merealisasikan ketaatan kepada Allah, membutuhkan kesabaran, karena secara tabiatnya, jiwa manusia enggan untuk beribadah dan berbuat ketaatan. Ditinjau dari penyebabnya, terdapat tiga hal yang menyebabkan insan sulit untuk sabar. Pertama karena malas, seperti dalam melakukan ibadah shalat. Kedua karena bakhil (kikir), seperti menunaikan zakat dan infaq. Ketiga karena keduanya, (malas dan kikir), seperti haji dan jihad.&lt;br /&gt;2. Sabar dalam meninggalkan kemaksiatan. Meninggalkan kemaksiatan juga membutuhkan kesabaran yang besar, terutama pada kemaksiatan yang sangat mudah untuk dilakukan, seperti ghibah (baca; ngerumpi), dusta, dan memandang sesuatu yang haram.&lt;br /&gt;3. Sabar dalam menghadapi ujian dan cobaan dari Allah, seperti mendapatkan musibah, baik yang bersifat materi ataupun inmateri; misalnya kehilangan harta dan kehilangan orang yang dicintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiat-kiat Untuk Meningkatkan Kesabaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidaksabaran (baca; isti’jal) merupakan salah satu penyakit hati, yang harus diterapi sejak dini. Karena hal ini memilki dampak negatif pada amal. Seperti hasil yang tidak maksimal, terjerumus kedalam kemaksiatan, enggan melaksanakan ibadah. Oleh karena itulah, diperlukan beberapa kiat guna meningkatkan kesabaran. Di antaranya:&lt;br /&gt;1. Mengikhlaskan niat kepada Allah swt.&lt;br /&gt;2. Memperbanyak tilawah (membaca) Al-Qur’an, baik pada pagi, siang, sore ataupun malam hari. Akan lebih optimal lagi manakala bacaan tersebut disertai perenungan dan pentadaburan.&lt;br /&gt;3. Memperbanyak puasa sunnah. Puasa merupakan ibadah yang memang secara khusus dapat melatih kesabaran.&lt;br /&gt;4. Mujahadatun nafs, yaitu sebuah usaha yang dilakukan insan untuk berusaha secara giat untuk mengalahkan nafsu yang cenderung suka pada hal-hal negatif, seperti malas, marah, dan kikir.&lt;br /&gt;5. Mengingat-ingat kembali tujuan hidup di dunia. Karena hal ini akan memacu insan untuk beramal secara sempurna.&lt;br /&gt;6. Perlu mengadakan latihan-latihan sabar secara pribadi. Seperti ketika sedang sendiri dalam rumah, hendaklah dilatih untuk beramal ibadah dari pada menyaksikan televisi, misalnya. Kemudian melatih diri untuk menyisihkan sebagian rezeki untuk infaq fi sabilillah.&lt;br /&gt;7. Membaca-baca kisah-kisah kesabaran para sahabat, tabi’in maupun tokoh-tokoh Islam lainnya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-5486886925734386067?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/5486886925734386067/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/07/sabar-keajaiban-seorang-mukmin_17.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/5486886925734386067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/5486886925734386067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/07/sabar-keajaiban-seorang-mukmin_17.html' title='&quot; Sabar &quot; Keajaiban Seorang Mukmin'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-1841275029573481645</id><published>2009-06-28T19:36:00.000+08:00</published><updated>2009-06-28T20:14:58.220+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peringatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemimpin'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ajakan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hadits'/><title type='text'>Larangan meminta Jabatan dan Berambisi untuk mendapatkannya</title><content type='html'>&lt;p&gt;     Pemilu tinggal beberapa hari lagi. Pilihan entah jatuh pada siapa nantinya. Tapi yang jelas kalo saya disuruh memilih salah satu dari pasangan yang mencalonkan diri mereka untuk menjadi President/Pemimpin bangsa ini. sudah pasti jawabannya adalah saya lebih memilih untuk tidak memilih. Terserah mau disebut apa. GLOPUT atau apalah namanya pokonya ga bakalan memilih. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;     Karena ternyata mereka yang mencalonkan dirinya untuk sebuah jabatan, seharusnya bukan mereka yang dipilih siapapun diam apa lagi kalo sampe berambisi untuk mendapatkan jabatan tersebut. Sampe pake acara debat segala. &lt;a href="http://www.abuinayat.co.cc/2009/06/pasangan-capres-siap-debat-di-luar.html"&gt;( Ingat posting saya yang ini kan?)&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;     Ok Untuk lebih jelasnya coba baca Hadits di bawah ini&lt;/p&gt;&lt;p&gt;     Dari Abu Musa RA, ia berkata: Aku menemui Nabi SAW besama dua orang lelaki anak pamanku. Seorang dari keduanya berkata: Wahai Rasulullah, angkatlah kami sebagai pemimpin atas sebagian wilayah kekuasaanmu yang telah diberikan ALLAH ‘Azza Wa Jalla! Yang satu lagu juga berkata seperti itu. Lalu Rasulullah Sallallaahu ‘Alaihi wa sallam bersabda: Demi ALLAH kami tidak akan mengangkat seorang pun yang memimnta sebagai pemimpin atas tuga ini dan tidak juga seorang yang berambisi memperoleh nya ( Shahih Muslim No. 3402 )&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-1841275029573481645?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/1841275029573481645/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/06/larangan-meminta-jabatan-dan-berambisi.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/1841275029573481645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/1841275029573481645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/06/larangan-meminta-jabatan-dan-berambisi.html' title='Larangan meminta Jabatan dan Berambisi untuk mendapatkannya'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-5395163696740244021</id><published>2009-06-08T10:18:00.000+08:00</published><updated>2009-06-23T09:51:22.415+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Al-Qur&apos;an'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peringatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ajakan'/><title type='text'>Al-Quran Palsu van Amerika</title><content type='html'>&lt;p&gt;  Semua orang mudah membedakan antara gig palsu dan gigi sebenarnya, atau kaki palsu dan kaki sebenarnya. Tapi jika yang dipalsukan itu Al-Qur'an, tak semua orang bisa langsung mengetahuinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  Logika seperti inilah yang dipakai dua penerbit asal Amerika Serikat (AS/US) &lt;em&gt;Omega2001 &lt;/em&gt;dan &lt;em&gt;One Press&lt;/em&gt;, yang baru-baru ini dengan sengaja mengedarkan Al-Qur'an palsu di Timur Tengah, tujuannya apalagi kalau buka untuk menyesatkan umat Islam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  Al-Qur'an palsu tersebut dicetak denagn hard cover dan diberi label " &lt;em&gt;Furqanul Haq&lt;/em&gt; " dalam huruf Arab, serta  " &lt;em&gt;The True Furqan&lt;/em&gt; " dalamhuruf latin. tebalnya  366 halaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nah, rupanya para pemalsu ini lupa bahwa takdir tidak selamanya berjalan berdasarkan logika manusia.&lt;span class="fullpost"&gt; Kuasa Allah Subhanahu wa Ta'ala jauh melampau logika mereka.. Rencana busuk itupun terkuak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  Ihwal terkuaknya kasus ini bermula dari penelitian  &lt;em&gt;Fact International Studies&lt;/em&gt; &lt;em&gt;and research. &lt;/em&gt;Hasil penelitian bahkan sempat dipublikasikan. Kaum Muslim pun segera mahfum(faham) bahwa ada upaya sengaja untuk menyesatkan mereka dariAl-Qur'an. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;  Beberapa kandungan Al-Qur'an yang dipalsukan dalam kedua kitab ini adalah nama surat, teksnya, dan terjemahannya. sebagai misal, empat surat dalam kitab ini tidak dikenal dalam Al-Qur'an, yaitu : &lt;em&gt;&lt;strong&gt;At-Tajassud (penjelmaan), Al-iman (keyakinan), Al-Muslimoon (Orang-orang muslim), dan Al-Wasaya (perinyah tuhan)&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  Selain itu kedua kitab ini mengganti kalimat Basmalah pada setiap surat dengan " &lt;em&gt;Bismil Abi, Wal ibni, waruuhil Quds &lt;/em&gt;" ( &lt;em&gt;dengan nama bapak, anak dan roh qudus&lt;/em&gt; ) sebuah konsep trinitas yang tak dikenal dalam Islam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  Munculnya The True Furqan atau Al-Furqan Al-haq sebetulnya bukan kabar baru, kedua kitab ini telah di sosialisasikan jauh hari sebelumnya, bahkan sudah ada sejak lima hari sebelum meletusnya tragedi 11 september 2001. Orang yang begitu antusias memasyarakatkan kitab palsu ini pada saat itu adalah Dr. Anis 'Al-Mahdi' Shorrosh melalui situs Truth in Crisis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  Awalnya kandungan kedua kitab sesat hanya bisa diakses melalui internet. Namun, sejak tahun 1999, artikel-artikel dalam situs internet tersebut muncul dalam bentuk buku berbahasa arab dan inggris. Buku ini diterbitkan oleh &lt;em&gt;Wine Press &lt;/em&gt;&lt;em&gt;Publishing &lt;/em&gt;dengan ISBN 1579211755 dan dijual dengan harga $US 16.04 dolar melalui situs Amazon.com Alamat penerbit adalah Omega 2001 PO BOX 293627 Sacramento, CA 95829.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  Beberapa tahun kemuadian , tepatnya tahun 2002, kitab ini justru beredar di tanah Jawa, Indonesia. Kasus ini meruyak ketika &lt;strong&gt;&lt;em&gt;MUI Jawa Timur &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;mendapat kabar bahwa beberapa pondok pesantren telah dikirimi kitab-kitab menyesatkan ini oleh orang tak dikenal. dan baru-baru ini kitab-kitab menyesatkan tersebut telah ditemukan pula di Amman, Yordania dan Kuwait.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;*&lt;strong&gt; Cholis Akbar&lt;/strong&gt;/ &lt;em&gt;Suara Hidayatullah&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-5395163696740244021?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/5395163696740244021/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/06/al-quran-palsu-van-amerika.html#comment-form' title='15 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/5395163696740244021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/5395163696740244021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/06/al-quran-palsu-van-amerika.html' title='Al-Quran Palsu van Amerika'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-4545260005906824347</id><published>2009-06-07T17:20:00.000+08:00</published><updated>2009-06-23T09:48:07.730+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemimpin'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ajakan'/><title type='text'>Anak Kecil Berebut Permen</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;"Pasangan Capres Siap Debat Di Luar Jadwal"&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;   Begitu Judul rubrik yang saya temukan dalam koran MERCUSUAR SulTeng. Baru baca judulnya saja saya sudah geli bercampur heran.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;      Pada posting saya bulan lalu saya sempat menyinggung tentang perebutan jabatan yang terjadi di Negara kita ini, dan bahwa sesungguhnya orang yang layak dijadikan pemimpin adalah orang yang justru mati-matian menolak jabatan, sebagaimana  salafus sholihin para sahabat dan tabiin. Yang terjadi sekarang malah jabatan itu di jadikan bahan rebutan ( kayak bocah rebutan permen saja ), yang parahnya &lt;span class="fullpost"&gt;sudah rebutan jabatan kayak anak kecil malah siap untuk berdebat lagi ( apa tidak gila itu namanya ), walaupun dengan alasan kebaikan ( membangun negara ) tapi sebenarnya hal ini tidak bisa dijadikan alasan.&lt;br /&gt;     Jadi sebenarnya orang-orang yang mencalonkan dirinya untuk menjadi pemimpin adalah bukan orang yang layak untuk dijadikan pemimpin apapun alasannya.&lt;br /&gt;  Saya tidak melihat adanya kemaslahatan dalam ajang rebutan jabatan dan debat ini. Yang terlihat hanya kerugian dan kebodohan. Kesian mereka umur mereka sudah terlalu tua untuk disebut sebagai anak kecil.&lt;br /&gt;     Kalo seandainya mereka mau kembali pada caranya orang-orang terdahulu ( salafus sholihin/orang-orang yang pernah medapatkan jaminan sukses dunia dan akhirat dari ALLAH SWT dan Nabi-NYA SAW) pasti mereka akan terlihat seperti orang dewasa.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-4545260005906824347?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/4545260005906824347/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/06/pasangan-capres-siap-debat-di-luar.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/4545260005906824347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/4545260005906824347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/06/pasangan-capres-siap-debat-di-luar.html' title='Anak Kecil Berebut Permen'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-3754754881171711716</id><published>2009-05-30T12:58:00.000+08:00</published><updated>2009-06-23T09:47:10.176+08:00</updated><title type='text'>Ambisi Jabatan</title><content type='html'>Adakalanya, ada manusia yang hanya ingin mendapat jabatan dan kekuasaan di dunia, tapi ia mengorbankan martabat yang tinggi di surga. Sebagai gantinya Allah berikan kehinaan dan kerendahan. Allah SWT membalas kesombongan lantaran harta atau jabatan yang disandangnya.&lt;p&gt;  &amp;quot;Orang-orang yang sombong, pada hari kiamat laksana semut kecil dalam rupa manusia, kehinaan meliputi atau mendatangi mereka dari segala arah.&amp;quot; (Riwayat al-Baihaqi).&lt;p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;Ambisi jabatan sangat berbahaya, bahkan bahayanya melebihi ambisi seseorang terhadap harta. Ibnu Rajab al-Hambali mengatakan, &amp;quot;Adapun ambisi seseorang terhadap jabatan lebih membinasakan dari pada ambisi terhadap harta. Karena memburu kehormatan dunia, jabatan tinggi atau mengejar kekuasaan lebih besar mudhoratnya bagi seorang hamba dari pada memburu harta, bahayanya lebih besar dan zuhud terhadapnya lebih sulit, karena harta bisa ludes demi mengejar jabatan dan kehormatan.&amp;quot;&lt;p&gt;*Suara Hidayatullah*&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-3754754881171711716?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/3754754881171711716/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/05/ambisi-jabatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/3754754881171711716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/3754754881171711716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/05/ambisi-jabatan.html' title='Ambisi Jabatan'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-2641930517204056637</id><published>2009-05-26T15:58:00.000+08:00</published><updated>2009-06-23T09:46:10.885+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peringatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tauladan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ajakan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu'/><title type='text'>Nafsu Terhadap Wanita</title><content type='html'>&lt;p&gt;  Selain Harta dan Tahta, ada juga yang mempertaruhkan akheratnya demi mengejar nafsu terhadap wanita. Para pemburu kenikmatan model ini tidak akan pernah merasakan puas, dan bahkan mereka terus kebingungan mencari letak kenikmatan yang diidamkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  Alangkah indahnya pengandaian yang diungkapkan oleh syaikh Ath-Thnthawi, " Seandainya diberikan kepada Anda seluruh harta Qorun (LA), &lt;span class="fullpost"&gt;postur tubuh sepeti Herkules dan disediakan untuk sepuluh ribu wanita yang paling cantik dari berbagai warna kulit, bentuk dan berbagai sisi kecantikan, apakah anda mengira telah cukup puas? Tidak, aku katakan dengan suara tegas, ' Tidak.., aku menulisnya dengan pena yang tajam.  Akan tetapi satu saja wanita yang halal untukmu niscaya cukup bagi Anda, niscaya Anda akan mendapatkan bukti yang valid, jelas dan kasat mata."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  Cukuplah Hadits Nabi SAW berikut menjadi peringatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  &lt;em&gt;"Suatu malam aku bermimpi ada dua orang yang mendatangiku, lalu keduanya mengajakku keluar, maka aku pun beranja bersama keduanya. Ternyata aku melihat ada sebuah rumah yang dibangun seperti tungku, bagian atas sempit dan bagian bawahnya luas, sedangkan di bawahnya ada nyala api. Di dalam bangunan tersebut ada kaum laki-laki dan perempuan yang telanjang. Ketika api dinyalakan  merekapun berusaha naik ke atas hingga hampi-hampir keluar. Jika api redup merekapun kembali ke tempat semula. Saya pun bertanya 'siapakah mereka?' Dia menjawab, ' &lt;strong&gt;Mereka adalah para pezina." &lt;/strong&gt;(Riwatat Bukhori)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-2641930517204056637?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/2641930517204056637/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/05/nafsu-terhadap-wanita.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/2641930517204056637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/2641930517204056637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/05/nafsu-terhadap-wanita.html' title='Nafsu Terhadap Wanita'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-7308528752542766817</id><published>2009-05-26T07:42:00.000+08:00</published><updated>2009-06-23T09:45:27.861+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peringatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ajakan'/><title type='text'>ALLAH MENGGENGGAM BUMI .... KEMUDIAN BERFIRMAN : "AKULAH RAJA".</title><content type='html'>&lt;p&gt;Dari Abu Hurairah ra., ia berkata : "Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda : Allah menggenggam bumi dan rnelipat langit dengan tangan kanan-Nya, kemudian bertirman : "Akulah Raja, dimanakah raja-raja bumi ?" (Hadits ditakhrij oleh Rukhari).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari Abdullah bin Umar ra. Sesungguhnya Allah menggenggam bumi atau bumi-bumi dan langit-langit dengan tangan kanan-Nya, kemudian Dia berfirman : "Aku Raja". (Hadits ditakhrij oleh Bukhari).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari Abdullah ra. dia berkata : "Datanglah salah seorang pendeta kepada Rasulullah saw. pendeta itu berkata : "Wahai Muhammad, sesungguhnya kami dapati bahwa Allah menjadikan langit atas satu jari dan bumi-bumi atas satu jari, pohon atas satu jari dan semua makhluk atas satu jari, dan Allah berfirman : "Akulah Raja". Nabi saw tertawa sehingga tampak gigi taring beliau, membenarkan kata-kata pendeta itu, kemudian Rasulullah saw. membaca : "Dan mereka tidak menghormati Allah dengan penghormatan yang semestinya, padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari Kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya, Maha Suci Tuhan dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan". (Hadits ditakhrij oleh Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Ubaidillah bin Muqassim, bahwasanya dia melihat kepada Abdullah bin Umar ra., bagaimana Rasulullah mengisahkan, beliau bersabda : "Allah mengambil langit dan bumi-bumi dengan keduanya-Nya dan berfirman : "Akulah Allah sambil menggenggam jari-jari-Nya serta membentangkannya, Akulah Raja", sehingga saya melihat mimbar, bahagian bawahnya itu bergerak, sampai saya berkata : "Apakah mimbar itu akan menjatuhkan Rasulullah saw. ?". (Hadits ditakhrij oleh Ibnu Majah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Ibnu Umar ra., ia berkata : Rasulullah saw bersabda : "Allah menggulung langit pada hari Qiamat, kemudian Ia mengambil dengan tangan kanan-Nya, lalu Allah berfirman "Akulah Raja, dimanakah para tukang paksa ? Dimanakah orang-orang yang sombong ? Kemudian Dia menggulung bumi-bumi, kemudian mengambilnya. Ibnu 'Ala' berkata: "Dengan tanganNya yang lain lalu berfirman : "Akulah Raja, dimanakah para tukang paksa ? Dimanakah orang­-orang yang sombong?". (Hadits ditakhrij oleh Abu Dawud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-7308528752542766817?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/7308528752542766817/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/05/allah-menggenggam-bumi-kemudian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/7308528752542766817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/7308528752542766817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/05/allah-menggenggam-bumi-kemudian.html' title='ALLAH MENGGENGGAM BUMI .... KEMUDIAN BERFIRMAN : &quot;AKULAH RAJA&quot;.'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-2714634938334386060</id><published>2009-05-25T14:12:00.000+08:00</published><updated>2009-06-23T09:44:50.245+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peringatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemimpin'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tauladan'/><title type='text'>Memahami Tanggung Jawab</title><content type='html'>Dalam sejarah ulama salaf, diriwayatkan bahwa khalifah rasyidin kelima, Umar bin Abdil Aziz dalam suatu shalat tahajjudnya membaca ayat 22-24 dari Surat Ash-Shoffat (yang artinya):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“(Kepada para malaikat diperintahkan): ‘Kumpulkanlah orang-orang yang zhalim beserta teman sejawat mereka dan sembah-sembahan yang selalu mereka sembah selain Allah, maka tunjukkanlah kepada mereka jalan ke neraka. Dan tahanlah mereka di tempat perhentian karena sesungguhnya mereka akan ditanya (dimntai pertanggungjawaban).” &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau mengulangi ayat tersebut beberapa kali karena merenungi besarnya tanggung jawab seorang pemimpin di akhirat bila telab melakukan kezhaliman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat lain Umar bin Khatab r.a. mengungkapkan besarnya tanggung jawab seorang pemimpin di akhirat nanti dengan kata-katanya yang terkenal: “Seandainya seekor keledai terperosok di kota Baghdad nicaya Umar akan dimintai pertanggungjawabannya, seraya ditanya: Mengapa tidak meratakan jalan untuknya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah dua dari ribuan contoh yang pernah dilukiskan para salafus shalih tentang tanggung jawab pemimpin di hadapan Allah kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada prinsipnya tanggung jawab dalam Islam itu berdasarkan atas perbuatan individu saja sebagaimana ditegaskan dalam beberapa ayat seperti ayat 164 Surat Al-An’am (yang artinya): “Dan tidaklah seseorang membuat dosa melainkan kemudharatannya kembali kepada dirinya sendiri dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain.” Demikian pula dalam Surat Al Mudatstsir ayat 38 dinyatakan (yang artinya): “Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi perbuatan individu merupakan suatu gerakan yang dilakukan seseorang pada waktu, tempat dan kondisi-kondisi tertentu yang mungkin bisa meninggalkan akibat atau pengaruh pada orang lain. Oleh sebab itu apakah tanggung jawab seseorang terbatas pada amalannya saja ataukah bisa melewati batas waktu yang tak terbatas bila akibat dan pengaruh amalannya itu masih terus berlangsung mungkin sampai setelah dia meninggal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang yang cerdas selayaknya merenungi hal ini sehingga tidak meremehkan perbuatan baik sekecil apapun dan tidak gegabah berbuat dosa walau sekecil biji sawi. Mengapa demikian? Boleh jadi perbuatan baik atau jahat itu mula-mula amat kecil ketika dilakukan, akan tetapi bila pengaruh dan akibatnya terus berlangsung lama, bisa jadi akan amat besar pahala atau dosanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman (yang artinya): “Kami menuliskan apa-apa yang mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan.” (QS Yaasiin: 12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini menegaskan bahwa tanggang jawab itu bukan saja terhadap apa yang diperbuat oleh seseorang akan tetapi melebar sampai semua akibat dan bekas-bekas dari perbuatan tersebut. Orang yang meninggalkan ilmu yang bermanfaat, sedekah jariyah atau anak yang sholeh, kesemuanya itu akan meninggalkan bekas kebaikan selama masih berbekas sampai kapanpun. Dari sini jelaslah bahwa orang yang berbuat baik atau berbuat jahat akan mendapat pahala atau menanggung dosanya ditambah dengan pahala atau dosa orang-orang yang meniru perbuatannya. Hal ini ditegaskan dalam Surat An-Nahl: 25 (yang artinya): “(Ucapan mereka) menyebabkan mereka memikul dosa-dosanya dengan sepenuh-penuhnya pada hari kiamat dan sebagian dosa orang yang mereka sesatkan yang tidak mengetahui sedikitpun bahwa mereka disesatkan. Ingatlah, amat buruklah dosa yang mereka pikul itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini kita merenung sejenak seraya bertanya: “Apabila yang memerintah kejahatan atau kedurhakaan itu seorang pemimpin yang memilik kekuasaan penuh, apakah dia saja yang akan menanggung dosanya dan dosa rakyatnya karena mereka dipaksa? Ataukah rakyat juga harus menaggung dosanya walau mereka melakukannya dibawah ancaman paksaan tersebut?” Menurut hemat saya, seorang penguasa dianggap tidak memaksa selama rakyat masih bisa memiliki kehendak yang ada dalam dirinya. Perintah seorang pimpinan secara lisan maupun tulisan tidak berarti melepaskan seorang bawahan dari tanggungjawab atas semua perbuatannya. Al-Quran mencela orang-orang yang melakukan dosa dengan alasan pimpinannya menyuruh berbuat dosa. Allah menyatakan sebagai berikut: “Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikkan dalam neraka, mereka berkata, ‘Alangkah baiknya andaikata kami taat kepada Allah dan taat pula kepada Rasul.’ Dan mereka berkata, ‘Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan yang benar.” (QS Al-Ahzab 66-67).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah membantah mereka dengan tegas: “Harapanmu itu sekali-kali tidak akan memberi manfaat kepadamu pada hari itu karena kamu telah menganiaya dirimu sendiri. Sesungguhnya kamu bersekutu dalam adzab itu.” (QS Az-Zukhruf: 39).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini jelaslah bahwa pemimpin yang dzalim tidak akan bisa memaksa hati seseorang kendati mampu memaksa lahiriyahnya. Oleh sebab itu rakyat atau bawahan pun harus bertanggung jawab terhadap akidahnya dan perbuatannya kendati disana ada perintah dan larangan pimpinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan hukum paksaan yang menimpa orang-orang lemah yang ditindas penguasa yang mengancam akan membunuhnya dan memang bisa dilaksanakan. Hal ini pernah terjadi pada masa awal Islam di Makkah dimana orang yang masuk Islam dipaksa harus murtad seperti Bilal bin Rabbah, keluarga Yasir dan yang lainnya. Mereka dipaksa menyatakan kekufuran. (lihat QS An-Nahl: 106 dan QS An-Nisa’: 97-99)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggung jawab seorang berkaitan erat dengan kewajiban yang dibebankan kepadanya. Semakin tinggi kedudukannya di masyarakat maka semakin tinggi pula tanggung jawabnya. Seorang pemimpin negara bertanggung jawab atas perilaku dirinya, keluarganya, saudara-saudaranya, masyarakatnya dan rakyatnya. Hal ini ditegaskan Allah dalam firman-Nya: “Wahai orang-orang mukmin, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” (QS At-Tahrim: 6) Sebagaimana juga ditegaskan oleh Rasululah saw: “Setiap kamu adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggung jawab vertikal ini bertingkat-tingkat, tergantung levelnya. Kepala keluarga, kepala desa, camat, bupati, gubernur, dan kepala negara, semuanya akan dimintai pertanggungjawaban sesuai dengan ruang lingkup kepemimpinannya. Seorang mukmin yang cerdas tidak akan menerima kepemimpinan itu kecuali dengan ekstra hati-hati dan senantiasa akan memperbaiki dirinya, keluarganya dan semua yang menjadi tanggungannya. Para salafus shalih banyak yang menolak jabatan sekiranya ia khawatir tidak mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin dalam level apapun akan dimintai pertanggungjawabannya di hadapan Allah atas semua perbuatannya, disamping seluruh apa yang terjadi pada rakyat yang dipimpinnya. Baik dan buruknya perilaku dan keadaan rakyat tergantung kepada pemimpinnya. Sebagaimana rakyat juga akan dimintai pertanggungjawabannya ketika memilih seorang pemimpin. Bila mereka memilih pemimpin yang bodoh dan tidak memiliki kapabilitas serta akseptabilitas sehingga kelak pemimpin itu membawa rakyatnya ke jurang kedurhakaan, rakyat juga dibebani pertanggungjawaban itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Seorang penguasa tidak akan terlepas dari beban berat tersebut kecuali bila selalu melakukan kontrol, mereformasi yang rusak pada rakyatnya, menyingkirkan orang-orang yang tidak amanah dan menggantinya dengan orang yang shalih. Wallahu a’lam&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sumber : http://ikadijatim.org/&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-2714634938334386060?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/2714634938334386060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/05/memahami-tanggung-jawab.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/2714634938334386060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/2714634938334386060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/05/memahami-tanggung-jawab.html' title='Memahami Tanggung Jawab'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-7316612135364265515</id><published>2009-05-21T00:16:00.000+08:00</published><updated>2009-06-23T09:42:14.909+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peringatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemimpin'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='amal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hadits'/><title type='text'>Jabatan Itu Amanah, Bukan Fasilitas</title><content type='html'>Dari Ma'qal bin Yasar ia berkata, "Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah SAW. bersabda,'Tidak ada dari seorang hamba yang ALLAH SWT memintanya memimpin sekelompok orang lalu meninggal dalam keadaan berbuat curang kepada mereka, kecuali ALLAH SWT akan mengharamkan baginya surga."(Riwayat Bukhori dan Muslim)&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini jabatan dan kepemimpinan menjadi bahan rebutan. Padahal menjadi pejabat atau pemimpin bukanlah perkara yang mudah. Tanggung jawab yang harus dipikul sangatlah berat.&lt;span class="fullpost"&gt; Jika lalai dalam melajankan tugas ancamannya tidaklah ringan.&lt;br /&gt;Hal inilah yang membuat para sahabat selalu berusaha menghindar dari jabatan. Begitu pula dengan para tabiin mereka sangat menjaga jarak dengan kekuasaan. Bukan karena tidak kapabel, tapi lebih disebabkan oleh rasa wara' dan takut terhadap gemerlap kekuasaan yang kerap melenakan seseorang. Tapi anehnya kita yang hidup di zaman sekarang, dengan tingkat keshalehan yang pas-pasan, sangat bernafsu menjadi pejabat atau penguasa.&lt;p&gt;Tak ada pemimpin yang ingin celaka. Untuk menghindari hal itu, seorang pemimpin harus selalu belajar pada sejarah pendahulunya yang menuai sukses dalam memimpin. Umar bin khaththab RA salah satu di antaranya. Sejarah kepemimpinan yang kedua ini sangat penting untuk dirujuk.&lt;p&gt;Salah satu sikap yang paling menonjol dari Umar RA rasa takutnya kepada Allah SWT dalam menjalankan tugas. Ia takut gagal di mata Allah SWT sehingga dicampakkan kelak di dalam neraka. Rasa takut itulah yang membuatnya sangat hati-hati dan sungguh-sungguh dalam memimpin. Ia memimpin nyaris tanpa jam kerja. Pagi siang malam siap melayani rakyatnya. Pada malam hari, Ia kerap berpatroli sekedar untuk memastikan apakah rakyatnya aman dan nyaman. Jika Ia menjumpai orang yang kelaparan, ia akan segera ke baitul mal untuk mengambil gandum dan memikulnya dengan pundaknya sendiri.&lt;p&gt;Begitulah seharusnya gaya hidup setiap pemimpin. Seorang pemimpin harus selalu memiliki rasa takut kepada Allah SWT. Hanya dengan rasa takut seperti itulah, sebuah kesadaran dan rasa tanggung jawab akan tumbuh. Kesadaran yang akan selalu membuat seseorang senantiasa berhati-hati dan bersungguh-sungguh dalam melajankan tugas. Ia tau dan sadar, kalau amanah yang sedang diembannya merupakan amanah dari Allah SWT. Jika ia lalai, maka Allahlah yang akan menghukumnya. Dan hukuman Allah SWT di akhirat cuma satu, yaitu neraka.&lt;p&gt;Dengan kesadaran seperti itu, gaya hidup seorang pemimpin akan lebih zuhud. Jabatan tidak lagi akan dijadikannya sebagai sarana untuk memperkaya diri atau mengumpulkan pundi-pundi harta. Jabatan akan dijadikannya sebagai sarana untuk mengabdi kepada Allah SWT.&lt;p&gt;Tak heran jika kehidupan para pejabat pada zaman khulafa'arrasyidin sangatlah bersahaja. Ketika Abu Bakar jadi khalifah, ia tetap berdagang di pasar. Umar pun demikian. Rumahnya tetap sederhana dan tanpa pengawalan. Di beberapa daerah, ada yang gubernurnya masuk dalam daftar fakir miskin yang berhak mendapatkan bantuan. Seperti yang pernah dialami oleh Sa'ad bin Amir, gubernur Himsha di era pemerintahan Umar bin Khaththab. Adakah pemimpin seperti itu sekarang....?&lt;p&gt;*Ahmad Rifa'i/Suara Hidayatullah.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-7316612135364265515?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/7316612135364265515/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/05/jabatan-itu-amanah-bukan-fasilitas.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/7316612135364265515'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/7316612135364265515'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/05/jabatan-itu-amanah-bukan-fasilitas.html' title='Jabatan Itu Amanah, Bukan Fasilitas'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-8517164295960591129</id><published>2009-05-20T09:20:00.001+08:00</published><updated>2009-06-23T09:43:18.978+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Al-Qur&apos;an'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peringatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='amal'/><title type='text'>Awal penyakit menurut AlQur'an</title><content type='html'>Sehat itu mahal harganya, apabila tubuh kita ini sehat maka kehidupan&lt;br /&gt;kita disadari atau tidak insyaallah senantiasa merasa tenang, senang,&lt;br /&gt;lapang dan beraktifitas dengan maksimal. Akan tetapi sebaliknya bila&lt;br /&gt;tubuh kita tidak sehat dapat dipastikan kegiatan akan terhambat, tidak&lt;br /&gt;bersemangat, mudah sekali emosi atau tersinggung sehingga hari-hari&lt;br /&gt;akan kita lalui dengan suram.&lt;p&gt;Seperti yang kita tahu khususnya orang kita sebagai muslim sering&lt;br /&gt;mendengar bahwa "Al-Qur'an adalah &lt;span class="fullpost"&gt;penyembuh segala penyakit" dan&lt;br /&gt;"Tidak akan berubah nasib suatu kaum apabila kaum itu tidak mau&lt;br /&gt;merubahnya".&lt;p&gt;Berbagai cara digali, dikelola dan diklaim berasal dari Al-Qur'an&lt;br /&gt;untuk mengupayakan kesembuhan penyakit. Mulai dari membaca satu atau&lt;br /&gt;beberapa ayat hingga sekian puluh, ratus bahkan ribuan kali;&lt;br /&gt;menuliskan ayat diatas selembar kertas lalu dibakar, abunya dimasukkan&lt;br /&gt;kedalam air dan diminum; hingga doa-doa khusus yang dibaca agar&lt;br /&gt;penyakit bisa berpindah ketubuh hewan.&lt;p&gt;Belum lagi yang berikhtiar harus ke -maaf- dukun, melakukan&lt;br /&gt;ritual-ritual khusus mohon kesembuhan, pergi kedokter mulai dari&lt;br /&gt;dokter umum hingga yang sudah bergelar professor, meminum obat2an&lt;br /&gt;hingga operasi sampai keluar negeri dengan biaya yang&lt;br /&gt;selangit.Pertanyaannya adalah apakah semua itu benar? Apakah semua itu&lt;br /&gt;pasti berhasil?&lt;p&gt;Wallahualam pada kenyataannya banyak yang berakhir di ritual-ritual&lt;br /&gt;sesat atau berakhir di meja operasi, naudzubillahimindzalik………&lt;p&gt;Semua adalah ikhtiar, semua adalah usaha agar kita menjadi sembuh dan&lt;br /&gt;sehat asal tidak bertentangan dengan ajaran agama insyaallah hal itu&lt;br /&gt;sah-sah saja. Tapi sebenarnya tahukah kita bahwa segala penyakit itu&lt;br /&gt;datangnya dari diri kita? Bukan berasal virus, kuman bakteri, nyamuk,&lt;br /&gt;mutasi sel dan sebagainya. Memang ketika kita sakit ketika diteliti&lt;br /&gt;ada yang namanya virus, kuman, bakteri yang merajalela didalam tubuh&lt;br /&gt;kita tapi itu bukanlah sebab itu hanya akibat !!&lt;p&gt;Ya…. semua yang diklaim sebagai sebab sakit sebetulnya adalah akibat&lt;br /&gt;dari perbuatan kita sendiri, tingkahlaku kita sehari-hari yang kurang&lt;br /&gt;terpuji dihadapan Allah SWT. Dimana perilaku yang kurang terpuji&lt;br /&gt;tersebut (baca: akhlak yang kurang baik) menjadikan malaikat Atid&lt;br /&gt;terus mencatat dan mencatat serta melaporkannya di hadapan Allah SWT,&lt;br /&gt;dimana sudah berjalan bertahun-tahun bahkan mungkin juga sudah&lt;br /&gt;berbelas bahkan berpuluh tahun sehingga akhirnya Allah menurunkan&lt;br /&gt;suatu musibah berupa penyakit sebagai pengingat kita umatNya agar&lt;br /&gt;segera kembali kejalanNya.Hal ini mungkin luput dari perhatian kita&lt;br /&gt;semua tapi hal itu sudah terdapat dalam ayat-ayat Al-Qur'an yang sudah&lt;br /&gt;berabad-abad lalu tercipta dan sudah dijamin keabsahannya dan&lt;br /&gt;kebenarannya serta tak terbantahkan hingga akhir jaman bahkan Allah&lt;br /&gt;SWT sendiri yang menjamin.&lt;p&gt;Coba kita renungkan ayat-ayat berikut, mari kita baca satu-persatu&lt;br /&gt;dengan pelan, teliti dan arif.&lt;p&gt;Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh&lt;br /&gt;perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar dari&lt;br /&gt;kesalahan-kesalahanmu. Dan kamu tidak dapat melepaskan diri (dari azab&lt;br /&gt;Allah) di muka bumi, dan kamu tidak memperoleh seorang pelindung dan&lt;br /&gt;tidak pula penolong selain Allah. QS: As-Syuura 42 :30-31&lt;p&gt;Nah…….sudah jelas disini bahwa apapun musibah itu yang menimpa kita&lt;br /&gt;adalah awalnya karena perbuatan kita sendiri, karena&lt;br /&gt;kesalahan-kesalahan kita sendiri, karena dosa-dosa kita sendiri,&lt;br /&gt;astaghfirullah……….&lt;p&gt;Apakah memang benar seperti itu hanya karena dosa dan kesalahan kita&lt;br /&gt;saja dan bukan seperti apa yang sudah kita yakini selama ini bahwa&lt;br /&gt;penyakit datangnya dari virus, kuman bakteri, pemanasan global,&lt;br /&gt;lapizan ozon dan sederet alasan ilmiah lain????Jawabannya adalah&lt;br /&gt;benar!!!&lt;p&gt;Mengapa terlihat sederhana sekali?? Mengapa hanya karena dosa dan&lt;br /&gt;kesalahan kita lalu tiba-tiba kita bisa menderita suatu penyakit&lt;br /&gt;bahkan hingga yang parah sekalipun??&lt;p&gt;Sebenarnya tidak sesederhana itu, pada ayat diatas Allah sudah&lt;br /&gt;menerangkan bahwa dosa dan kesalahan kita banyak sekali diampuni&lt;br /&gt;olehNya, karena kita sendiripun tidak akan sadar bahkan mungkin tidak&lt;br /&gt;bisa menghitung dosa kita setiap harinya. Dosa dan kesalahan itu kita&lt;br /&gt;kerjakan terus menerus dari hari kehari, bulan ke bulan bahkan hingga&lt;br /&gt;berpuluh tahun barulah Allah akan menurunkan suatu musibah dalam hal&lt;br /&gt;ini penyakit semata-mata hanya sebagai hukuman, sebagai peringatan,&lt;br /&gt;sebagai sentilan, sebagai jeweran bagi kita agar segera sadar bahwa&lt;br /&gt;kita memang banyak salah dan dosa agar kita segera mau kembali ke&lt;br /&gt;jalan Allah (…..dan kamu tidak memperoleh seorang pelindung dan tidak&lt;br /&gt;pula penolong selain Allah).&lt;p&gt;Sudah jelas disini disebutkan kata-kata "pelindung dan penolong'&lt;br /&gt;berarti kalau kita mau selamat dari musibah, kalau kita mau sembuh&lt;br /&gt;dari penyakit maka kita harus kembali kepada pelindung dan penolong&lt;br /&gt;kita yaitu Allah SWT.&lt;p&gt;Hal ini juga akan diperjelas lagi oleh Allah SWT melalui firmanNya&lt;br /&gt;yang lain yang berbunyi:&lt;p&gt;Barangsiapa yang mengerjakan dosa, maka sesungguhnya ia mengerjakannya&lt;br /&gt;untuk (kemudharatan) dirinya sendiri. Dan Allah Maha Mengetahui lagi&lt;br /&gt;Maha Bijaksana. QS: An-Nissa 4 :111&lt;p&gt;Semoga ini bisa menjadi bahan renungan buat kita semua dan kami&lt;br /&gt;khususnya dan bisa bermanfaat bagi diri kita pribadi dan orang lain&lt;br /&gt;(bila kita mau menyampaikannya), juga bagi keluarga kita.&lt;p&gt;Semoga dengan sekelumit bahasan ini bisa membantu kita semua agar&lt;br /&gt;bersegera kembali, bersegera meminta ampunan dan perlindungan Allah&lt;br /&gt;SWT. Dan jika ada kebenaran yang tertuang di artikel ini semata-mata&lt;br /&gt;itu hanyalah karena Rahmat Allah SWT dan jika ada kesalahan yang&lt;br /&gt;tertuang semata-mata dikarenakan kekhilafan kami sebagai manusia yang&lt;br /&gt;penuh salah dan dosa.&lt;p&gt;Sumber : &lt;a href="http://akhlakmuliacenter.com/"&gt;http://akhlakmuliacenter.com/&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-8517164295960591129?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/8517164295960591129/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/05/awal-penyakit-menurut-alquran.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/8517164295960591129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/8517164295960591129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/05/awal-penyakit-menurut-alquran.html' title='Awal penyakit menurut AlQur&apos;an'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-5599574310475547736</id><published>2009-05-05T09:36:00.000+08:00</published><updated>2009-05-05T09:53:18.584+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu'/><title type='text'>Belajar Tajwid</title><content type='html'>&lt;p&gt;Oh iya Kali ini saya mau bagi-bagi ilmu lewat perantara software. Maklum yang punya ilmu bukan saya. Mudah mudahan ada manfaat nya. boleh lansung di download dengan menggunakan link di bawah &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://images.anangku.multiply.com/attachment/0/SL0MVwoKCEQAAAG6JBI1/TAJWID.EXE?nmid=113499412"&gt;tajwid.exe  &lt;---- filenya dalam bentuk flash&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;atau kalo ga bisa jalan coba dengan format pdf. Klik di situ ---&gt;  &lt;a href="http://images.anangku.multiply.com/attachment/0/SL0NvQoKCEQAACSqB4c1/TAJWID.pdf?nmid=113499412"&gt;Tajwid.pdf&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita sama² belajar Tajwid yah.  Biar bacaan Quran kita minimal bisa sama engan bacaan Sahabat Nabi SAW&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-5599574310475547736?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/5599574310475547736/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/05/belajar-tajwid.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/5599574310475547736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/5599574310475547736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/05/belajar-tajwid.html' title='Belajar Tajwid'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-1291938568476364069</id><published>2009-05-05T09:26:00.000+08:00</published><updated>2009-06-23T09:40:42.227+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemimpin'/><title type='text'>Asmaa Abdul Hamid: Muslimah Pertama di Parlemen Denmark</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/Sf-Wf-NyE-I/AAAAAAAAADc/XCvB3YAwhZ8/s1600-h/asmaa_thumb.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 244px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/Sf-Wf-NyE-I/AAAAAAAAADc/XCvB3YAwhZ8/s320/asmaa_thumb.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332145959850873826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Asmaa menjadi salah satu Muslimah berjilbab pertama yang menjadi perhatian di parlemen Denmark.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Palestina, terpilih sebagai anggota parklemen Denmark dari daerah pemilihan Udinesse. Demikian seperti diberitakan harian Al-Watan (Arab Saudi) edisi Jumat, 24 April hari  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asma, wanita berjilbab ini akan menjadi wanita muslimah pertama dalam jabatan penting di Denmark, yang sejak muncul kasus karikatur Nabi Muhammad SAW, negara ini dianggap kurang bersahabat dengan Islam. Namun, dengan naiknya Asma, akan memberikan citra lain untuk Denmark. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya akan berkerja dan berjuang untuk warga kami,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, menurut Prof. Peter Seabreg, guru besar studi Timur Tengah di Universitas Udinesse Denmark, terpilihnya Asma yang berjilbab dalam panggung politik Denmark akan mengubah pandangan politik Denmark terhadap agama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jilbab mulai masuk ranah politik dan akan menjadi fenomena di Denmark.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Feminis Forum, salah satu organisasi perempuan di Denmark menilai kehadiran Asmaa di televisi menunjukkan 'menguatnya rasa persamaan etnis dan gender di Denmark.' Sebaliknya, kelompok feminis lainnya, Women for Freedom Association memiliki penilaian yang berbeda. "Pemilihan Asmaa Abdul Hamid, adalah sebuah penghinaan baik terhadap Denmark maupun Muslimah," kata Ketua Asosiasi Vibeke Manniche.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum masuk parleman, Asmaa adalah seorang presenter televise. Wajahnya muncul pertama kali di siaran televisi Channel 2 Denmark bersama seorang wartawan Denmark Adam Holem (36) pada 29 Maret lalu. Keduanya tampil dalam program pertama yang akan tampil sepanjang 8 episode membicarakan masalah sosial penting yang terjadi di Denmark dengan mengundang seorang nara sumber.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asma juga menjelaskan bahwa pilihan atas dirinya memikul tanggung jawab besar sebagai wakil atau duta yang mengatasnamakan kaum Muslimin. “Saya selalu berupaya memberi gambar dan penampilan yang baik tentang muslimah berjilbab dalam semua gerak gerik saya. Dalam saya bekerja, belajar atau seluruh kehidupan saya, “ ujarnya. [cha, berbagai sumber/www.hidayatullah.com]&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-1291938568476364069?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.hidayatullah.com/index.php/berita/internasional/9183-asmaa-abdul-hamid-muslimah-pertama-di-parlemen-denmark' title='Asmaa Abdul Hamid: Muslimah Pertama di Parlemen Denmark'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/1291938568476364069/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/05/asmaa-abdul-hamid-muslimah-pertama-di.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/1291938568476364069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/1291938568476364069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/05/asmaa-abdul-hamid-muslimah-pertama-di.html' title='Asmaa Abdul Hamid: Muslimah Pertama di Parlemen Denmark'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/Sf-Wf-NyE-I/AAAAAAAAADc/XCvB3YAwhZ8/s72-c/asmaa_thumb.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-483551573738009439</id><published>2009-04-09T06:17:00.000+08:00</published><updated>2009-06-23T09:39:30.647+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peringatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemimpin'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemilu'/><title type='text'>Pemilu 2009</title><content type='html'>Hari ini Tanggal 9 April 2009 adalah hari bangsa Indonesia melaksanakan pemungutan suara di semerata tempat di Indonesia.&lt;br /&gt;Menurut saya hari ini Orang-orang akan terbagi menjadi Empat golongan besar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Haram Golput&lt;/span&gt;- Orang² dalam golongan ini adalah orang yang takut dengan Fatwah MUI tentang Haramnya Golput. Saya Tidak tau MUI ambil dalil dari mana sehingga mereka dengan beraninya megeluarkan fatwah tentang haramnya Golput.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Haram Memilih&lt;/span&gt;- Dalam ISLAm tidak di kenal System Demokrasi, yang dikenal adalah system Syuro dalam memilih pemimpin. Bahkan Nabi SAW pernah secara tegas melarang mengangkat sebagai pemimpin orang yang meminta jabatan(dijadikan pemimpin). Umar Bin Khattab juga pernah membatalkan niatnya untuk mengangkat seorang hamba untuk dijadikan gubernur di suatu daerah, ketika tiba² hamba ALLAH tersebut datang kepada Umar untuk meminta dirinya diangkat oleh Umar, Umar langsung menolaknya sambil berkata orang yang meminta jabatan maka dia sebenarnya tidak layak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Memilih satu diantara dua Mudhorat&lt;/span&gt;- Memilih mudhorat yang lebih kecil Mudhorat nya. Misal nya Kalo dia tidak memilih maka nya mudhoratnya lebih besar makanya dia lebih baik memilih untuk ikutan mencontreng. Biasanya Orang yang seperti ini banyak di PKS. Ups afwan jadi Nyebutin nama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;4. Ikut Rame - &lt;/strong&gt;orang yang kayak gini nih. istilahnya lari kosong. yang penting ikutan aja, tapi justru orang yang kayak gini yang di anggap oleh sebagian besar  penganut Demokrasi produk Amerika dan Yahudi( di Indonesia ) lebih baik dari pada orang yang berada di golongan yang kedua tadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wallaahu A'lamu . Ini cuma pendapat saya. Kalo anda suka dengan produk amerika dan yahudi yang satu lagi yakni &lt;em&gt;HAM ( hak asasi Manusia )&lt;/em&gt; silah kan protes ke saya kerim email atau nelpon juga boleh. Silah kan cari no saya di &lt;a href="http://abuinayat.co.cc/"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-483551573738009439?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/483551573738009439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/04/pemilu-2009.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/483551573738009439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/483551573738009439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2009/04/pemilu-2009.html' title='Pemilu 2009'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-3329180297985801609</id><published>2008-12-29T06:32:00.000+08:00</published><updated>2009-06-23T09:35:25.653+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Al-Qur&apos;an'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peringatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='amal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ajakan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu'/><title type='text'>Siksa Neraka Akan Abadi Selamanya</title><content type='html'>Sumber: Indahnya ISlam Kita ( Harun Yahya )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang durhaka kepada Allah dan menolak mengakui adanya Allah juga akan diberi balasan karena apa yang mereka lakukan itu. Mereka tidak mengakui Allah dan tidak percaya bahwa Allah-lah Yang telah menciptakan segalanya, dan mereka bersikap sombong, tidak mampu melakukan ibadah yang diperintahkan kepada mereka, sehingga mereka membangkang di dunia ini. Karena semua ini, mereka akan disiksa dalam neraka.&lt;br /&gt;Beberapa orang melakukan berbagai kejahatan di dunia ini. Ketika tidak ada orang yang melihat mereka, mereka mungkin tidak akan dihukum. Tetapi orang-orang ini tidak tahu bahwa Allah melihat mereka setiap waktu, dan Allah bahkan mengetahui pikiran mereka.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang akan diberi balasan atas perbuatan baik maupun jahat yang mereka lakukan. Allah memiliki keadilan tak terbatas, dan dalam ayat-ayat Al Qur'an, Allah memberikan kabar gembira, bahwa bahkan perbuatan sekecil apa pun akan diberi balasan yang berlipat ganda. Allah juga memberi tahu kita bahwa manusia akan diberi pahala jika mereka menyesal dan memohon ampun kepada-Nya. Akan tetapi, Allah mengancam orang-orang yang tidak beriman kepada-Nya, tidak mau mematuhi perintah dalam Al Qur'an, dan berpikir bahwa tidak ada kehidupan setelah kematian.&lt;br /&gt;Neraka adalah ganjaran untuk orang-orang berdosa, dan orang-orang yang melakukan kesalahan karena durhaka kepada Allah. Allah menggambarkan keadaan orang-orang ini dalam Al Qur'an sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai permainan dan olok-olok, dan kehidupan dunia telah menipu mereka. Maka pada hari (kiamat) ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami. (QS Al-A'raf: 51)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di neraka, siksa yang mengerikan, yang tidak bisa dibandingkan dengan rasa sakit seperti apa pun di dunia ini, telah menunggu penghuni neraka. Neraka adalah tempat yang penuh dengan api, rasa sakit, putus asa, dan ketidakbahagiaan. Penghuni neraka berdoa kepada Allah dan memohon dikeluarkan dari neraka. Tetapi, begitu telah berada di neraka, sudah terlambat untuk merasa sesal atau sedih. Telah dibahas di depan tentang penyesalan yang dirasakan oleh Firaun. Allah memberi manusia kesempatan hingga saat kematiannya. Tetapi, begitu ia meninggal dan memulai kehidupan di akhirat, rasa sesal tidak akan lagi berguna.&lt;br /&gt;Penghuni neraka menjalani kehidupan yang jauh lebih buruk daripada kehidupan binatang. Satu-satunya makanan yang mereka temui hanyalah buah dari duri pahit dan pohon Zaqqum. Mereka meminum darah dan nanah. Dengan kulit mengelupas, daging terbakar, dan darah berceceran di mana-mana, mereka menjalani kehidupan yang menghinakan. Dengan tangan-tangan terikat pada leher mereka, mereka dimasukkan ke tengah-tengah api. Bahkan, kehidupan seperti ini akan tetap abadi.&lt;br /&gt;Banyak orang yang percaya bahwa neraka hanyalah tempat sementara, dan bahwa ketika mereka telah disiksa karena kesalahan mereka, mereka akan memasuki surga. Benar atau tidaknya hal ini hanyalah diketahui oleh Allah, Yang memberi tahu kita tentang hal berikut ini dalam Al Qur'an:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berada di dalam neraka yang tertutup rapat. (QS Al-Balad: 20)&lt;br /&gt;Hal itu adalah karena mereka mengaku, “Kami tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari yang bisa dihitung.” Mereka teperdaya dalam agama mereka karena apa yang selalu mereka ada-adakan. (QS Ali Imran: 24)&lt;br /&gt;Akan tetapi, yang harus dilakukan oleh seorang Muslim yang mengatahui kesalahannya dan perbuatannya yang keliru adalah menyesali semua itu, berdoa, dan memohon pengampunan dari Allah. Dalam Al Qur'an, Allah memberi tahu kita bahwa Allah mengampuni segala dosa asalkan kita bertobat. Ayat yang menyatakannya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah, “Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni segala dosa. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Penyayang. (QS Az-Zumar: 53)&lt;br /&gt;Manusia perlu mengetahui kesalahannya dan meminta pengampunan dari Allah untuk menghindari sesal yang tak berkesudahan di akhirat, dan untuk menyelamatkan diri mereka dari siksa yang tak tertahankan di neraka. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-3329180297985801609?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/3329180297985801609/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/12/siksa-neraka-akan-abadi-selamanya.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/3329180297985801609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/3329180297985801609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/12/siksa-neraka-akan-abadi-selamanya.html' title='Siksa Neraka Akan Abadi Selamanya'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-5320000833636882749</id><published>2008-12-17T07:29:00.000+08:00</published><updated>2008-12-17T07:33:50.671+08:00</updated><title type='text'>Kekejaman tentara israel, menembak Mati Anak Umur 11 Tahun dengan sengaja.</title><content type='html'>Berikut adalah salah satu kekejaman tentara Israel. Mereka sengaja selama 45 menit menembakkan pelurunya ke arah  yang masih berumur 11 tahun (1988-2000). Terlihat jelas bagaimana tembok di sekitar mereka berlindung berlubang karena tembakan tentara Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;img title="" alt="Jamal dan anaknya yang bernama Muhammad al Durrah" src="http://semuabisnis.com/content_images/1/aldurrah2.jpg" align="bottom" border="0" height="180" width="300" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jamal terluka parah sementara anaknya Muhammad al Durrah tewas. Peristiwa itu direkam oleh Jurnalis Freelance Palestina, Talal Abu Rahma yang biasa bekerjasama dengan French 2. Hasil rekaman videonya kemudian disiarkan oleh TV Perancis, The French 2 Channel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad dan ayahnya Jamal kemudian dibawa ke Rumah Sakit Shifa di Gaza&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img title="" alt="Jamal mengatakan bahwa anaknya meminta perlindungan ayahnya. ”Demi Allah lindungi aku ayah” kata Muhammad." src="http://semuabisnis.com/content_images/1/durra_929.jpg" align="bottom" border="0" height="504" width="416" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika diwawancara BBC, Jamal mengatakan bahwa anaknya meminta perlindungan ayahnya. ”Demi Allah lindungi aku ayah” kata Muhammad. Namun tentara Israel terus menembak tanpa henti. Tentara Israel bahkan menembaki ambulan yang berusaha menyelamatkan mereka sehingga supirnya, Bassam al Bilbeisi tewas dan melukai lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img title="" alt="Muhammad dan ayahnya Jamal kemudian dibawa ke Rumah Sakit Shifa di Gaza" src="http://semuabisnis.com/content_images/1/aldurrah3.jpg" align="bottom" border="0" height="180" width="300" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekejaman tentara Israel yang tega membantai wanita dan anak-anak tak lepas dari Kitab Suci mereka, Torat, yang sudah dirubah oleh tangan mereka. Perintah Tuhan untuk membantai laki-laki dan perempuan, anak-anak dan bayi serta hewan yang tak berdosa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“15:1. Berkatalah Samuel kepada Saul: “Aku telah diutus oleh TUHAN untuk mengurapi engkau menjadi raja atas Israel, umat-Nya; oleh sebab itu, dengarkanlah bunyi firman TUHAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15:2 Beginilah firman TUHAN semesta alam: Aku akan membalas apa yang dilakukan orang Amalek kepada orang Israel, karena orang Amalek menghalang-halangi mereka, ketika orang Israel pergi dari Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15:3 Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15:4 Lalu Saul memanggil rakyat berkumpul dan memeriksa barisan mereka di Telaim: ada dua ratus&lt;div style="padding: 10px; float: right;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;&lt;!-- google_ad_client = "pub-5318638948240463"; google_alternate_ad_url = ""; google_ad_width = 300; google_ad_height = 250; google_ad_format = "300x250_as"; google_ad_type = "text_image"; google_ad_channel = ""; google_color_border = "FFFFFF"; google_color_bg = "FFFFFF"; google_color_link = "0000FF"; google_color_text = "000000"; google_color_url = "008000"; //--&gt;&lt;/script&gt; &lt;script type="text/javascript" src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js"&gt; &lt;/script&gt;&lt;script&gt;window.google_render_ad();&lt;/script&gt;&lt;ins style="border: medium none ; margin: 0pt; padding: 0pt; width: 300px; height: 250px; position: relative; display: block; visibility: visible;"&gt;&lt;iframe name="google_ads_frame" src="http://googleads.g.doubleclick.net/pagead/ads?client=ca-pub-5318638948240463&amp;amp;dt=1229469847500&amp;amp;lmt=1229469829&amp;amp;prev_fmts=200x200_as&amp;amp;format=300x250_as&amp;amp;output=html&amp;amp;correlator=1229469847125&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.semuabisnis.com%2Farticles%2F131632%2F1%2FKekejaman-tentara-israel-menembak-Mati-Anak-Umur-11-Tahun-dengan-sengaja%2FPage1.html&amp;amp;color_bg=FFFFFF&amp;amp;color_text=000000&amp;amp;color_link=0000FF&amp;amp;color_url=008000&amp;amp;color_border=FFFFFF&amp;amp;ad_type=text_image&amp;amp;eid=30143022&amp;amp;ea=0&amp;amp;ref=http%3A%2F%2Fimages.google.co.id%2Fimgres%3Fimgurl%3Dhttp%3A%2F%2Fsemuabisnis.com%2Fcontent_images%2F1%2Fdurra_929.jpg%26imgrefurl%3Dhttp%3A%2F%2Fwww.semuabisnis.com%2Farticles%2F131632%2F1%2FKekejaman-tentara-israel-menembak-Mati-Anak-Umur-11-Tahun-dengan-sengaja%2FPage1.html%26usg%3D__P5-x0Wsuu_hVXLkSm6-HaKhNBy4%3D%26h%3D504%26w%3D416%26sz%3D65%26hl%3Did%26start%3D24%26tbnid%3DMPOnlBJcN9iz4M%3A%26tbnh%3D130%26tbnw%3D107%26prev%3D%2Fimages%253Fq%253Dtentara%2526start%253D20%2526gbv%253D2%2526ndsp%253D20%2526hl%253Did%2526sa%253DN&amp;amp;frm=0&amp;amp;ga_vid=1454083176.1229469847&amp;amp;ga_sid=1229469847&amp;amp;ga_hid=1297915244&amp;amp;flash=10.0.12&amp;amp;u_h=768&amp;amp;u_w=1024&amp;amp;u_ah=738&amp;amp;u_aw=1024&amp;amp;u_cd=32&amp;amp;u_tz=480&amp;amp;u_his=1&amp;amp;u_java=true&amp;amp;u_nplug=9&amp;amp;u_nmime=12&amp;amp;dtd=0" marginwidth="0" marginheight="0" vspace="0" hspace="0" allowtransparency="true" frameborder="0" height="250" scrolling="no" width="300"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/ins&gt; &lt;/div&gt; ribu orang pasukan berjalan kaki dan sepuluh ribu orang Yehuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15:5 Setelah Saul sampai ke kota orang Amalek, disuruhnyalah orang-orang menghadang di lembah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15:6 Berkatalah Saul kepada orang Keni: “Berangkatlah, menjauhlah, pergilah dari tengah-tengah orang Amalek, supaya jangan kulenyapkan kamu bersama-sama dengan mereka. Bukankah kamu telah menunjukkan persahabatanmu kepada semua orang Israel, ketika mereka pergi dari Mesir?” Sesudah itu menjauhlah orang Keni dari tengah-tengah orang Amalek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15:7 Lalu Saul memukul kalah orang Amalek mulai dari Hawila sampai ke Syur, yang di sebelah timur Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15:8 Agag, raja orang Amalek, ditangkapnya hidup-hidup, tetapi segenap rakyatnya ditumpasnya dengan mata pedang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15:9 Tetapi Saul dan rakyat itu menyelamatkan Agag dan kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik dan tambun, pula anak domba dan segala yang berharga: tidak mau mereka menumpas semuanya itu. Tetapi segala hewan yang tidak berharga dan yang buruk, itulah yang ditumpas mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15:10. Lalu datanglah firman TUHAN kepada Samuel, demikian:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15:11 “Aku menyesal, karena Aku telah menjadikan Saul raja, sebab ia telah berbalik dari pada Aku dan tidak melaksanakan firman-Ku.” Maka sakit hatilah Samuel dan ia berseru-seru kepada TUHAN semalam-malaman.” (I Samuel 15:1-11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kekejaman bangsa Yahudi, tak heran jika Allah dalam surat Al Fatihah mengatakan bahwa orang Yahudi adalah orang yang dimurkai Allah (Al Maghdub)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sesungguhnya Kami telah mengambil perjanjian dari Bani Israil[432], dan telah Kami utus kepada mereka rasul-rasul. Tetapi setiap datang seorang rasul kepada mereka dengan membawa apa yang yang tidak diingini oleh hawa nafsu mereka, (maka) sebagian dari rasul-rasul itu mereka dustakan dan sebagian yang lain mereka bunuh.” [Al Maa’idah:70]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah ini adalah kutipan dari http://en.wikipedia.org/wiki/Muhammad_al-Durrah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In an interview with the father, the BBC reported that Muhammad had pleaded with his father for protection. “For the love of God protect me, Baba (Dad),”.[16] The boy’s father told the BBC that Israeli troops had fired relentlessly, and had shot at an ambulance that tried to rescue the pair, killing the ambulance driver, Bassam al-Bilbeisi,[8] and injuring another.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The father said: “I appeal to the entire world, to all those who have seen this crime to act and help me avenge my son’s death and to put on trial Israel …” He said he planned to take Israel to the international courts.[16] In another interview, he said his son had died for “the sake of Al-Aqsa Mosque,” which was the subject of Palestinian protests at the time following a controversial visit by the Israeli politician Ariel Sharon&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-5320000833636882749?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/5320000833636882749/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/12/kekejaman-tentara-israel-menembak-mati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/5320000833636882749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/5320000833636882749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/12/kekejaman-tentara-israel-menembak-mati.html' title='Kekejaman tentara israel, menembak Mati Anak Umur 11 Tahun dengan sengaja.'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-577565204857620661</id><published>2008-12-02T07:39:00.000+08:00</published><updated>2008-12-02T07:40:33.566+08:00</updated><title type='text'>Ribuan Palestina Terhalang Berhaji</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Georgia','serif';"&gt;Ribuan calon jamaah haji asal Palestina terhalang berangkat karena terhalang di perbatasan Jalur Gaza. Hamas menyalahkan Mesir atas peristiwa ini&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img src="http://www.hidayatullah.com/images/stories/globe02.jpg" align="left" border="0" /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Georgia','serif';"&gt;Hidayatullah.com--&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Georgia','serif';"&gt;Jamaah calon haji Palestina yang akan menuju Makkah dihalangi meninggalkan Jalur Gaza melalui Mesir, Sabtu (29/11) sementara para penguasa Hamas dan pihak pemimpin kelompok saingannya di Tepi Barat saling menyalahkan atas hambatan itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Georgia','serif';"&gt;Jamaah calon haji mengharapkan bisa tiba di Arab Saudi pekan depan untuk menunaikan ibadah haji. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Georgia','serif';"&gt;Para pejabat Hamas menyalahkan Mesir dan mengatakan Mesir tidak membuka perbatasan itu sebagaimana telah disepakati, sementara Kairo menegaskan tempat penyeberangan itu dibuka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Georgia','serif';"&gt;Arab Saudi mengatakan pihaknya hanya memberikan visa kepada warga Palestina yang terdaftar untuk menunaikan ibadah haji melalui Pemerintah Palestina yang dipimpin Presiden Mahmoud Abbas dari faksi Fatah di Tepi Barat. Sebanyak 3.000 orang di Jalur Gaza telah melakukan hal itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Georgia','serif';"&gt;Sebanyak 3.000 warga Gaza lainnya berusaha meminta visa melalui Hamas yang menguasai wilayah itu tahun lalu. Hamas meminta kepada Arab Saudi melunak dan memberikan mereka visa. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Georgia','serif';"&gt;Beberapa pemimpin Hamas mengatakan jika negara itu tidak melunak mereka akan melarang siapapun meninggalkan Gaza untuk menunaikan ibadah haji ke Mekah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Georgia','serif';"&gt;Kementerian Dalam Negeri yang dikuasai Hamas di Gaza, juru bicara Ehad al Ghsain membantah melarang warga menunaikan ibadah haji. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: 'Georgia','serif';"&gt;"Kami tidak akan mengirim pulang para calon jamaah haji. Mesir tetap menutup tempat penyeberangan itu, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 115%; font-family: 'Georgia','serif';"&gt;Seorang pejabat Mesir menegaskan tempat penyeberangan itu dibuka untuk para calon jamaah haji sampai Senin. Mesir umumnya menutup tempat penyeberangan Rafah sejak Hamas menyingkirkan Fatah di Gaza tahun lalu. [ant/&lt;a href="http://www.hidayatullah.com/"&gt;www.hidayatullah.com&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-577565204857620661?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/577565204857620661/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/12/ribuan-palestina-terhalang-berhaji.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/577565204857620661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/577565204857620661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/12/ribuan-palestina-terhalang-berhaji.html' title='Ribuan Palestina Terhalang Berhaji'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-564921518543889311</id><published>2008-12-02T07:25:00.000+08:00</published><updated>2008-12-02T07:35:09.643+08:00</updated><title type='text'>Kilas Balik Fakta Bom Bali I</title><content type='html'>&lt;p style="color: rgb(255, 255, 102);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:'Georgia','serif';" &gt;Hakim yang memvonis mati Amrozi Cs telah mati duluan. Jaksa yang menuntut (Urip Tri Gunawan) &lt;span&gt; &lt;/span&gt;kini dipermalukan kasus suap Rp 6 M. Siapa yang akan menyusul terhina berikutnya?&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Oleh: &lt;strong&gt;Fauzan Al-Anshari *&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;img src="http://www.hidayatullah.com/images/stories/opini.jpg" align="left" border="0" /&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Tiga terpidana mati Amrozi Cs telah dipanggil Allah SWT. Tapi masih banyak orang belum mencermati secara jeli peristiwa itu. Tulisan berupa kilas balik ini sekedar mengingatkan Anda semua atas peristiwa itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;&lt;strong&gt;***&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Pulau Bali mempunyai nama lain sebagai pulau Dewata, karena memang dikaruniai oleh Alloh SWT memiliki keindahan panorama alam, khususnya panorama di pantai Kuta. Karena keindahannya, tidak mengherankan jika para wisatawan selalu berdatangan silih berganti, baik wisatawan lokal (domestik) maupun turis asing. Karena banyaknya wisatawan asing, sampai-sampai ada tempat hiburan yang dikhususkan untuk para turis asing, yaitu &lt;em&gt;Paddy’s Bar &lt;/em&gt;dan &lt;em&gt;Sari Club.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Pada hari sabtu tanggal 12 Oktober 2002 menjelang tengah malam tiba-tiba sebuah bom meledak di &lt;em&gt;Paddy’s Bar&lt;/em&gt; tempat para turis asing berpesta pora.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;img src="http://www.hidayatullah.com/images/stories/BaliBomb2.gif" align="left" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&gt;&gt; Bom Bali 1 [&lt;em&gt;thejakartapost.com&lt;/em&gt;]&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Seketika itu juga aliran listrik padam, sehingga sepanjang jalan Legian Kuta gelap gulita. Dalam hitungan detik sesaat kemudian muncul cahaya terang yang memancar membentuk awan, semburan api raksasa terlihat hampir bersamaan dengan terdengarnya ledakan dahsyat. Disusul dengan bom kedua di Sari Club, yang efeknya terdengar sampai radius puluhan kilometer, dan jaring-jaring bangunan berhamburan ke udara sampai 50 meter tingginya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Indonesia tersentak, tak menyangka akan terjadi targedi Bom Bali I tersebut, sementara pemerintah Amerika – Israel – Australia dan pemerintah barat lainnya tidak kaget atau pura-pura kaget atas kejadian yang mengakibatkan sebagian warganya jadi korban. Sangat disayangkan, pemerintah Indonesia tidak segera mengambil sikap, tidak seperti pemerintah Amerika yang cepat membuat pernyataan “&lt;em&gt;Amerika under Attack&lt;/em&gt;” (Amerika sedang diserang) yang langsung diikuti penutupan akses keluar dari Amerika, baik yang lewat udara maupun laut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Sementara pemerintah Indonesia bingung, tidak tahu apa yang harus dan cepat dilakukan untuk melindungi rakyatnya. Pintu ke luar masuk, baik jalur udara maupun laut dibiarkan terbuka lebar, sehingga kalau ada dugaan keterlibatan pihak asing, maka barang-barang bukti akan lenyap dibawa lari ke luar negeri. Yang tersisa hanya bukti lokal, yang menyebabkan rakyatnya sendiri jadi korban tuduhan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;img src="http://www.hidayatullah.com/images/stories/BalibombCendawan.gif" align="left" border="0" /&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Bom jenis apa yang meledak di kedua tempat hiburan &lt;em&gt;Paddy’s Bar&lt;/em&gt; dan Sari Club? Siapa yang pantas tertuduh sebagai pelaku utamanya? Para pembaca dipersilahkan untuk mengambil kesimpulan sendiri setelah membaca berita dan cara penanganannya. Setelah bom meledak, dalam tempo 5 mikro-detik detonasi yang sangat dahsyat berupa gelombang tekan (&lt;em&gt;shock wave&lt;/em&gt;) berkekuatan satu juta kaki perdetik membongkar jalan yang berada di depan Sari Club. Aspal, batu dan tanah dengan berat dua ton-an terlempar berhamburan ke udara, sementara tanah dan pasir berputar ke segala arah bak angin putting beliung, mampu memotong tubuh para turis menjadi seperti mie kwetiau. Potongan-potongan tubuh manusia terserak sampai beberapa blok jauhnya, sedang yang berada pada radius demosili yang panjangnya 200-an meter akan tewas meski dengan tubuh utuh, tapi tulang belulangnya patah dan remuk redam bak bandeng presto.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Ledakan bom tersebut menewaskan 202 orang, melukai sekitar 300 orang, menghancurkan 47 bangunan, beberapa mobil terlempar ke udara sampai enam meter dan membakar ratusan mobil dari berbagai merk dan jenis. Potongan-potongan besi bangunan juga patah-patah dan bengkok oleh kuatnya tekanan ledak, kaca bangunan beterbangan ke segala arah, getaran akibat ledakan bom bisa dirasakan sampai radius 12 kilometer. Belum juga pihak kepolisian Indonesia selesai mengadakan penyelidikan, tiba-tiba keluarlah beberapa pernyataan dan tuduhan dari pihak pemerintahan Barat. Presiden AS George Walker Bush sudah mendahului menuduh Al-Qaidah sebagai dalangnya, yang akan diamini oleh negara-negara barat yang lainnya. Sementara, Lembaga Studi Pentagon dan Israel menuduh Jamaah Islamiyah yang melakukannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Dengan munculnya beberapa pernyataan dari negara-negara kuat yang mendahului hasil penyelidikan pihak kepolisian, sudah barang tentu sangat mempengaruhi independensi dan obyektifitas proses penyelidikan kepolisian Indonesia. Cecaran negara-negara barat tersebut jelas membuat kepolisian Indonesia ketar–ketir dan ketakutan, karena merasa mendapat intervensi. Walau masih tetap melakukan proses penyidikan dan penyelidikan, tapi sudah tidak bisa mandiri lagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Perhatikan dari perkemba&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;ngan pernyataan-pernyataan yang disampaikan pihak yang berkompenten:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 51);"&gt;Pertama&lt;/span&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Pada hari awal pasca ledakan Tim Mabes Polri mengadakan kajian bersama dengan Tim FBI, sudah berani membuat pernyataan: “Berdasarkan efek ledakan bom, besar kemungkinan material yang digunakan dari jenis C-4,” kata Kabag Humas Polri Irjen Polisi Saleh Saaf. Pernyataan tersebut diperkuat oleh keterangan Kepala BIN AM Hendropriyono, “Ya, salah satu dari bom yang dipakai adalah C-4,” disampaikan saat berkunjung ke TKP tanggal 19 Oktober 2002.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Kedua&lt;/span&gt;,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Mark Ribband seorang ahli dan praktisi eksplosif Inggris mengatakan kepada AFP (15/10/02): “Bom C-4 memang diproduksi oleh beberapa negara, tetapi produsen utamanya adalah AS dan Israel”. Dia menambahkan:&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;“Meskipun relatif gampang dibawa dan mudah diselundupkan, bom plastik ini tak bisa diperoleh sembarangan pihak, selain amat sulit juga mahal”. Melihat dampaknya, dia percaya bom di Bali itu punya daya ledak yang luar biasa, kalau benar itu C-4, tentu itu C-4 yang amat powerfull.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Ketiga&lt;/span&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Joe Vialls, ahli bom dan investigator independen yang bermukim di Australia punya pendapat yang berbeda. Menurut hasil investigasi dan analisanya, bom yang meledak di Bali itu lebih dari C-4. Menurutnya, C-4 itu hanya hebat di film-film Hollywood yang dibintangi Sylvester Stallone atau Bruce Willis. C-4 itu sebenar&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;nya hanya lebih baik dari TNT. C-4 yang standar terbuat dari 91% RDX dan 9% Polyisobotciser dan daya ledaknya 1,2 kali lebih baik dari TNT. Yang pasti kata Joe Vialls: “Skenario bom C-4 tak bisa menjelaskan mengapa bom Bali menimbulkan cendawan panas dan kawah yang cukup besar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Adanya cahaya dan cendawan panas setelah lumpuhnya aliran listrik serta munculnya kawah, bisa menjadi indikasi yang spesifik dari hadirnya senjata micronuclear. Sejumlah kalangan mempertanyakan tidak adanya radiasi sinar gamma dalam kasus tersebut. Karena radiasi gamma dan neutron tidak terdeteksi, mereka menyimpulkan tak mungkin ada mikronuklir di Bali. Sanggahan itu sekilas masuk akal, tapi sebenarnya menunjukkan kurangnya wawasan akan khasanah senjata nuklir”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Keempat&lt;/span&gt;,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Nuklir konvensional memang selalu menghasilkan radiasi radio aktif, sementara yang dipakai di Bali adalah mikron&lt;/span&gt;&lt;img src="http://www.hidayatullah.com/images/stories/BaliBomb1.gif" align="left" border="0" /&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;uklir non konvensional yang disebut SDAM (&lt;em&gt;Special Demolition Atomic Munition&lt;/em&gt;). Dilengkapi &lt;em&gt;reflector neutron&lt;/em&gt;, mikronuklir ini didesain sedemikian rupa hingga tidak sampai menghasilkan sinar gamma dan neutron yang gampang disidik oleh alat Geiger Counter, limbah yang dihasilkan SDAM itu berupa awan panas dan sedikit sinar alpha. Maka jika mendeteksi radiasi mikronuklir SDAM dengan menggunakan alat itu jelas salah alamat, pasti tak akan terukur adanya radiasi gamma dan neutron, kecuali memang di TKP terdapat bahan radioaktif Uranium.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Sedangkan bahan yang dipakai untuk membuat SDAM umumnya adalah Uranium 238 dan Plutonium 239. SDAM tidak meninggalkan jejak radiasi neutron dan atau sinar gamma, hanya menghasilkan panas dan sedikit pertikel alpha. Partikel itu tersedia dalam jumlah amat sedikit, sekitar satu partikel dalam radius dua meter. Itu pun bisa hilang atau tidak terdeteksi setelah TKP kena hujan, atau partikel terhirup oleh para korban yang telah dievakuasi dan diabukan di Australia. Persoalannya, para petugas kepolisian sudah kehilangan momen dan kesempatan untuk menjejak partikel alpha yang menjadi ciri khasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102); font-weight: bold;"&gt;Kelima&lt;/span&gt;,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Kepala Staf TNI Angkatan Bersenjata (KSAD) Jenderal Ryamizard Riyacudu (kini sudah pensiun) mengatakan: “Saya yakin bahwa bom yang meledak di Bali adalah buatan luar negeri, dan bukan buatan orang Indonesia. Bom yang begitu dahsyat seperti itu tidak mungkin produk dalam negeri, itu pasti produk luar negeri”, ujarnya usai memberikan pengarahan kepada prajurit Kopassus Grup 2 dan Brigif 413 Kostrad di Markas Kopassus Grup 2 Kandang Menjangan Solo (12/11/02). Menurut Ryamizard, “Indonesia sampai saat ini belum mampu membuat bom Atom, bom &lt;em&gt;Napalm&lt;/em&gt;, Mikronuklir atau sejenisnya. Tapi kalau ada orang kita yang disuruh saya tidak tahu, serahkan saja pada polisi. Tapi saya yakin ada orang luar yang terlibat,” jelasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Keenam&lt;/span&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Kapten Rodney Cox, seorang tentara Australia mengomentari kejadian meledaknya bom Bali. Dia menyaksikan langsung dahsyatnya bom tersebut, karena berada di dekat TKP, katanya: “Saya pernah mengikuti kursus Demosili, tapi tak pernah menyaksikan efek ledakan yang begitu hebat”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Kesaksiannya yang cukup detail itu mengundang analisis lebih jauh terhadap identitas bom Bali. “Pernyataan listrik mati sebelum adanya kilatan cahaya pra ledakan telah menjadi petunjuk kuat dan tak terbantahkan, bahwa masa kritis dari suatu senjata mikronuklir telah tercapai” kata Joe Vialls. Bom kecil di &lt;em&gt;Paddy’s Bar&lt;/em&gt; hanya menimbulkan kerusakan lokal, 10 detik kemudian meledaklah bom ke-2 di Sari Club yang sangat dahsyat, menyebabkan seluruh aliran dan jaringan listrik di kota saat itu lumpuh total oleh pengaruh gelombang elektromagnetik SREMP (&lt;em&gt;Source Region Electromagnetic Pulsa&lt;/em&gt;) yang dipancarkan mikronuklir pada titik kritisnya. Pulsa Elektromagnetik itu merambat melalui semua medium pada kecepatan cahaya (300.000 km/jam). Karena itu Kapten Cox menyatakan, bahwa listrik mati sebelum dia menyaksikan semburan api dan awan panas di atas permukaan jalan. Laporan yang disusun oleh Kapten Jonathan Garland, wartawan koran resmi Angkatan Bersenjata Australia itu rupanya telah membuat keki dan blingsatan pemerintah dan petinggi militer Australia. Mereka khawatir kesaksian itu akan menjadi blunder bagi Australia di masa depan, maka dengan memo seorang menteri, laporan dan kesaksian penting itu kemudian dihapus dari situs ARMY.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Polri Kurang Mandiri dan Tidak Konsisten Pada hari pertama pihak kepolisian Indonesia menduga kuat bahwa bom yang meledak di Bali dari jenis C-4, dugaan itu didasarkan pada efek ledakan yang dahsyat. Akan tetapi setelah kedatangan Tim Polisi Federal (Austalia Federal Police) Australia dan ASIO (Australia Secret Intelligent Organization) , pernyataannya jadi berubah-ubah. Katanya, bom yang meledak dari jenis RDX. Lalu berubah lagi, kata polisi dari jenis TNT. Bahkan Polda Jatim sempat keceplosan bicara, bahwa bom yang meledak di Bali itu mungkin bom karbit, hanya karena di sekitar TKP ditemukan bubuk potasium khlorat. Sungguh menggelikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Kalau saja Polri mampu mandiri dan tidak takut dengan tekanan dari pihak manapun, bekerja profesional, tidak terpengaruh (yang negatif) walau ada pihak luar ikut membantu menyelidiki, maka haqqul yakin kepolisian Indonesia akan mempunyai wibawa tinggi di mata dunia, dihormati dan dicintai rakyat karena mereka merasa terlindungi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 255, 102);" class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Mengapa TNI Dicurigai Terlibat?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Koran Singapura &lt;em&gt;The Straits Times&lt;/em&gt; dan koran &lt;em&gt;Australia The Sydney Morning Herald&lt;/em&gt; melansir berita, bahwa TNI mungkin terlibat dalam pengeboman di Bali. Berdalih pengakuan paling mutakhir dari Umar al-Faruq (mudah-mudahan syahid) di penjara Baghram Afganistan. Mereka menuduh Abubakar Ba’asyir telah membeli C-4 dari TNI dengan dana kiriman uang dari tokoh Al-Qaidah Usama bin Ladin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;img src="http://www.hidayatullah.com/images/stories/TrioBALIBomber.gif" align="left" border="0" /&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Berita fitnahan tersebut cepat direspon oleh KSAD Jenderal Ryamizard Riyacudu, dengan mengatakan bahwa TNI sampai saat ini belum mampu membuat bom Atom, bom Napalm, Mikronuklir dan atau yang sejenisnya. Lalu diadakanlah demo bom TNT (kemampuan yang dimiliki PT. Pindad) di Cibodas pada akhir Oktober 2002. 2 kg bom TNT disiapkan, 2 meter darinya diletakkan 2 botol aqua berisi bensin, di sampingnya lagi ada gubuk kecil dari bahan kayu. Setelah bom TNT tadi diledakkan, maka menimbulkan suara cukup keras dan tanahnya pun bergetar, pohon dan tanaman di sekitarnya rusak. Tapi anehnya 2 botol aqua yang berisi bensin tidak tumbang apalagi terbakar, begitu juga gubuk kayunya juga masih tegak berdiri. Uji coba tersebut dilakukan oleh Pusdik Zenit TNI AD yang dipimpin oleh Kol. C2i Puguh Santoso. Keterusterangan dari pihak TNI akan batas kemampuan PT. Pindad sebenarnya sangat disayangkan, karena rahasia batas kemampuannya akan diketahui pihak lawan. Tapi keterusterangan tadi bisa dimaklumi, apa sebabnya?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Nah kalau berita dari dua koran Singapura dan Australia itu di-&lt;em&gt;blow up&lt;/em&gt; dan dilansir oleh mass media dunia, maka TNI dan juga negara Indonesia bisa terancam diserang oleh pihak luar, mungkin akan mengalami nasib seperti Iraq.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 102);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Coba perhatikan beberapa kejadian sebelumnya:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Paska runtuhnya gedung WTC tanggal 11 September 2001, Presiden AS George Walker Bush menabuh genderang perang dunia melawan para pejuang dan aktivis muslim dengan julukan “teroris” (the global war on terrorism atau G-WOT). Dia mengajak kepada masyarakat internasional untuk mendukung langkahnya, dengan dua opsi: “&lt;em&gt;Carrot or Stick&lt;/em&gt;”; bersama kami (AS) memerangi para teroris akan mendapat hadiah carrot/wortel/ dollar, tidak mau mendukung AS akan menerima pukulan stick/tongkat/ rudal.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Presiden Megawati pernah mengatakan bahwa, jika AS menyerang Indonesia, maka tak akan mampu melawan tentara George Walker Bush dan tidak akan bertahan walau hanya sepekan. Mengapa Presiden Megawati sampai mengatakan demikian? Bisa jadi karena kemampuan militer Indonesia memang sangat jauh tertinggal jika dibandingkan dengan tentara AS. Apakah George Walker Bush serius dengan ancamannya, bila Indonesia tidak mau mendukungnya akan diserang?&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Jawabnya: Sangat mungkin! Tapi, dari dua pilihan tersebut, &lt;em&gt;carrot&lt;/em&gt;-lah yang dipilih Megawati. Ia menyeret bangsa Indonesia menjadi sekutu Bush, menjadi “&lt;em&gt;Proxy Forces&lt;/em&gt;” atau agen perantara untuk menangkapi rakyatnya sendiri . &lt;em&gt;Masya Alloh&lt;/em&gt; tega nian bunda. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Karenanya, ia langsung mendapatkan upah di depan (&lt;em&gt;down paymen&lt;/em&gt;) sebesar US $ 500 juta. Katanya, untuk menstimulir perekonomian nasional. Terbuktilah sekarang. Ujian harta ini lebih berbahaya daripada kenaikan BBM.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Sabda Nabi saw:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;“Sesungguhnya aku sudah memohon kepada Robbku untuk umatku, janganlah Dia membinasakan mereka dengan paceklik yang merajalela, jangan menundukkan mereka kepada musuh dari luar kelompok mereka yang menodai kedaulatan mereka. Sesungguhnya Robbku berfirman: Wahai Muhammad, sungguh jika Aku telah menetapkan suatu ketetapan, maka tidak bisa lagi ditolak. Aku berikan kepadamu untuk umatmu agar mereka tidak dibinasakan oleh paceklik yang merajalela, dan agar mereka tidak dikuasai musuh dari luar mereka yang akan menodai kedaulatan mereka, sekalipun musuh itu berkumpul dari seluruh penjuru dunia, kecuali jika sebagian mereka membinasakan sebagian yang lain, dan mereka saling manahan satu sama lain”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Frederick Burks, mantan penerjemah Departemen Luar Negeri AS mengatakan: “Pada tanggal 16 September 2002 ada pertemuan rahasia di rumah Presiden Megawati, di jalan Teuku Umar Jakarta. Pertemuan itu diikuti lima orang: Megawati, Karen Brooks, (Direktur National Security Council wilayah Asia Pasific), Ralph Boyce (Dubes AS untuk Indonesia), Frederich Burks dan seorang wanita agen khusus CIA sebagai utusan spesial Presiden Bush”. Dalam pertemuan berdurasi 20-an menit itu, utusan khusus Bush meminta Mega agar me-render (menyerahkan secara rahasia) ustadz Abu Bakar Ba’asyir kepada pemerintahan AS, sebagaimana kasus Umar al-Faruq. Mega menolak, dengan alasan, Umar al-Faruq bisa di-&lt;em&gt;render&lt;/em&gt; karena tidak dikenal oleh publik Indonesia dan tak mempunyai pendukung, sedangkan ustadz Abu Bakar dikenal publik dan banyak pengikutnya.&lt;/li&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Sehingga jika di-&lt;em&gt;render &lt;/em&gt;bisa menimbulkan instabilitas politik dan agama, yang tidak mungkin ditanggungnya. Akhirnya agen CIA itu mengancam;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;“Jika ustadz Abu tidak diserahkan sebelum pertemuan APEC, maka “Situasinya akan bertambah buruk..” Benar saja, ancamannya dibuktikan sebulan kemudian, yaitu dengan peledakan Bom Bali I pada tanggal 12 Oktober 2002 pukul 00.00.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Jadi siapa yang berada di balik peristiwa Bom Bali I? Apakah Amrozi cs pelaku utamanya? Amrozi hanya membawa karbit 1 ton dengan mobil L300. Mengapa polisi takut melakukan rekonstruksi? Jika Anda ragu, jangan sekali-kali mengeksekusi mereka, karena jika Anda muslim, maka akan murtad!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;Ingatlah hakim yang memvonis mati mereka tela mati duluan, jaksa yang menuntut hukuman mati (Urip Tri Gunawan) mereka kini dipermalukan dengan terbongkarnya suap Rp 6 M, apakah Anda mau menyusul terhina seperti mereka?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Penulis adalah Direktur Lembaga Kajian Strategis Islam (LKSI) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://hidayatullah.com"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;[ www.hidayatullah.com ]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:'Georgia','serif';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-564921518543889311?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/564921518543889311/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/12/kilas-balik-fakta-bom-bali-i.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/564921518543889311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/564921518543889311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/12/kilas-balik-fakta-bom-bali-i.html' title='Kilas Balik Fakta Bom Bali I'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-6850051418671223485</id><published>2008-11-27T11:14:00.000+08:00</published><updated>2008-11-27T11:18:07.283+08:00</updated><title type='text'>KEMATIAN MANUSIA</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 15pt; margin-left: 15pt; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Hidup makin menjauh detik demi detik. Sadarkah Anda bahwa setiap hari membawa anda semakin dekat kepada kematian, atau bahwa kematian itu sama dekatnya kepada anda sebagaimana pada orang lain? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 15pt; margin-left: 15pt; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Sebagaimana disebutkan di dalam ayat, "Setiap jiwa akan merasakan mati; kepada Kamilah engkau akan dikembalikan", (QS Al Ankabuut, 27: 57) setiap orang yang pernah muncul di dunia ini ditakdirkan untuk mati. Tanpa kecuali mereka semua, setiap orang, mati. Hari ini, kita hampir tak pernah mendapati jejak dari banyak orang yang telah meninggal dunia. Mereka yang hidup saat ini dan mereka yang akan hidup kelak juga akan menghadapi kematian pada hari yang telah ditentukan. Walaupun begitu, manusia cenderung menganggap kematian sebagai peristiwa yang tidak mungkin terjadi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 15pt; margin-left: 15pt; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Bayangkanlah seorang bayi yang baru saja membuka matanya terhadap dunia dan seseorang yang akan mengembuskan nafas terakhir. Keduanya tidak dapat mengubah apa pun dari kelahiran dan kematian mereka sendiri. Hanya Allah yang memiliki kekuasaan untuk meniupkan nafas kehidupan atau mengambilnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 15pt; margin-left: 15pt; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Semua manusia akan hidup sampai hari tertentu dan kemudian mati; di dalam Al Quran, Allah menceritakan tentang sikap yang umum ditunjukkan terhadap kematian dengan ayat-ayat berikut: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 51pt; margin-left: 51pt; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan." (QS. Al Jumu’ah, 62: 8)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 15pt; margin-left: 15pt; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Kebanyakan manusia menghindari berpikir tentang kematian. Dalam pesatnya arus peristiwa sehari-hari, seseorang biasanya menyibukkan diri dengan hal-hal yang sama sekali berbeda: di mana hendak kuliah, di perusahaan mana akan bekerja, apa warna pakaian yang akan dikenakan besok pagi, apa yang akan dimasak untuk makan malam; inilah macam isu utama yang biasa kita pikirkan. Hidup dipandang sebagai proses rutin dari masalah-masalah kecil sedemikian. Usaha untuk berbicara tentang kematian selalu diinterupsi oleh mereka yang merasa tidak nyaman mendengar tentangnya. Karena menganggap kematian hanya akan datang setelah tua, orang tidak ingin merisaukan hal yang tidak menyenangkan seperti itu. Namun, harus tetap diingat bahwa tidak ada jaminan bahwa seseorang akan hidup sekadar satu jam lagi. Setiap hari, manusia menyaksikan kematian orang-orang di sekitarnya, tetapi hanya sedikit berpikir tentang hari ketika kematiannya disaksikan orang-orang lain. Dia tidak pernah mengira akhir seperti itu sedang menunggunya! &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 15pt; margin-left: 15pt; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Bagaimanapun juga, ketika kematian mendatangi manusia, semua "kenyataan" hidup tiba-tiba lenyap. Tidak ada sisa dari "masa lalu yang menyenangkan" yang bertahan di dunia ini. Pikirkanlah segala sesuatu yang dapat Anda lakukan sekarang juga: Anda dapat mengedipkan mata, menggerakkan tubuh, berbicara, tertawa; semua ini adalah fungsi tubuh Anda. Sekarang pikirkanlah tentang keadaan dan bentuk tubuh Anda setelah kematian. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 15pt; margin-left: 15pt; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Sejak detik Anda mengembuskan nafas terakhir, Anda akan menjadi tak lebih dari "seonggok daging". Tubuh Anda yang diam dan tak bergerak, akan dibawa ke rumah mayat. Di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; , tubuh Anda akan dimandikan untuk terakhir kalinya. Dengan keadaan terbungkus kain kafan, jenazah Anda akan dibawa di dalam peti mati ke pemakaman. Begitu jenazah Anda berada di dalam kubur, tanah akan menutupi Anda. Inilah akhir dari kisah tentang Anda. Mulai sekarang, Anda hanyalah salah satu nama yang tertulis di nisan pekuburan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 15pt; margin-left: 15pt; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Selama beberapa bulan dan tahun pertama, kuburan Anda akan sering dikunjungi. Seiring berjalannya waktu, makin sedikit orang yang datang. Sepuluh tahun kemudian, tak ada lagi yang datang. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 15pt; margin-left: 15pt; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Sementara itu, anggota keluarga dekat Anda akan melalui segi lain dari kematian Anda. Di rumah, kamar dan tempat tidur Anda akan kosong. Setelah pemakaman, hanya sedikit barang-barang kepunyaan Anda yang akan disimpan di rumah: kebanyakan pakaian, sepatu, dan lain-lain milik Anda akan diberikan kepada mereka yang memerlukannya. Berkas-berkas Anda di kantor administrasi umum akan dihapus atau diarsipkan. Selama tahun-tahun pertama, sebagian orang akan berkabung untuk Anda. Namun, waktu akan mengikis kenangan yang Anda tinggalkan. Empat atau &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;lima&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; puluh tahun kemudian, hanya tinggal sedikit orang yang ingat akan Anda. Tak lama, generasi baru akan datang dan tidak seorang pun dari generasi Anda yang tersisa di muka bumi. Apakah Anda diingat atau tidak, tidak akan berharga bagi Anda. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 15pt; margin-left: 15pt; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Sementara semua ini berlangsung di muka bumi, jenazah di bawah tanah akan melalui proses pembusukan yang cepat. Segera setelah Anda berada di dalam kubur, bakteri dan serangga yang berkembang biak di dalam jenazah karena tiadanya oksigen akan mulai berfungsi. Gas-gas yang dikeluarkan dari organisme-organisme ini akan menggembungkan tubuh, mulai dari bagian perut, mengubah bentuk dan penampilannya. Busa bercampur darah akan meletup keluar dari mulut dan hidung karena tekanan gas-gas pada diafragma. Begitu proses perusakan ini terjadi, rambut tubuh, kuku, telapak tangan dan kaki akan rontok. Mengikuti perubahan luar ini, di dalam tubuh, organ-organ dalam seperti paru-paru, jantung, dan hati juga akan membusuk. Sementara itu, adegan yang paling mengerikan berlangsung di dalam perut, di mana kulit tidak dapat lagi menahan tekanan gas-gas dan tiba-tiba meletus, menyebarkan bau busuk yang tak tertahankan. Mulai dari tengkorak, otot-otot akan berlepasan dari tempat-tempat asalnya. Kulit dan jaringan-jaringan lunak akan hancur sama sekali. Otak akan membusuk dan mulai tampak seperti tanah liat. Proses ini akan terus berlanjut sampai seluruh tubuh tinggal kerangka. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 15pt; margin-left: 15pt; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Tidak ada kesempatan untuk kembali lagi ke kehidupan lama. Berkumpul bersama keluarga di meja makan, bermasyarakat, atau memiliki pekerjaan yang terhormat tidak akan pernah mungkin lagi terjadi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 15pt; margin-left: 15pt; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Pendeknya, "tumpukan daging dan tulang" yang kita beri identitas tersebut akan menghadapi akhir yang menjijikkan. Di sisi lain, Anda — atau tepatnya, jiwa Anda —akan meninggalkan tubuh ini segera setelah Anda mengembuskan nafas terakhir. Sisa dari diri Anda —jasad — akan menjadi bagian dari tanah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 15pt; margin-left: 15pt; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Ya, tetapi apa alasan terjadinya segala hal ini? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 15pt; margin-left: 15pt; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Jika Allah berkehendak, tubuh Anda tidak akan pernah membusuk seperti itu. Dalam peristiwa itu sebenarnya terkandung sebuah pesan yang sangat penting. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 15pt; margin-left: 15pt; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Akhir yang dahsyat yang menunggu manusia seharusnya membuatnya mengakui bahwa dia bukanlah sesosok tubuh, tetapi sebentuk jiwa yang "berdiam" di dalam tubuh. Dengan kata lain, manusia harus mengakui bahwa dia memiliki keberadaan di luar tubuhnya. Lebih jauh lagi, manusia harus memahami kematian jasadnya yang ia coba miliki seolah ia akan abadi di dunia fana ini. Namun jasad ini, yang ia anggap teramat penting, akan membusuk dan dimakan cacing suatu hari dan akhirnya tinggal kerangka. Hari itu mungkin saja sangat dekat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 15pt; margin-left: 15pt; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Walau ada fakta-fakta ini, proses mental manusia cenderung untuk mengesampingkan apa yang tidak ia sukai atau ingini. Bahkan ia cenderung untuk menolak keberadaan hal-hal yang tak ingin hadapi. Kecenderungan ini paling jelas tatkala menyangkut kematian. Hanya penguburan atau kematian mendadak dari keluarga dekatlah yang membawa kenyataan ini ke pikiran. Hampir setiap orang menganggap maut jauh dari dirinya. Dianggapnya mereka yang meninggal dalam tidurnya atau karena kecelakaan adalah orang lain dan apa yang mereka hadapi tidak akan pernah menimpa dirinya! Setiap orang mengira dirinya terlalu muda untuk mati dan masih hidup bertahun-tahun lagi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 15pt; margin-left: 15pt; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Namun mungkin sekali, orang-orang yang meninggal dalam perjalanan ke sekolah atau tergesa-gesa menghadiri rapat bisnis berpikir begitu. Mereka barangkali tidak pernah berpikir bahwa koran hari berikutnya akan memberitakan kematian mereka. Sangatlah mungkin bahwa, saat Anda membaca baris-baris ini, Anda masih tidak menyangka akan meninggal segera setelah Anda menyelesaikannya atau sekadar memikirkan kemungkinan bahwa hal itu terjadi. Barangkali Anda merasa bahwa masih terlalu muda untuk meninggal karena masih banyak hal yang harus diwujudkan. Namun, ini hanyalah suatu pengelakan dari kematian dan merupakan upaya gagal untuk melarikan diri darinya: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 51pt; margin-left: 51pt; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;Katakanlah: "Lari itu sekali-kali tidaklah berguna bagimu, jika kamu melarikan diri dari kematian atau pembunuhan, dan jika kamu tidak juga akan mengecap kesenangan kecuali sebentar saja." (QS. Al Ahzab, 33: 16)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: verdana;"&gt;Manusia yang diciptakan dalam kesendirian hendaknya menyadari bahwa dia juga &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:State&gt; mati dalam kesendirian. Namun, sepanjang hidupnya, ia hidup bagai kecanduan harta benda. Tujuan hidupnya semata-mata untuk memiliki lebih banyak lagi. Namun, tidak seorang pun dapat membawa harta bendanya ke dalam kubur. Tubuh dikuburkan terbungkus dalam kafan yang terbuat dari kain termurah. Jasad muncul ke dunia ini sendirian dan meninggalkannya dengan cara yang sama. Satu-satunya harta yang dapat dibawa seseorang bersamanya saat kematian adalah keimanan atau kekafirannya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-6850051418671223485?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/6850051418671223485/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/11/kematian-manusia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/6850051418671223485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/6850051418671223485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/11/kematian-manusia.html' title='KEMATIAN MANUSIA'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-1293907152063276569</id><published>2008-11-27T11:03:00.000+08:00</published><updated>2008-11-27T11:13:01.155+08:00</updated><title type='text'>DAYA TARIK HARTA BENDA DUNIAWI</title><content type='html'>&lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Sepanjang kehidupan, kita punya cita-cita tertentu untuk dicapai: kekayaan, harta benda, dan kedudukan yang lebih baik, serta pasangan dan anak-anak. Inilah di antara cita-cita yang umum bagi hampir semua orang. Segala rencana dan upaya dikerahkan untuk mencapai tujuan-tujuan ini. Meskipun satu-satunya fakta yang tidak dapat disangkal adalah bahwa segala sesuatunya cenderung menua dan musnah, manusia tidak dapat melepaskan dirinya dari keterikatan terhadap benda-benda. Suatu hari sebuah mobil baru akan ketinggalan zaman; karena sebab-sebab alamiah, tanah pertanian yang subur menjadi gersang; seorang yang cantik kehilangan semua pesonanya ketika ia menua. Di atas segalanya, setiap manusia di muka bumi akan mati, meninggalkan segala sesuatu yang dimilikinya. Namun meskipun terdapat fakta-fakta yang tak terbantahkan ini, manusia menunjukkan kecintaan yang tak terhingga kepada harta benda. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Mereka yang menghabiskan hidupnya dalam kecintaan buta akan harta benda duniawi, akan menyadari bahwa mereka menghabiskan seluruh hidup mereka mengejar ilusi. Mereka akan menyadari keadaan yang menggelikan ini setelah mereka mati. Pada saat itulah akan tampak jelas bagi mereka tujuan akhir kehidupan, yakni menjadi hamba Allah yang ikhlas. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Di dalam Al Quran, Allah cukup banyak menyebutkan "keterikatan yang dalam" ini di dalam ayat-ayat berikut: &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Dijadikan indah pada manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik. (QS. Ali 'Imran, 3: 14) &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Semua hal di dunia ini kekayaan, pasangan, anak-anak, dan perdagangan menyibukkan banyak orang di dalam hidupnya. Namun, jika mereka dapat memahami kekuasaan dan keagungan Allah, mereka akan paham bahwa semua hal yang diberikan kepada manusia ini hanyalah sarana untuk memperoleh keridhaan-Nya. Dengan cara ini, mereka juga akan memahami bahwa tujuan utama manusia adalah menjadi hamba-Nya. Sedangkan, mereka yang tidak benar-benar beriman kepada Allah memiliki pandangan yang kabur dan pemahaman yang dangkal akan keberadaan mereka karena ambisi-ambisi duniawi mereka. Mereka mengharapkan hal-hal besar dari kehidupan yang cacat ini. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Mengejutkan bahwa manusia melupakan semua tentang Hari Akhirat, tempat tinggal yang sempurna dan mulia baginya, dan merasa puas dengan dunia ini. Kalaupun seseorang tidak memiliki keimanan yang sempurna, adanya "kemungkinan" kecil tentang Hari Akhirat seharusnya membuatnya, paling tidak, bersikap lebih hati-hati. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Orang-orang yang beriman, sebaliknya sangat menyadari bahwa hal ini, sama sekali bukanlah "kemungkinan", namun kenyataan. Karena itulah hidup mereka bertujuan untuk menghapuskan kemungkinan sekecil-kecilnya dari terjerumus ke dalam neraka; seluruh upaya mereka dimaksudkan untuk mencapai surga. Mereka sangat paham pahitnya kekecewaan di Hari Akhirat setelah kehidupan yang habis tersia-sia. Mereka juga menyadari bahwa tumpukan kekayaan, seperti rekening bank yang melimpah, mobil-mobil dan kediaman yang mewah, tidak akan diterima sebagai tebusan bagi azab yang kekal. Lebih-lebih lagi, tak seorang pun keluarga atau teman akrab seseorang akan datang untuk menyelamatkannya dari kesedihan abadi ini. Sebaliknya, setiap jiwa akan berusaha menyelamatkan dirinya sendiri. Namun walau begitu, kebanyakan orang mengira bahwa kehidupan ini tidak berlanjut ke Hari Akhirat, dan dengan serakah merengkuh dunia ini. Allah menyebutkan ini di dalam ayat berikut: &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur. (QS. At-Takaatsur: 1-2) &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Godaan kepada harta benda duniawi, tak diragukan lagi, merupakan rahasia dari ujian. Allah menciptakan semua hal yang ia limpahkan dengan sangat indah, namun juga singkat usianya. Hal ini hanyalah untuk membuat manusia berpikir dan membandingkan hal-hal yang diberikan kepada mereka di dunia ini dengan Hari Akhir. Inilah "rahasia" yang kita bicarakan. Kehidupan di dunia memang indah; begitu penuh warna dan atraktif, mengungkapkan keagungan penciptaan oleh Allah. Tak diragukan, manusia menginginkan hidup yang baik dan menyenangkan dan, tentu saja, memohon kepada Allah untuk menjalani hidup seperti itu. Namun ini tidak pernah dapat menjadi tujuan akhir, karena tujuan seperti itu dalam hidup tidaklah lebih penting daripada meraih keridhaan Allah dan surga. Karenanya, manusia hendaknya tidak boleh pernah melupakan tujuan utamanya, sembari menikmati segala karunia ini. Allah memperingatkan manusia tentang hal ini di dalam ayat berikut: &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Dan apa saja yang diberikan kepada kamu, maka itu adalah kenikmatan hidup duniawi dan perhiasannya; sedang apa yang di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal. Maka apakah kamu tidak memahaminya? (QS. Al Qashas, 28: 60)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Kesukaan yang sangat akan benda-benda duniawi adalah salah satu penyebab manusia melupakan Hari Akhir. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; hal lain yang harus diingat: manusia tidak pernah menemukan kebahagiaan sejati di dalam benda-benda duniawi yang ia rengkuh dengan serakah ataupun di dalam perbekalan yang ia upayakan mati-matian untuk miliki. Ini karena nafsu yang kuat susah dipuaskan. Tidak peduli betapa banyak yang dimilikinya, nafsu manusia tidak pernah berakhir. Ia pasti selalu mencari yang lebih banyak dan lebih baik. Karena itulah manusia tidak pernah mendapatkan ketenangan dan kepuasan di dunia ini. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="baslik2" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Adakah Kekayaan yang Sebenarnya di Dunia Ini? &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Kebanyakan manusia mengira mereka dapat memperoleh kehidupan yang sempurna begitu mereka bertekad untuk itu. Lebih jauh lagi, mereka mengira bahwa kualitas hidup yang tinggi bisa dicapai dengan memiliki lebih banyak uang, standar hidup yang lebih baik, keluarga yang bahagia, dan kedudukan yang terhormat di masyarakat. Namun, orang-orang yang mencurahkan seluruh waktu mereka untuk memperoleh hal-hal se-perti itu jelas-jelas melakukan kesalahan. Pertama, mereka hanya berjuang untuk meraih ketenteraman dan kebahagiaan di dunia ini dan sama sekali melupakan Hari Akhirat. Walaupun terdapat fakta bahwa tujuan utama mereka adalah menjadi hamba Allah di dunia ini dan mensyukuri apa-apa yang dianugerahkan-Nya, mereka menghabiskan hidup untuk memenuhi berbagai hasrat mereka yang sia-sia. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Allah memberitahukan betapa remeh dan menipunya daya tarik dunia di dalam Al Quran: &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagum-kan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. (QS. Al Hadiid, 57: 20) &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Tidak mengimani Hari Akhirat atau menganggapnya sebagai kemungkinan yang jauh adalah kesalahan pokok dari banyak orang. Mereka yakin bahwa mereka tidak akan pernah kehilangan kekayaannya. Kesombongan membuat mereka menghindar dari ketundukan kepada Allah dan memalingkan wajah mereka dari janji-Nya. Akhir dari orang-orang seperti ini dikisahkan sebagai berikut: &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Sesungguhnya orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami, dan merasa puas dengan kehidupan dunia serta merasa tenteram dengan kehidupan itu dan orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami, mereka itu tempatnya ialah neraka, disebabkan apa yang selalu mereka kerjakan. (QS. Yunus, 10: 7-8)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Sejarah telah menyaksikan banyak orang semacam ini. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; raja, kaisar, dan fir’aun menganggap mereka dapat memperoleh keabadian dengan kekayaan mereka yang hebat; pemikiran bahwa ada sesuatu yang lebih berharga daripada kekayaan dan kekuasaan mungkin tidak pernah terlintas pada mereka. Mentalitas yang cacat ini menyesatkan banyak orang, yang sangat terkesan oleh kekayaan dan kekuasaan mereka. Namun, semua orang yang tidak beriman ini menghadapi akhir yang mengerikan. Di dalam Al Quran, Allah memberitahukan tentang mereka: &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa), Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar. (QS. Al Mu'minuun, 23: 55-56) &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span class="ayetler1"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Maka janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki dengan harta benda dan anak-anak itu untuk menyiksa mereka dalam kehidupan di dunia dan kelak akan melayang nyawa mereka, sedang mereka dalam keadaan kafir. (QS. At-Taubah, 9: 55) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Orang-orang ini sebenarnya telah mengabaikan sebuah poin yang sa-ngat menentukan. Semua kekayaan dan segala sesuatu yang dianggap penting adalah milik Allah. Allah, Pemilik sebenarnya segala kekayaan, memberikannya kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Sebagai balasannya, manusia diharapkan untuk bersyukur kepada Allah dan menjadi hamba-Nya yang taat. Hendaklah diingat bahwa tidak seorang pun dapat menghalangi pemberian Allah kepada seseorang. Sebaliknya, begitu kekayaan seseorang dicabut, tiada selain Allah yang kuasa mencegahnya. Dengan inilah, Allah menguji manusia. Namun, orang-orang yang melupakan Pencipta mereka dan hari penghisaban tidak mengindahkan ini: &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Allah meluaskan rezki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (hanya sedikit) . (QS. Ar-Ra'd, 13: 26) &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="baslik2" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Pentingkah Kekayaan dan Kedudukan di Dunia? &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Kebanyakan orang percaya bahwa kehidupan yang benar-benar tenteram dapat dicapai di dunia ini. Mentalitas ini menganjurkan bahwa seseorang dapat menemukan kebahagiaan sejati dan mendapatkan penghormatan dari orang lain melalui kekayaan. Mentalitas serupa meyakini bahwa begitu terpenuhi, kesenangan ini akan berlangsung hingga ke akhir dunia. Namun, kebenarannya justru berlawanan. Manusia tidak pernah dapat mencapai hidup impiannya dengan melupakan Penciptanya dan hari penghisaban. Hal ini karena pada saat dia mewujudkan satu sasaran, dia mulai memikirkan yang lainnya. Tidak puas dengan banyaknya yang diperoleh, ia menerjuni bisnis yang baru. Dia tidak merasakan kepuasan apa pun dari flatnya yang baru begitu ia melihat rumah tetangganya yang didekor penuh seni, atau bisa juga, karena dekorasi rumahnya adalah &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;gaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; tahun lalu, yang sudah ketinggalan zaman, mendorong ia untuk mendekor ulang. Begitu pula, karena &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;gaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; dan cita rasa berubah secara drastis, dia mengimpikan pakaian-pakaian yang lebih mutakhir karena ia tidak puas dengan apa yang telah dimilikinya. Psikologi orang yang tidak beriman dijelaskan dengan gamblang dalam ayat berikut: &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Biarkanlah Aku bertindak terhadap orang yang Aku telah menciptakannya sendirian. Dan Aku jadikan baginya harta benda yang banyak, dan anak-anak yang selalu bersama dia, dan Ku lapangkan baginya dengan selapang-lapangnya, kemudian dia ingin sekali supaya Aku menambahnya. (QS. Al Mudatstsir, 74: 11-15) &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Seseorang yang berpikiran sehat dan berpemahaman jelas akan mengakui bahwa para pemilik rumah besar dengan kamar yang lebih banyak dari penghuninya, mobil-mobil mewah, atau lemari pakaian besar hanya mampu menggunakan sebagian terbatas dari harta bendanya. Jika Anda memiliki rumah terbesar di dunia, apakah mungkin menikmati setiap kamar pada saat bersamaan? Begitu pula, jika Anda mempunyai sebuah lemari pakaian berisi berbagai busana yang mengikuti mode terakhir, berapa banyak yang dapat Anda kenakan dalam sehari? Pemilik rumah besar dengan lusinan kamar, sebagai suatu entitas yang dibatasi ruang dan waktu hanya dapat tinggal di sebuah ruangan pada suatu waktu. Jika Anda ditawari semua makanan lezat dari restoran terkenal, lambung Anda hanya akan menampung sedikit; jika Anda berusaha memaksakan lebih banyak, hasilnya lebih merupakan siksaan, bukannya kesenangan. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Daftar ini dapat diperpanjang lagi, namun fakta yang paling mengejutkan adalah bahwa manusia ditakdirkan hidup pada masa yang sangat terbatas untuk menikmati kemewahan dari harta bendanya. Manusia dengan cepat menuju akhir hidupnya, namun dia jarang sekali mengakui ini semasa hidupnya dan menganggap kekayaannya akan memberinya kebahagiaan abadi, seperti disebutkan ayat berikut: &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya. (QS. Al Humazah, 104: 3) &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Manusia dibutakan oleh kekuasaan hartanya sehingga ketika ia menghadapi akhir yang menakutkan di hari penghisaban, dia masih akan berusaha melepaskan diri dari azab dengan menawarkan hartanya: &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Sedang mereka saling memandang. Orang kafir ingin kalau sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-anaknya, dan istrinya dan saudaranya, dan kaum familinya yang melindunginya (di dunia). Dan orang-orang di atas bumi seluruhnya kemudian tebusan itu dapat menyelamatkannya. Sekali-kali tidak dapat, sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergolak. (QS. Al Ma'aarij, 70: 11-15) &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Walau demikian, sebagian manusia menyadari bahwa kekayaan, kemakmuran, dan harta yang banyak berada di bawah pengawasan Allah. Dengan demikian, mereka sangat menyadari bahwa jabatan dan status adalah hal yang menertawakan. Hanya orang-orang inilah yang benar-benar memahami bahwa harta benda ini tidak akan menyelamatkan mereka di hari akhir. Karena itu, mereka tidak berani memburu barang berharga di dunia ini. Menyombongkan diri bukanlah ciri yang akan Anda temui dari orang-orang yang sederhana seperti ini. Karena tidak pernah melupakan keberadaan Allah Yang Mahakuasa, mereka mensyukuri apa-apa yang Dia berikan. Sebagai balasan, Allah menjanjikan kehidupan yang terhormat dan menyenangkan bagi mereka. Orang-orang yang memercayai Allah dan menjadikan pengabdian kepada Allah sebagai tujuan akhir hidup mereka menyadari bahwa mereka hanya dapat menikmati benda-benda duniawi untuk jangka waktu yang terbatas dan bahwa benda-benda duniawi tidak sebanding dengan kelimpahan abadi yang dijanjikan. Kekayaan tidak pernah membuat orang-orang seperti itu terikat dengan kehidupan ini. Sebaliknya, membuat mereka semakin bersyukur dan dekat kepada Allah. Mereka menyikapi setiap orang dan setiap masalah dengan adil, dan mencoba, dengan apa yang telah Allah berikan, untuk mencapai keridhaan-Nya. Bukannya mencari kesenangan dari kekayaan di dunia ini, mereka berupaya memperoleh nilai-nilai qurani yang diharapkan dari mereka, karena benar-benar menyadari berartinya kedudukan dan pujian di hadapan Allah. Nabi Sulaiman memberikan teladan bagi semua orang sebagai seorang mukmin terhormat yang menunjukkan sifat-sifat itu di dalam hidupnya. Memiliki kekayaan dan kekuasaan yang besar, Sulaiman dengan jelas menyatakan mengapa dia mengejar kekayaan ini: &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Maka ia berkata: "Sesungguhnya aku menyukai kesenangan terhadap barang yang baik (kuda) sehingga aku lalai mengingat Tuhanku sampai kuda itu hilang dari pandangan." (QS. Shaad, 38: 32) &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Kegagalan memahami mengapa harta benda duniawi di dunia ini membuat manusia melupakan bahwa mereka hanya akan mampu menggunakan harta miliknya selama 60-70 tahun, jika mereka ditakdirkan hidup selama itu, dan selanjutnya meninggalkan rumah, mobil-mobil, dan anak-anak mereka. Mereka tidak memikirkan bahwa mereka akan dikuburkan seorang diri. Sepanjang hidup mereka mendambakan kekayaan yang tak akan pernah dapat mereka nikmati. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Namun, mereka yang menganggap kekayaan sebagai penyelamat dan mengabaikan keberadaan Pencipta mereka menanggungkan kesedihan yang pahit baik di dunia ini maupun di hari akhirat. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Sesungguhnya orang-orang yang kafir, harta benda dan anak-anak mereka, sedikitpun tidak dapat menolak Allah dari mereka. Dan mereka itu adalah bahan bakar api neraka. (QS. Ali 'Imran, 3: 10) &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Al Quran telah memberitakan akhir dari mereka yang menunjukkan keserakahan yang tak pernah puas akan harta benda: &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung,&lt;br /&gt;dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya!&lt;br /&gt;Sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah,&lt;br /&gt;Dan tahukah kamu apa Huthamah itu?&lt;br /&gt;Api Allah yang dinyalakan,&lt;br /&gt;yang sampai ke hati.&lt;br /&gt;Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka,&lt;br /&gt;(sedang mereka) diikat pada tiang-tiang panjang.&lt;br /&gt;(&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; al-Humazah, 104: 2-9)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Kekayaan sejati dimiliki oleh orang-orang beriman yang tidak pernah menunjukkan ketertarikan akan harta benda di dunia ini dan memercayai sebenar-benarnya bahwa hanya Allah-lah yang memberikan segala sesuatu kepada manusia. Merekalah sebenarnya orang-orang kaya di dunia ini; mereka tidak membatasi hidup mereka sekadar 50-60 tahun. Orang-orang yang beriman melakukan perdagangan terbaik yakni membeli surga dengan hidup mereka. Mereka lebih menyukai kekayaan yang kekal dibandingkan yang sementara. Allah memberitahu kita tentang ini di dalam ayat berikut: &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. Janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Qur'an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar. (QS. At-Taubah, 9: 111) &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Karena mengabaikan fakta-fakta ini, mereka yang "terikat" dengan dunia ini akan segera memahami dengan jelas siapa yang berada di jalan yang benar. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="baslik2" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Pernikahan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Pernikahan dianggap sebagai titik balik penting di dalam kehidupan seseorang. Setiap pemuda atau pemudi berharap bertemu dengan idamannya. Pasangan yang baik menjadi tujuan utama dalam hidup dan orang-orang muda nyaris "terindoktrinasi" akan pentingnya menemukan pasangan yang baik bagi dirinya. Namun pada dasarnya, hubungan antara pria dan wanita tidak mempunyai landasan yang kokoh di masyarakat jahiliyah yakni masyarakat yang di mana anggotanya tidak menerima jalan hidup yang qurani. "Persahabatan" adalah semata hubungan romantis di mana kedua jenis kelamin mencari kepuasan emosional. Sedangkan, pernikahan biasanya didasarkan pada keuntungan materiil timbal balik. Banyak wanita berupaya mendapatkan "pria yang sukses" karena mengharapkan standar kehidupan yang tinggi. Dengan tujuan semacam itu, seorang gadis muda dapat dengan mudah menerima seorang yang tidak ia cintai sebagai pasangan seumur hidup. Sebaliknya, yang dicari seorang pria pada seorang wanita seringkali adalah "wajah yang cantik". &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Namun sudut pandang masyarakat jahiliyah ini mengabaikan sebuah fakta teramat penting: semua nilai kebendaan pada akhirnya pasti tumpas. Allah dapat menarik kembali kekayaan seseorang dengan seketika. Begitu pula, hanya perlu beberapa detik untuk kehilangan wajah yang cantik. Misalnya, jika kita setiap hari pergi dan pulang bekerja di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; besar, kapan saja kita dapat terkena kecelakaan yang mungkin meninggalkan bekas luka yang tetap dan mengerikan di wajah. Sementara itu, waktu menyebabkan kerusakan yang tak dapat diperbaiki terhadap kesehatan, kekuatan, dan kecantikan kita. Di bawah kondisi yang tidak dapat diramalkan seperti itu, apa konsekuensi dari sistem yang murni berlandaskan nilai-nilai materialistik? Misalnya, bayangkan seorang pria yang menikahi seorang wanita hanya karena dia terkesan akan parasnya yang cantik. Apa yang akan dipikirkannya jika wajah wanita itu rusak parah karena kecelakaan? Akankah ia meninggalkan wanita itu ketika mulai muncul keriput di wajahnya? Jawabannya tidak diragukan akan mengungkapkan dasar pemikiran materialistik yang tidak masuk akal. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Sebuah pernikahan menjadi berharga tatkala dimaksudkan semata untuk mencapai keridhaan Allah. Jika tidak, pernikahan akan menjadi beban baik di dunia ini maupun di alam setelahnya. Jika pun tidak di dunia ini, manusia pada akhirnya akan memahami di hari akhirat, bahwa ini bukanlah jalan yang patut bagi jiwa manusia. Namun, saat itu sudah terlambat; pada hari penghisaban, dia akan menjadikan istrinya, yang dekat dengannya di dunia ini, sebagai tebusan bagi keselamatan dirinya. Kengerian pada hari itu akan membuat semua hubungan di dunia ini kehilangan arti. Allah memberikan penuturan rinci tentang hubungan antara anggota-anggota keluarga pada hari akhirat pada ayat berikut:&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Sedang mereka saling memandang. Orang kafir ingin kalau sekiranya dia dapat menebus dari azab hari itu dengan anak-anaknya, dan istrinya dan saudaranya, dan kaum familinya yang melindunginya. (QS. Al Ma'aarij: 11-13)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Jelaslah dari ayat ini bahwa manusia tidak lagi akan mengikatkan kepentingan apa pun kepada wanita, teman, saudara lelaki atau perempuan, pada hari penghisaban. Dalam upaya mereka yang mati-matian untuk diselamatkan, setiap orang sudi menjadikan keluarga dekat atau kerabatnya sebagai tebusan bagi keselamatan mereka sendiri. Lebih-lebih lagi, orang-orang ini akan kutuk-mengutuk karena mereka tidak pernah saling mengingatkan tentang akhir mengerikan seperti itu. Di dalam Al Quran, diceritakan tentang Abu Lahab yang menerima azab selama-lamanya di dalam neraka bersama istrinya: &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetlerisim" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. Dan istrinya, pembawa kayu bakar. Yang di lehernya ada tali dari sabut. (QS. Al Lahab, 111: 1-5) &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Jenis pernikahan yang diterima Allah adalah yang didasarkan pada kriteria yang sama sekali berbeda. Berlawanan dengan pernikahan yang lazim di masyarakat jahiliyah, di mana orang-orang tidak mengindahkan akan memperoleh keridhaan Allah, kriterianya bukanlah uang, ketenaran, atau kecantikan, namun sebuah pernikahan ditujukan untuk mencapai keridhaan Allah. Bagi orang-orang mukmin, satu-satunya kriteria adalah ketakwaan, yakni 'menjauhi segala yang dilarang, melakukan segala yang disuruh, dan takut kepada Allah. Begitu pula, seorang mukmin hanya dapat menikahi seseorang yang menunjukkan ketaatan yang penuh kepada Allah. Orang-orang mendapatkan kedamaian dan kebahagiaan di dalam pernikahan ini. Berikut adalah ayat yang bersangkut paut dengan ini: &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetlerisim" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (QS. Ar-Ruum, 30: 21) &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Dengan ketakwaan sebagai ikatan satu-satunya, orang-orang mukmin pastilah akan memperoleh kehidupan yang menyenangkan di Hari Akhirat. Tatkala mereka saling memperingatkan akan kebajikan dan saling membimbing ke surga sepanjang hidup mereka, mereka juga akan menjadi teman dekat selamanya. Hubungan mereka adalah seperti yang digambarkan berikut ini: &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana. (QS. At-Taubah, 9: 71) &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="baslik2" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Anak-Anak&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Sebuah ambisi terbesar manusia adalah meninggalkan anak-anak yang akan membawa nama keluarga ke masa mendatang. Namun, jika tidak dimaksudkan untuk mencari ridha Allah, ambisi ini mungkin saja menjadi faktor yang menjauhkan manusia dari jalan Allah. Seorang diuji dengan anak-anaknya; dalam artian, ia diharapkan untuk memperlakukan mereka dengan cara yang dapat meraih ridha Allah. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan, dan di sisi Allah-lah pahala yang besar. (QS. Ath-Thaghabun, 64: 15) &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Dalam ayat tersebut, penggunaan kata 'ujian' sangat penting. Bagi banyak orang, mempunyai keturunan adalah salah satu tujuan terpenting dalam hidup. Namun, di dalam logika Qurani, seorang mukmin menginginkan keturunan untuk memperoleh keridhaan Allah semata. Sebaliknya, jika hanya demi memuaskan keinginan seseorang akan keturunan, mempunyai anak hanya akan bermakna menyekutukan Allah. Contoh dari mereka yang melupakan tujuan mereka yang sebenarnya dan menjadikan anak-anak mereka sebagai "tujuan akhir dalam kehidupan" diberikan di dalam Al Quran: &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan dari padanya Dia menciptakan isterinya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, isterinya itu mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan. Kemudian tatkala dia merasa berat, keduanya bermohon kepada Allah, Tuhannya seraya berkata: "Sesungguhnya jika Engkau memberi kami anak yang saleh, tentulah kami terraasuk orang-orang yang bersyukur." Tatkala Allah memberi kepada keduanya seorang anak yang sempurna, maka keduanya menjadikan sekutu bagi Allah terhadap anak yang telah dianugerahkan-Nya kepada keduanya itu. Maka Mahatinggi Allah dari apa yang mereka persekutukan. Apakah mereka mempersekutukan berhala-berhala yang tak dapat menciptakan sesuatu pun? Sedangkan berhala-berhala itu sendiri buatan orang. (QS. Al A'raaf, 7:189-191) &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Orang-orang mukmin memohon keturunan dari Allah hanya untuk keridhaan-Nya. Tatkala memohon keturunan, para nabi di dalam Al Quran hanya bermaksud untuk memperoleh keridhaan Allah. Contohnya adalah istri 'Imran: &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Ketika isteri 'Imran berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat. Karena itu terimalah itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS. Ali 'Imran, 3: 35) &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Doa nabi Ibrahim, juga memberikan teladan kepada semua orang mukmin:&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. (QS. Al Baqarah, 2: 128)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Di dalam ayat tersebut, diungkapkan bahwa mempunyai anak, jika dimaksudkan untuk mencari keridhaan Allah, adalah suatu ibadah kepada Allah. Namun, jika tujuan sebenarnya adalah selain dari mencari rahmat Allah, maka manusia dapat ditimpa konsekuensi yang menyedihkan baik di dunia ini maupun di akhirat. Orang-orang mukmin memahami anak-anak mereka sebagai pribadi yang dipercayakan Allah kepada mereka. Oleh karena itu, mereka tidak menyombongkan diri atas rupa, sukses, atau kecerdasan anak-anak mereka, karena mengetahui bahwa Allah yang memberikan hal-hal itu kepada mereka. Kesombongan seperti itu adalah perilaku yang sesat. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Pendekatan semacam itu punya konsekuensi yang pedih di hari akhirat. Pada hari penghisaban, seorang manusia akan sudi menjadikan anak, istri, dan anggota keluarganya sebagai tebusan bagi keselamatan abadi. Hasrat seseorang untuk menghindari azab yang mengerikan membuatnya seketika meninggalkan orang-orang yang dicintainya. Namun, pada hari penghisaban tidak akan ada harapan untuk melepaskan diri dari siksaan abadi dengan cara itu. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Bagi masyarakat jahiliyah, anak-anak menjadi sumber banyak masalah tidak saja di hari akhirat tetapi juga di dunia ini. Sejak saat kelahiran, mendidik anak membawa tanggung jawab yang membebani bagi orang tua. Pengalaman sulit terutama dialami ibu hamil. Pertama, semenjak hari dia menerima berita kehadiran bayi, dia harus mengubah &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;gaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; hidup secara total. Dia harus menata ulang prioritas-prioritasnya. Dalam hal ini kebutuhan-kebutuhan bayi di rahimnya harus diutamakan; kebiasaan makannya, cara tidurnya, singkatnya keseluruhan kehidupan pribadinya berubah sama sekali. Menjelang akhir kehamilan, melakukan pekerjaan sehari-hari dan gerakan tubuh yang paling mudah pun nyaris tidak mungkin bagi si ibu. Namun, kesulitan utama dimulai setelah kelahiran. Si ibu menghabiskan harinya mengurus bayi. Si bayi biasanya hanya memberikan sedikit waktu bagi ibunya untuk berbagai kebutuhan dan tugas pribadinya. Karenanya, si ibu menanti-nantikan bayinya cukup besar untuk mengurus diri sendiri. Sementara itu, si ibu tidak menyadari betapa cepatnya tahun-tahun berlalu. Jika tidak dilakukan untuk keridhaan Allah, waktu yang begitu panjang bisa dianggap sebagai suatu ibadah. Namun, bagi anggota masyarakat jahiliyah, tahun-tahun ini tidak lebih dari kesulitan yang tak ada ujungnya. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt; orang tua dalam masyarakat jahiliyah biasanya merasa kecewa ketika membina keluarganya. Karena dibesarkan sebagai anggota dari masyarakat yang jahiliyah, anak-anak akan mengembangkan suatu kepribadian yang egois. Di bawah tuntunan berbagai dorongan dan motif yang egois, dia menunjukkan minat terhadap kebutuhan orang tuanya hanya jika hal itu menguntungkan dirinya. Orang tuanya, sekarang sudah renta dan mengalami masalah-masalah ketuaan, hanya memahami fakta ini di akhir hidupnya. Sebenarnya, di tahun-tahun awal menjadi orang tua, mereka membayangkan bahwa ketika dewasa, anak-anak akan menjadi penopang utama mereka di kala kesulitan yang tak terduga. Akan tetapi sebaliknya dari harapan ini, mereka barangkali menemukan diri mereka di rumah jompo. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Di dalam Al Quran, Allah menempatkan manusia di dalam sebuah bingkai, di mana orang mukmin harus berlaku penuh tanggung jawab terhadap orang tua mereka. Allah mewajibkan menghormati dan mengasihi orang tua, terutama di usia tua: &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil." (QS. Al Isra', 17: 23-24) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Sebagaimana kita pahami dari ayat tersebut, mendidik seorang anak di bawah naungan nilai qurani adalah sesuatu yang mulia bagi orang-orang mukmin. Sedangkan, jika orang-orang tidak beriman yang memaksakan mentalitas dari masyarakat jahiliyah kepada anak-anak mereka, maka mereka hanya akan mendapatkan kegagalan baik di dunia ini maupun di akhirat. Adapun orang-orang beriman, mereka tetap mendapatkan keridhaan Allah walaupun si anak tidak mengikuti ajaran Qurani yang mereka berikan. Orang tua hanya bertanggung jawab untuk mengajarkan nilai-nilai qurani dan mempercayakan kepada Allah. Manusia tidak memiliki pelindung dan penolong selain Dia. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya. (QS. 'Abasa, 80: 37)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, manusia hanyalah diciptakan untuk mengabdi kepada Penciptanya. Segala sesuatu di sekitarnya, seluruh kehidupannya adalah semata untuk mengujinya. Setelah kematian, seseorang hanya akan dihisab menurut amalnya. Sebagai ganjaran bagi amalnya, dia akan dimasukkan ke dalam surga atau disiksa di dalam neraka. Pendeknya, kekayaan, kecantikan, atau anak-anak tidaklah bermanfaat, tetapi ketakwaan, "rasa takut terhadap Allah", itulah yang bermanfaat. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Dan sekali-kali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anak kamu yang mendekatkan kamu kepada Kami sedikitpun; tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal. (QS. &lt;st1:place st="on"&gt;Saba&lt;/st1:place&gt; ', 34: 37)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Sesungguhnya orang-orang yang kafir baik harta mereka maupun anak-anak mereka, sekali-kali tidak dapat menolak azab Allah dari mereka sedikitpun. Dan mereka adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (QS. Ali 'Imran, 3: 116)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ayetler" style="margin: 5pt 18.7pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;"&gt;Harta benda dan anak-anak mereka tiada berguna sedikit pun (untuk menolong) mereka dari azab Allah. Mereka itulah penghuni neraka, dan mereka kekal di dalamnya. (QS. Al Mujadilah, 58: 17)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-1293907152063276569?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/1293907152063276569/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/11/daya-tarik-harta-benda-duniawi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/1293907152063276569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/1293907152063276569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/11/daya-tarik-harta-benda-duniawi.html' title='DAYA TARIK HARTA BENDA DUNIAWI'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-5124001029831683734</id><published>2008-08-27T05:11:00.000+08:00</published><updated>2008-08-27T05:13:16.700+08:00</updated><title type='text'>Perbedaan Penentuan Awal Bulan Ramadhan dalam Tinjauan Fikih Islam</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Beberapa hari lagi kita islam akan menghadapi bulan suci Ramadhan bulan yang penuh rahmat dan &lt;span&gt; &lt;/span&gt;kasih sayang. Tapi, &lt;span&gt; &lt;/span&gt;biasanya selalu dihadapkan dengan perbedaan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Oleh : &lt;strong&gt;L. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Supriadi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;MA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Beberapa hari lagi umat islam akan menghadapi Ramadhan, Tamu agung sekaligus bulan suci yang penuh rahmat (kasih sayang), magfirah (pengampunan) dan pembebasan dari api neraka. Momentum yang sangat tepat untuk melakukan perubahan dan perbaikan individu dan sosial. Kesempatan berharga untuk melakukan amal kebajikan, pembinaan jiwa, introspeksi diri dan segala bentuk sarana penunjang untuk meningkatkan kualitas ketakwaan di sisi Allah SWT. Bulan yang lebih baik nilainya dibandingkan seribu bulan, di mana Allah SWT akan melipat gandakan pahala amal kebaikan dan mengampuni noda dan dosa. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; salafus shalih selalu merindukan datangnya bulan ramadhan. Mereka menantinya dengan penuh harap dan melakukan persiapan sejak dini untuk menyambutnya. Segala sesuatu yang berkaitan dengan kelancaran pelaksanaannya baik materi maupun ruhi sudah tersedia dan terprogram secara matang.&lt;span&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Mereka memaknai ramadhan secara luas. Tidak hanya sebagai bulan untuk melakukan sholat, berzakat dan ritual ibadah lainnya saja akan tetapi lebih dari itu sejarah mengabadikan bahwa beberapa peristiwa penting terjadi pada bulan Ramadhan. diantaranya; perang Badar, perang Hunain, &lt;em&gt;Fathu Mekah &lt;/em&gt;(penaklukan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;kota&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; Mekah) dan perang Ain Jalut. Hal tersebut bisa terelisasi berkat persatuan dan kesatuan umat islam dalam memahami nilai-nilai yang terkandung dalam bulan ramadhan dan menjadikannya sebagai spirit untuk melakukan perubahan dan perbaikan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Namun fenomena yang menarik dan terjadi hampir setiap tahunnya adalah sampai saat ini umat islam di &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; tidak pernah menemukan kata sepakat untuk penentuan awal ramadhan, atau idhul fithri atau idhul adha. Masing-masing organisasi massa islam seperti Muhammadiyah, NU, Persis, HT dan DDI kerap mengeluarkan hasil "ijtihadnya" dalam penentuan awal bulan ramadhan lalu memfatwakan kepada massanya untuk mengikutinya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Hal tersebut berimbas kepada kebingungan dan kegamangan sebagian umat islam dalam memulai puasa, idul fithri dan idul adha. Terkadang di suatu desa atau kampung, karena penduduknya berbeda organisasi menimbulkan perbedaan mereka dalam memulai puasa atau idhul fithri. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Anehnya fenomena yang sama tidak terjadi di belahan dunia islam lainnya seperti Timur Tengah dan Afrika. Kalaupun terdapat perbedaan dalam penentuan awal ramadhan, itu hanya terjadi antar negara bukan di satu negara sebagaimana kejadian di &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Dalam beberapa tahun misalnya antar negara Arab Saudi dan Mesir atau &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Sudan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; terjadi perbedaan dalam penentuan awal bulan Ramadhan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Khilafiah &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;(perbedaan) antar negara tersebut dalam tinjauan fikih sah-sah saja, karena mungkin disebabkan perbedaan &lt;em&gt;Mathla' &lt;/em&gt;(posisi terbitnya hilal). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Nah tulisan yang sederhana ini akan mencoba membahas faktor penyebab terjadinya khilafiah (perbedaan) para ulama mengenai persoalan tersebut dari tinjauan fiqih islam dan bagaimana pendapat mereka. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Penentuan Awal Bulan dan Fikih Islam &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Khilafiah &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;(perbedaan) para ulama islam dalam menentukan awal bulan bersumber dari perbedaan mereka dalam melihat hilal atau lebih dikenal dengan nama &lt;em&gt;ikhtilaful mathali'&lt;/em&gt;. maksudnya bukan berarti bahwa matahari berjumlah lebih dari satu dan terbit di beberapa tempat, tetapi perbedaan posisi seseorang dalam melihat hilal. terkadang hilal bisa dilihat oleh mata telanjang atau dengan menggunakan alat teropong pada posisi tertentu, sementara itu ia tidak bisa terlihat pada suatu daerah karena tertutup awan atau jarak pandang yang jauh. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Kalau kita telaah khazanah keilmuan islam kita akan temukan bahwa ada dua sistem yang dipergunakan untuk penentuan awal bulan. dan itu mempunyai dalil kuat berdasarkan ayat Al -Quran dan hadits Rasul. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;, &lt;strong&gt;Ru'yah Hilal&lt;/strong&gt;.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Adalah penentuan ramadhan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;dengan menggunakan penglihatan hilal (awal bulan) baik dengan mata telanjang atau alat teropong.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;, &lt;strong&gt;Hisab&lt;/strong&gt;. Adalah penentuan awal ramadhan dengan menggunakan hitungan hari. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Sudah menjadi kesepakatan para ulama islam bahwa standar untuk menentukan awal bulan adalah ru'yah hilal. Itu terjadi setelah tanggal 29 atau 30 sesuai dengan jumlah bilangan bulan arab. Hisab dalam konteks ini tidak dipergunakan karena tingkat keakuratannya yang lemah. Terkadang terjadi selisih 1 atau 2 hari dengan bulan arab. tetapi kalau hilal tidak bisa terlihat setelah tanggal 30, maka mereka membolehkan untuk menggunakan hisab (hitungan hari). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Allah SWT berfirman: Bulan ramadhan yang diturunkan padanya Al Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelas dari petunjuk dan pembeda. Barangsiapa di antara kalian yang melihatnya (hilal), maka berpuasalah. (QS. Al Baqarah: 185).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Juga berdasarkan hadits Rasululah SAW yang diriwayatkan Abu Hurairah dan Ibnu Umar: hendaklah kalian berpuasa ketika melihat hilal ramadhan, dan berbuka puasa (idul fithri) ketika melihat hilal syawal. apabila hilal tidak kelihatan (karena terhalangi awan atau yang lainnya) maka sempurnakan bulan sya'ban menjadi 30 hari. (ditakhrij Bukari, Muslim, An nasa'i, Ad Darami, Ahmad dan Baihaqi). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Menurut riwayat Ibnu Umar: jika kalian melihat hilal maka berpuasalah, jika kalian melihat hilal (syawal) maka berbukalah puasa. jika hilal tidak kelihatan, maka perkirakan 30 hari. (ditakhrij Bukhari, Muslim, An Nasa'i dan Ibnu Majah).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; ulama sepakat bahwa jika hilal terlihat di suatu negeri, maka tidak wajib bagi negeri yang letaknya berjauhan untuk berpuasa. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Mereka berbeda pendapat dalam persoalan sebagai berikut: jika penduduk suatu negeri melihat hilal, apakah wajib hukumnya bagi negeri tetangganya mengikutinya untuk berpuasa? atau apakah masing-masing negeri memiliki &lt;em&gt;mathla' &lt;/em&gt;(tempat terbit hilal) tersendiri? &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; ulama berbeda pendapat dalam masalah ini: Pertama: apabila hilal sudah terlihat, maka wajib bagi negeri tetangganya untuk mengikutinya berpuasa. itu pendapat jumhur (mayoritas) ulama, termasuk murid-murid Imam Maliki yang dari Mesir&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;sebagaimana diriwayatkan Ibnul Qasim. (&lt;em&gt;Bidayatul Mujtahid &lt;/em&gt;juz 2 hal 45-47). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Dalil yang dipergunakan sebagai sandaran adalah: Keumuman perintah Allah dan Rasulnya yang dalam QS. Al Baqarah: 185 dan hadits riwayat Abu Hurairah dan Ibnu Umar di atas. Teks perintah berpuasa berdasarkan "rukyatul hilal" bersifat umum berlaku untuk semua umat islam di mana saja ia berada,&lt;span&gt;   &lt;/span&gt;Kedua: jika penduduk suatu negeri melihat hilal, maka tidak wajib bagi negeri tetangganya untuk mengikutinya berpuasa. itu pendapat mazhab Syafi'i. termasuk&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;murid-murid Imam Malik yang dari madinah, juga Ibnu Al Majisyun dan Al Mughirah. (&lt;em&gt;Bidayatul Mujtahid juz 2 hal 45-47&lt;/em&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Dalil mereka adalah Hadits riwayat Muslim dari Kuraib bahwasanya Ummu Al Fadhl Binti Haritsah pernah mengutus Kuraib ke Muawiyah yang waktu itu menjadi gubernur Syam, Kuraib bercerita: saya berangkati ke Syam dan menunaikan keinginan Ummul Fadhl, lalu tiba bulan ramadhan, saya melihat hilal pada hari jum'at dan besoknya berpuasa. Kemudian saya kembali ke Madinah pada akhir bulan ramadhan. Ketika Kuraib sampai di Madinah, Abdullah bin Abbas bertanya: kapan engkau melihat hilal? aku menjawab:hari jum'at. lalu bertanya lagi: engkau sendiri yang melihatnya? aku menjawab: yang lain juga dan mereka semua berpuasa pada pagi harinya termasuk Muawiyah. Ibnu Abbas berkata: kita di Madinah melihat hilal pada hari sabtu, kita masih berpuasa&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;sampai menyempurnakan 30 hari. Kuraib berkata: saya bertanya: tidakkah cukup kita mengikuti Muawiyah? Ibnu Abbas&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;menjawab: tidak, seperti itu kita diperintah oleh Rasulullah SAW.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;(ditakhrij muslim, Abu Dawud, At Turmuzi, An Nasa'i dan Ahmad Bin Hanbal).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Ibnu Rusyd dalam kitabnya bidayatul mujtahid mengomentari hadits ini: secara jelas/nyata hadits ini menuntut bahwa setiap negara memiliki legalitas hukum tersendiri dalam melakukan &lt;em&gt;ru'yah, &lt;/em&gt;tanpa berketergantungan dengan negara lain. (&lt;em&gt;Bidayatul Mujtahid&lt;/em&gt;, juz 2 hal 50-51). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Berangkat dari tinjauan fiqih tersebut, sudah menjadi semakin jelas bahwa perbedaan para ulama dalam menentukan awal bulan ramadhan bersumber dari perbedaan mereka dalam &lt;em&gt;Ru' yatul Hilal &lt;/em&gt;dan itu terjadi antar negara bukan di suatu negara sebagaimana kasus di &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Jadi dalam bingkai persatuan dan kesatuan umat islam yang merupakan maqasidus Syari'ah (tujuan keber-agama-an), sudah seyogyanya umat islam di &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;indonesia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; menyatukan persepsi dalam penentuan awal ramadhan dan berusaha menghindari dan mengurangi keputusan-keputusan yang kontra produktif yang berpeluang menimbulkan bibit-bibit perpecahan antar umat islam. Semoga dengan niat ikhlas dan keinginan kuat melalui penyatuan persepsi mengenai penentuan awal bulan ramadhan, umat islam di &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; mampu bangkit dari krisis-krisis lainnya. Amiin. &lt;em&gt;Wallahu a'lam bis showab.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;*Penulis adalah Dosen IAIN Mataram, sedang menyelesaikan disertasi doktoral di Universitas Islam &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Omdurman&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Sudan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;. Sekarang berdomisili di &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Khartoum&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Sudan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;. Artikel ini dimuat di &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;&lt;a href="http://www.hidayatullah.com/"&gt;www.hidayatullah.com&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-5124001029831683734?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/5124001029831683734/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/08/perbedaan-penentuan-awal-bulan-ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/5124001029831683734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/5124001029831683734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/08/perbedaan-penentuan-awal-bulan-ramadhan.html' title='Perbedaan Penentuan Awal Bulan Ramadhan dalam Tinjauan Fikih Islam'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-1042183007916115038</id><published>2008-07-28T22:23:00.001+08:00</published><updated>2008-07-28T22:23:21.364+08:00</updated><title type='text'>Nginstall font arab di hp</title><content type='html'>&lt;br /&gt;	&lt;div xmlns='http://www.w3.org/1999/xhtml'&gt;&lt;br /&gt;        &lt;p&gt;أ ب ت  ث ج ح خ د ذ ر ز س ش ص ض ط ظ ع غ ف ك ق ل من وه ي إ ا ة&lt;br /&gt;Copy font arab di atas trus kirim lewat ym ke no simpati kamu&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;p style='font-size: small'&gt;Sent from my phone using &lt;a href='http://www.trutap.com'&gt;trutap&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;	&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;	&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-1042183007916115038?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/1042183007916115038/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/07/nginstall-font-arab-di-hp.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/1042183007916115038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/1042183007916115038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/07/nginstall-font-arab-di-hp.html' title='Nginstall font arab di hp'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-5092680164842508202</id><published>2008-07-08T06:54:00.001+08:00</published><updated>2008-07-08T06:54:44.989+08:00</updated><title type='text'>Percobaan</title><content type='html'>&lt;br /&gt;	&lt;div xmlns='http://www.w3.org/1999/xhtml'&gt;&lt;br /&gt;        &lt;p&gt;Ini percobaan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;p style='font-size: small'&gt;Sent from my phone using &lt;a href='http://www.trutap.com'&gt;trutap&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;	&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;	&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-5092680164842508202?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/5092680164842508202/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/07/percobaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/5092680164842508202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/5092680164842508202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/07/percobaan.html' title='Percobaan'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-2087303960987624444</id><published>2008-06-13T08:59:00.000+08:00</published><updated>2008-06-13T09:55:51.851+08:00</updated><title type='text'>Gambar Meja</title><content type='html'>Suatu ketika di kelas satu sebuah sekolah dasar, Seorang guru menugaskan murid²nya untuk menggambar &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sebuah meja&lt;/span&gt;. sebelumnya sang guru sudah memberikan contoh dengan menggambar sebuah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;meja&lt;/span&gt; di papan tulis. " Anak², Kalo gambar &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;meja&lt;/span&gt; itu seperti ini contohnya". kata sang guru. sekarang silahkan mulai gambar &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;meja&lt;/span&gt;nya.&lt;br /&gt;Maka mulailah seluruh murid yang ada di kelas itu menggambar &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;meja&lt;/span&gt; dengan keterampilan menggambar yang mereka miliki masing². untuk sekian lama di kelas itu tercipta keheningan . hingga akhirnya  sang guru berkata " Yang sudah selesai silahkan di antar kedepan Gambarnya".Setelah sekian lama menunggu akhirnya semua gambar hasil karya mereka terkumpul. gambarnya lucu². Ada gambar &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;meja&lt;/span&gt; yang kakinya cuma dua, ada yang kakinya tiga, ada yang kakinya dua di atas dua di bawah, ada yang tidak punya kaki sama sekali, warnanya pun beragama&lt;br /&gt;Mulailah sang guru memberikan nilai pada tiap gambar.  semakin bagus gambar &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;meja&lt;/span&gt;nya maka semakin tinggi nilai yang di dapatkan.&lt;br /&gt;Dari sekian banyak gambar&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;, &lt;/span&gt;ada satu gambar yang  bagus  sekali, sempurna hasilnya, cuman sayang, gambar itu tidak mendapatkan nilai apa² kecuali angka "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;0&lt;/span&gt;"  dari gurunya.&lt;br /&gt;Kenapa....??? Karena gambar yang bagus itu adalaha gambar &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;seekor kucing persia  . &lt;/span&gt;sudah tentu gambar sebagus apapun dia kalo tidak sesuai dengan perintah gurunya maka tidak akan nilai apa².&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga dengan amalan kita hari ini. Kalau amalan kita tidak sesua dengan perintah ALLAH SWT dengan cara yang telah dicontohkan Nabi SAW.  Maka yakinlah sebesar/ sebanyak apa pun amalan kita, sebaik apapun amalan kita ( menurut pendapat kita ) maka amalan itu akan tertolak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;قل ان كنتم تحبون الله فا تبعوني يحببكم الله ويغفرلكم ذنوبكم والله غفورالرحيم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt;Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah Aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Ali Imran: 31)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita semua kekuatan untuk senantiasa  ta'at kepada -NYA mengikuti cara kekasih-NYA Rasulullah SAW.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;(normal text)&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-2087303960987624444?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/2087303960987624444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/06/gambar-meja.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/2087303960987624444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/2087303960987624444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/06/gambar-meja.html' title='Gambar Meja'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-2609721038622473867</id><published>2008-06-09T08:51:00.000+08:00</published><updated>2008-06-09T08:52:48.839+08:00</updated><title type='text'>Israel Ubah Ribuan Masjid Menjadi Sinagog dan Club Malam</title><content type='html'>Senin, 09 Juni 2008                       &lt;script type="text/javascript" language="JavaScript"&gt;var sburl8148 = window.location.href; var sbtitle8148 = document.title;&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript" language="JavaScript"&gt;var sbtitle8148=encodeURIComponent("Israel Ubah Ribuan Masjid Menjadi Sinagog dan Club Malam"); var sburl8148=decodeURI("http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=7005"); sburl8148=sburl8148.replace(/amp;/g, "");sburl8148=encodeURIComponent(sburl8148);&lt;/script&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Sebagaimana diberitakan IRNA, (8/6), Zionis-Yahudi telah mengganti ribuan masjid menjadi sinagog dan club malam&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div align="left"&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Hidayatullah.com--&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Hasil riset terbaru menunjukkan, Zionis &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Israel&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; menghancurkan ribuan masjid dan kompleks pemakaman Islam serta mengubahnya menjadi sinagog dan club malam. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Menurut laporan Televisi &lt;em&gt;Al-Alam&lt;/em&gt;, hasil riset lembaga Al-Aqsa menunjukkan, sejak menduduki Palestina, Israel menghancurkan ribuan masjid di Palestina dan mengubah sejumlah masjid menjadi Sinagog, club malam dan restoran. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Masih menurut sumber ini, langkah rezim Zionisi ini adalah dalam rangka menghapus simbol-simbol Islam. Selain itu, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Israel&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; juga melarang renovasi masjid dan peninggalan Islam lainnya di Baitul Maqdis. [irb/&lt;a href="http://www.hidayatullah.com/"&gt;www.hidayatullah.com&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-2609721038622473867?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/2609721038622473867/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/06/israel-ubah-ribuan-masjid-menjadi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/2609721038622473867'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/2609721038622473867'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/06/israel-ubah-ribuan-masjid-menjadi.html' title='Israel Ubah Ribuan Masjid Menjadi Sinagog dan Club Malam'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-2920029659472352341</id><published>2008-06-08T08:05:00.000+08:00</published><updated>2008-06-08T08:07:20.862+08:00</updated><title type='text'>Litbang DEPAG Ngaku akan Lindungi Ahmadiyah</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Hidayatullah.com--&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Pemerintah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;RI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; memutuskan tidak melarang gerakan moderat Islam, Ahmadiyah. Demikian ujar Profesor Mohammad Atho Mudzhar, kepala litbang Departemen Agama kepada &lt;em&gt;Radio Nederland Wereldomroep&lt;/em&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Belakangan, semakin banyak seruan untuk melarang Ahmadiyah. Tapi pemerintah hanya mengeluarkan peringatan kepada gerakan ini agar secara ketat mentaati Islam. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Selain itu pemerintah, dalam berita itu, juga akan memberikan perlindungan lebih baik kepada Ahmadiyah terhadap kekerasan kelompok-kelompok radikal. Tak jelas siapa yang dimaksud kelompok radikal. Sebab, untuk kasus Ahmadiyah, hampir semua ormas Islam; termasuk NU, Muhammadiyah, Persis, Al-Irsyad semua meminta Ahmadiyah dilarang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;“Sebagai warga negara mereka harus dilindungi. Tapi pada sisi lain, dia juga melanggar pasal 1 undang-undang No.1 PNPS tahun 65, dan mereka harus diperingatkan. Karena itu ketika belakangan ada rencana mau keluarkan SKB, itu sebenarnya bukan untuk membubarkan Ahmadiyah yang saya tahu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;“Yaitu memberi peringatan kepada Ahmadiyah untuk menghentikan perbuatannya itu. Yang kedua, memerintah kepada aparat pemerintah pusat dan daerah untuk melindungi warga Ahmadiyah dari perbuatan siapa saja yang melawan hukum. Jadi SKB itu dua isinya itu dua rencananya. Nah, tapi di luar &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;kan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt; lalu ada distorsi, ada dugaan pembubaran, setahu saya tidak ada,” ujar Atho.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Georgia;"&gt;Di Indonesia, penganut gerakan Ahmadiyah berjumlah sekitar 200 ribu orang. [rnwl/&lt;a href="http://www.hidayatullah.com"&gt;www.hidayatullah.com&lt;/a&gt;] &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-2920029659472352341?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/2920029659472352341/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/06/litbang-depag-ngaku-akan-lindungi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/2920029659472352341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/2920029659472352341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/06/litbang-depag-ngaku-akan-lindungi.html' title='Litbang DEPAG Ngaku akan Lindungi Ahmadiyah'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-5472547666602750740</id><published>2008-05-22T16:09:00.000+08:00</published><updated>2008-05-22T16:11:06.988+08:00</updated><title type='text'>Herbal Pengendali  Kadar Gula Darah</title><content type='html'>&lt;table border="1" bordercolor="#000000" cellpadding="4" cellspacing="0" width="100%"&gt;  &lt;col width="12*"&gt;  &lt;col width="71*"&gt;  &lt;col width="89*"&gt;  &lt;col width="84*"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;   &lt;td width="5%"&gt;    &lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;No&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="28%"&gt;    &lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;Nama Latin&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="35%"&gt;    &lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;Nama Lokal&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="33%"&gt;    &lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;Mekanisme Kerja Utama&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr valign="top"&gt;   &lt;td width="5%"&gt;    &lt;p&gt;1&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="28%"&gt;    &lt;p&gt; Cocos Nucifera&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="35%"&gt;    &lt;p&gt; Minyak Kelapa ( VCO )&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="33%"&gt;    &lt;p align="left"&gt; (3)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr valign="top"&gt;   &lt;td width="5%"&gt;    &lt;p&gt;2&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="28%"&gt;    &lt;p&gt; Pandanus Conoudeus&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="35%"&gt;    &lt;p&gt; Buah Merah&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="33%"&gt;    &lt;p align="left"&gt; (1)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr valign="top"&gt;   &lt;td width="5%"&gt;    &lt;p&gt;3&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="28%"&gt;    &lt;p&gt; Panax spp&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="35%"&gt;    &lt;p&gt; Ginseng&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="33%"&gt;    &lt;p align="left"&gt; (1),(2),&amp;amp;(3)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr valign="top"&gt;   &lt;td width="5%"&gt;    &lt;p&gt;4&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="28%"&gt;    &lt;p&gt; Galega officinalis&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="35%"&gt;    &lt;p&gt; -&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="33%"&gt;    &lt;p align="left"&gt; (2)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr valign="top"&gt;   &lt;td width="5%"&gt;    &lt;p&gt;5&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="28%"&gt;    &lt;p&gt; Coccinia Indica&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="35%"&gt;    &lt;p&gt; -&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="33%"&gt;    &lt;p align="left"&gt; (2)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr valign="top"&gt;   &lt;td width="5%"&gt;    &lt;p&gt;6&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="28%"&gt;    &lt;p&gt; Allium Sativum&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="35%"&gt;    &lt;p&gt; Bawang putih&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="33%"&gt;    &lt;p align="left"&gt; (3)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr valign="top"&gt;   &lt;td width="5%"&gt;    &lt;p&gt;7&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="28%"&gt;    &lt;p&gt; Allium cepa&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="35%"&gt;    &lt;p&gt; Bawang merah&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="33%"&gt;    &lt;p align="left"&gt; (3)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr valign="top"&gt;   &lt;td width="5%"&gt;    &lt;p&gt;8&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="28%"&gt;    &lt;p&gt; Ocimum sanctum&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="35%"&gt;    &lt;p&gt; -&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="33%"&gt;    &lt;p align="left"&gt; (3)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr valign="top"&gt;   &lt;td width="5%"&gt;    &lt;p&gt;9&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="28%"&gt;    &lt;p&gt; Syzycium polyanthum&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="35%"&gt;    &lt;p&gt; Daun Salam&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="33%"&gt;    &lt;p align="left"&gt; (1)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr valign="top"&gt;   &lt;td width="5%"&gt;    &lt;p&gt;10&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="28%"&gt;    &lt;p&gt; Morinda citrifoiia&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="35%"&gt;    &lt;p&gt; Mengkudu&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="33%"&gt;    &lt;p align="left"&gt; (4)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr valign="top"&gt;   &lt;td width="5%"&gt;    &lt;p&gt;11&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="28%"&gt;    &lt;p&gt; Phaleria macrocarpa&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="35%"&gt;    &lt;p&gt; Mahkota dewa&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="33%"&gt;    &lt;p align="left"&gt; (1)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr valign="top"&gt;   &lt;td width="5%"&gt;    &lt;p&gt;12&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="28%"&gt;    &lt;p&gt; Triginella foenum&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="35%"&gt;    &lt;p&gt; -&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="33%"&gt;    &lt;p align="left"&gt; (1)&amp;amp;(2)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr valign="top"&gt;   &lt;td width="5%"&gt;    &lt;p&gt;13&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="28%"&gt;    &lt;p&gt; Opuntia streptacantha&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="35%"&gt;    &lt;p&gt; -     &lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="33%"&gt;    &lt;p align="left"&gt; (1)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr valign="top"&gt;   &lt;td width="5%"&gt;    &lt;p&gt;14&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="28%"&gt;    &lt;p&gt; Ficus carica&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="35%"&gt;    &lt;p&gt; -&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="33%"&gt;    &lt;p align="left"&gt; (2)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr valign="top"&gt;   &lt;td width="5%"&gt;    &lt;p&gt;15&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="28%"&gt;    &lt;p&gt; Gymnema sylvestre&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="35%"&gt;    &lt;p&gt; -     &lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="33%"&gt;    &lt;p align="left"&gt; (3)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr valign="top"&gt;   &lt;td width="5%"&gt;    &lt;p&gt;16&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="28%"&gt;    &lt;p&gt; Momordica charantia&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="35%"&gt;    &lt;p&gt; Paria ( Pare )&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="33%"&gt;    &lt;p align="left"&gt; (2)&amp;amp;(3)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr valign="top"&gt;   &lt;td width="5%"&gt;    &lt;p&gt;17&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="28%"&gt;    &lt;p&gt; Aloe Vera&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="35%"&gt;    &lt;p&gt; Lidah Buaya&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="33%"&gt;    &lt;p align="left"&gt; (1)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;b&gt;Sumber : &lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;Hasil penelitian; Yeh et al.2003 Diabetes Care 26 (4): 1277-1294; Vuksan &amp;amp; Sievenpiper.2005. Notrition, Metabolism, &amp;amp; Cadiovascular Diseases 15; 149-160.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;b&gt;Keterangan :&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt; (1) Memperlambat dekomposisi karbohidrat, (2) Memperbaiki funsi insulin, (3) Mengaktifkan pankreas sehingga produksi insulin meningkat ; (4) Memperlambat absorsi(penyerapan) glukosa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-5472547666602750740?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/5472547666602750740/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/05/herbal-pengendali-kadar-gula-darah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/5472547666602750740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/5472547666602750740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/05/herbal-pengendali-kadar-gula-darah.html' title='Herbal Pengendali  Kadar Gula Darah'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-8584086844573825323</id><published>2008-05-15T13:51:00.000+08:00</published><updated>2008-05-15T14:18:45.564+08:00</updated><title type='text'>Maksud Hidup</title><content type='html'>Kalo misalnya ada yang nanya maksud &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;hidup kamu&lt;/span&gt; apa.?&lt;br /&gt;untuk menjawab pertanyaan seperti itu rasanya susah² gampang buat menjawabnya.&lt;br /&gt;Saya sering berpikir apa sebenarnya mksud hidup saya. atau yang paling tidak maksud hidup yang bagaimana yang yang akan diridjoi oleh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ALLAH SWT&lt;/span&gt;..?&lt;br /&gt;Nahh.... Gimana coba cara menjawabnya....&lt;br /&gt;Belakangan saya baru tau satu hal itu pun setelah lama mikir ( sekitar 5 taonan )&lt;br /&gt;ngapain repot² mikir,  simple nya kalo ada amalan yang diridholi ALLAH.SWT  maka cuman amalan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nabi SAW&lt;/span&gt; lah yang akan dan pasti diridhoi oleh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ALLAH SWT&lt;/span&gt;. Ya kan..?&lt;br /&gt;Nah... &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Maksud hidup&lt;/span&gt; yang akan dan pasti diridhoi oleh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ALLAh SWT  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;maksud hidup &lt;/span&gt;sebagaimana &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;maksud hidup&lt;/span&gt; Nabi Muhamad SAW. Sekarang yang jadi pertanyaan apakah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;maksud hidup&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;NAbi SAW..?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Maksud Hidup&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nabi SAW&lt;/span&gt; adalah Agama ( Dakwah )&lt;br /&gt;Kalo kita tengok sejarah hidup NAbi SAW, sejak pertama kali menerima wahyu ( diangkat jadi Nabi da Rosul oleh ALLAH SWT), Nabi jarang sekali menghabiskan waktunya untuk kepentingan pribadi dahi beliau SAW senantiasa berkerut karena merisaukan ummatnya.&lt;br /&gt;Maknanya kalo kita ingin menjadikan maksud hidup kita sebagaimana maksud hidup Nabi SAW, ada satu hal hal perlu kita ingat, bahwa semua potensi yang ada dalam diri kita yang di karuniakan oleh ALLAH SWt kepada kita  baik itu persaan harta diri dan akal kita hendaknya kita gunakan untuk mencapai maksud hidup kita.&lt;br /&gt;Para sahabat juga telah menyamakan maksud hidup mereka dengan maksud hidup NAbi SAW. sehingga ALLAH telah ridho kepada mereka, ALLAH SWT telah bantu mereka, ALLAH Telah sempurnakan amalan mereka, ALLAH telah menjadikan generasi meka sebagai generasi terbaik. Allah telah jadikan mereka sebagai manusia² terbaik setelah para NAbi Alaihimus sholatu wassalam.&lt;br /&gt;Hari ini kalo kita ikuti jejak mereka, amalan mereka, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;maksud hidup &lt;/span&gt;mereka maka apa yang telah di berikan oleh ALLAH kepada mereka insya ALLAH pasti akan kita dapatkan juga.&lt;br /&gt;Mudah mudahan ALLAH jadikan kita seperti mereka. Mudah²an ALLAH Bangkitkan kita di antara mereka. Amiinnn.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-8584086844573825323?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/8584086844573825323/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/05/maksud-hidup.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/8584086844573825323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/8584086844573825323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/05/maksud-hidup.html' title='Maksud Hidup'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-4006006216571116702</id><published>2008-05-14T09:16:00.000+08:00</published><updated>2008-05-14T09:53:05.228+08:00</updated><title type='text'>Sang Surya</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Kasih Ibu Kepada Beta&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;Tak Terhingga Sepanjang Masa&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;Hanya Memberi, Tak harap kembali&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;Bagai Sang Surya menyinari Dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sebenarnya Saya tidak sedang membicarakan Ibu dan jasa² mereka kepada kita.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Jasa² mereka sudah tidak diragukan lagi kepada kita semua siapapun mereka, dimanapun mereka berada. Bahkan Nabi SAW&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mewajibkan kita untuk berbakti kepada Ibu Kita. Iya &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:State&gt;..??&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tapi saya sedang membicarakan pemerintah dan kebijakannnya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Akhir² ini pemerintah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;banyak menuai protes dari masyakat di berbagai daerah di Seluruh Tanah Air. Pasalnya si penguasa ini sedang mencoba menaikkan harga BBM. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hasilnya, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;belum lagi di naikkan sang penguasa ini sudah menuai protes di mana². Secara pribadi saya tidak pernah setuju dengan rencana sang penguasa ini, maklum soalnya saya sendiri orang miskin. Hua Hua Hua….&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Walapun pemerintah sudah mendistribusikan BBM bersubsidi tapi…. Kok saya ga dapetr ya..??He he he sorry choy.. bukan maksud untuk meprotes sang penguasa pasal saya kagak dapet….. Tapi coba di pikir sendiri,,,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kalo saja harga BBM naik, tentu biaya produksi akan naik, kalo biaya produksi udah naik wah.. sudah pasti harga barang wajib ikut naik. Nahh…. Kalo harga barang naik sudah pasti nilai nilai currency kita akan anjlok.( Alias inflasi akan naik ). Kalo sudah begitu rakyat kecil juga yang ketiban susahnya .Iyah toh….!!!??«&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sekedar usul buat sang penguasa yang sok kuasa.. (He He He sory kalo kelewatan…)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:State&gt; masi banyak opsi laen tuh… nahh bagai mana kalo opsi laen yang masih banyak itu aja yang di pakai…. Dari pada menyengsarakan rakyat… Sang penguasa seharus punya sifat seperti ibu yang selalu melindungi anaknya sepanjang masa “&lt;b&gt;Bagai sang surya menyinari dunia”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-4006006216571116702?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/4006006216571116702/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/05/sang-surya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/4006006216571116702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/4006006216571116702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/05/sang-surya.html' title='Sang Surya'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-261973728580961720</id><published>2008-05-07T13:21:00.000+08:00</published><updated>2008-05-07T13:57:15.356+08:00</updated><title type='text'>Corat Coret</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;اسلام عليكم ورحمة الله وبركاته&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;"&gt;الحمدلله رب العلمين&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Comic Sans MS;font-size:100%;"  &gt;وبه نستعينه على امر الدنيا و&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Comic Sans MS;font-size:100%;"  &gt;ا&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Comic Sans MS;font-size:100%;"  &gt;لدين&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Comic Sans MS;font-size:100%;"  &gt;  الصلاة والسلام على محد وعلى آله واصحابه اجمعين&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Allah adalah Dzat yang yang tiada bandingan dengan-Nya dengan sesuatu apapun.&lt;br /&gt;Dzat yang meguasai segala sesuatu.&lt;br /&gt;Kehidupan dan kematian, bahagia-derita, susah senang, kemuliaan-kehinaan, kesuksesan-kegagalan, emuanya berada di dalam genggaman-NYa.&lt;br /&gt;Allah SWT yang Maha Mengetahui segala sesuatu telah menetapkan&lt;br /&gt;bahwasanya kemualiaan, kebahagian, kesuksesan manusia dan jin yang hakiki di dunia ini apa lagi di akhirat kelak hanya dengan  menyembah hanya kepada-NYa, Ta'at kepada-Nya, di setiap masa dan keadaan dengan mengikuti cara Nabi-Nya ( Muhammad SAW ).&lt;br /&gt;Sejauh mana kita taat pada perintah ALLAh SWT dengan mengikuti cara Nabi SAW,&lt;br /&gt;maka sejauh itu pula kesuksesan, kemuliaan, kebahagiaan  kita di dunia ini apa lagi di akhirat kelak.&lt;br /&gt;Kemuliaan kita yang hakiki bukan pada harta yang banyak, jabatan yang tinggi, serta nasab yang mulia, tapi kemuliaan kita hanya dalam ketaan pada ALLAH SWT dengan cara Nabi SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-261973728580961720?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/261973728580961720/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/05/corat-coret.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/261973728580961720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/261973728580961720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/05/corat-coret.html' title='Corat Coret'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7080174576537564343.post-1601219099597793155</id><published>2008-05-07T11:21:00.001+08:00</published><updated>2008-05-07T11:23:00.760+08:00</updated><title type='text'>Wise Man says</title><content type='html'>The time will be just passed away&lt;br /&gt;but if you know how to use it&lt;br /&gt;The lifeness will be long enough&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7080174576537564343-1601219099597793155?l=abu-inayat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abu-inayat.blogspot.com/feeds/1601219099597793155/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/05/wise-man-says.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/1601219099597793155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7080174576537564343/posts/default/1601219099597793155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abu-inayat.blogspot.com/2008/05/wise-man-says.html' title='Wise Man says'/><author><name>أبوعناية - Abu Inayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00872153634620625474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_PQWDqHYwr88/SxkOV20W3SI/AAAAAAAAAHQ/_95L3VbB0IY/S220/abu1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
